Kiri Kanan
Polda Jabar sita ratusan ribu kosmetik kedaluwarsa, isinya...
Elshinta
Senin, 09 September 2019 - 11:45 WIB |
Polda Jabar sita ratusan ribu kosmetik kedaluwarsa, isinya...
Polisi menghadirkan tersangka penjual produk kosmetik kedaluarsa di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (9/9) Sumber Foto: https://bit.ly/2lFJutw

Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menyita ratusan ribu produk kosmetik kedaluwarsa yang masih diperjualbelikan di masyarakat.

Demikian disampaikan Direktur Reskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Samudi di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (9/9). 

Samudi mengatakan, tersangka berinisial P menjual produk tersebut dengan menempelkan label kedaluwarsa yang palsu. "Labelnya dihapus dengan menggunakan peralatan untuk menghapus atau menggunting beberapa barcode atau tanda kedaluwarsa yang menempel di produk," tuturnya.

Dijelaskannya, ratusan ribu produk kosmetik tersebut terdiri atas lipstik, bedak, alat mandi dan produk kecantikan lainnya. Ratusan ribu produk tersebut sudah tidak layak diedarkan maupun dikonsumsi oleh masyarakat.

Barang tersebut, kata dia, dijual dengan harga yang sangat murah dan diobral di sejumlah lokasi keramaian masyarakat. Usaha ilegal yang dilakukan tersangka sudah berjalan tiga tahun dan diduga barang tersebut diedarkan di wilayah Kabupaten Bandung.

"Dalam sehari tersangka bisa menjual sekitar tiga ribu barang kedaluwarsa itu, penghasilannya satu pekan bisa lima sampai 10 juta," katanya.

Barang tersebut disita dari sebuah ruko dan gudang penyimpanan di Ciparay, Kabupaten Bandung. Selain tersangka P, didapat pula empat pegawai yang statusnya saksi dalam kasus tersebut. "Kita akan terus melakukan penyisiran dan pengembangan kasus ini, keterangan awal tersangka, barang ini dijual juga ke Medan," katanya.

Sementara itu, sebagai bos usaha kosmetik kedaluwarsa, P mengaku mendapat barang tersebut dari daerah Bogor. Barang tersebut berasal dari dua orang yang berinisial S dan A.

Atas usaha ilegalnya tersebut, P dijerat Pasal 62 ayat 1 Juncto, Pasal 8 ayat 1 huruf d Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman maksimal pidana 5 tahun penjara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Densus 88 geledah 7 rumah terduga teroris di Cirebon
Rabu, 20 November 2019 - 20:46 WIB
Elshinta.com - Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dibantu tim Inafis Polres Cirebon Kota...
 Lima oknum Satpol PP diduga terlibat pembobolan Bank DKI dipecat
Rabu, 20 November 2019 - 08:59 WIB
Elshinta.com - Sebanyak lima oknum pegawai tidak tetap di instansi Satpol PP Jakarta Timur...
Korban teror sperma bertambah jadi tujuh orang
Rabu, 20 November 2019 - 07:29 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Barat menyebut dari hasil penyidikan korban teror sperma Sidik N...
Polisi buru pelaku asusila di Kabupaten Bandung
Selasa, 19 November 2019 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Pihak kepolisian menyatakan sedang mencari pria misterius yang menjadi pela...
Geledah rumah terduga teroris, Densus 88 sita berbagai atribut HTI dan ISIS
Selasa, 19 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menyita berbagai atribut HTI, ISIS, CD jih...
Polres Bojonegoro tangkap pelaku curat antar provinsi
Senin, 18 November 2019 - 21:08 WIB
Elshinta.com - Resmob Polres Bojonegoro menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (...
Kepergok, Polisi tembak spesialis curanmor di Pasuruan
Senin, 18 November 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Petugas yang tengah melakukan patroli melakukan tindakan tegas kepada pencu...
Kapolda: Tersangka bom Medan sempat latihan di Tanah Karo
Senin, 18 November 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan bahwa para tersangka terk...
Terduga bom bunuh diri ditolak dikuburkan di Medan
Senin, 18 November 2019 - 07:16 WIB
Elshinta.com - Jasad RMN (24), warga Jalan Jangka Gang Tentram No. 89B Kelurahan Sei Putih...
Polisi gerebek gudang pembuatan ponsel rekondisi ilegal di Tangerang
Minggu, 17 November 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang menggerebek gudang pembuatan pon...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)