Pemerkosaan gadis Baduy dampak pornografi
Elshinta
Minggu, 08 September 2019 - 19:49 WIB |
Pemerkosaan gadis Baduy dampak pornografi
Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Lebak Mochamad Husen. Sumber foto: https://bit.ly/2lHZVFW

Elshinta.com - Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung Kabupaten Lebak Mochamad Husen mengatakan, pembunuhan dan pemerkosaan gadis Baduy disebabkan pelaku terpengaruh pornografi yang begitu mudah diakses melalui internet maupun telepon seluler.

"Kami yakin ketiga pelaku itu sering mengakses pornografi, namun lemah pengawasan keluarga," kata Husen saat dihubungi di Lebak, Banten, Minggu (8/9).

Menurut dia, perilaku seks pelaku tersebut begitu besar terinspirasi pornografi, karena gadis Baduy itu sudah meninggal dunia, namun mereka melakukan pemerkosaan secara bergiliran. "Kejadian tersebut tentu sangat biadab," katanya, dikutip Antara.

Ketiga pelaku itu masih usia remaja, bahkan satu pelaku di antaranya masih anak-anak dan pelajar kelas 2 di SMA Kecamatan Leuwidamar. Ia mengatakan, pornografi dapat menghancurkan moral karena dapat mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan pidana asusila.

Apalagi, pengawasan dari masyarakat, orang tua, dan pemilik internet relatif lemah sehingga berpeluang anak melakukan perbuatan asusila. Menurut dia, peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan gadis Baduy akibat dampak mudahnya akses pornografi melalui internet.

Selain itu, lingkungan dan keluarga "broken home" juga dapat mempengaruhi karakter anak. "Meskipun pemerintah sudah bekerja keras memblokir konten pornografi, mereka bisa mengakses melalui facebook, instagram, twitter, dan youtube," katanya.

Oleh karena itu, seluruh komponan masyarakat, terutama orang tua dapat mengawasi dan mengontrol perilaku anak agar tidak menyimpang yang bisa membahayakan orang lain. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pabrik miras diungkap Polres Bojonegoro
Selasa, 22 Oktober 2019 - 20:37 WIB
Elshinta.com - Pabrik pembuatan miras dengan produksi ratusan botol miras perhari di Desa Semen...
Kapolres Tanjung Balai paparkan hasil tangkapan Sat Narkoba dalam waktu sebulan
Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, memaparkan hasil tangkapa...
Selama September, Polres Subang amankan 12 pengguna dan 14 orang tersangka narkotika
Selasa, 22 Oktober 2019 - 19:16 WIB
Elshinta.com - Polres Subang berhasil mengungkap 11 kasus narkoba dengan 14 orang tersangk...
Saksi: Balita yang dianiaya hingga tewas penuh luka lebam
Selasa, 22 Oktober 2019 - 07:32 WIB
Elshinta.com - Sumiati, seorang warga Jalan H Sanusi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyebut...
Tersangka rancang gagalkan pelantikan Presiden gunakan sandi-sandi tertentu
Senin, 21 Oktober 2019 - 21:12 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka yang berniat menggagalkan pelanti...
Satpol PP Jaktim bantah pencuri motor berseragam anggota
Senin, 21 Oktober 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur menepis keterlibatan anggotanya da...
Pencuri ambil brankas berisi puluhan juta rupiah dari toserba di Jaktim
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Brankas yang berisi uang tunai puluhan juta rupiah diduga dibawa kabur penc...
Pembunuh mayat dalam karung di Pekalongan terancam hukuman mati
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan berhasil meringkus seorang buruh be...
Kasus perdagangan WNI bermodus pernikahan, Polri sebut sudah ada 50 korban
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Seorang pria berinisial T diamankan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ter...
Bareskrim Polri ungkap perdagangan WNI ke Tiongkok
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:42 WIB
Elshinta.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus perdagangan warga negara In...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Fit Radio Semarang