Siswa kelas 4 belum bisa baca, ini yang dilakukan prajurit TNI
Elshinta
Kamis, 05 September 2019 - 15:33 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Siswa kelas 4 belum bisa baca, ini yang dilakukan prajurit TNI
Sumber foto: Istimewa/Elshinta.com

Elshinta.com - Anggota TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad, terpanggil untuk membantu meningkatkan ilmu pengetahuan kepada murid Sekolah Dasar di wilayah perbatasan.

Seperti yang dilakukan oleh Praka Angghi Budi Setiawan dan Pratu Imam Safe’i anggota Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, ikut membantu memberikan ilmu pengetahuan dengan menjadi tenaga pendidik kepada anak siswa-siswi di SD YPK Sota, Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

Dengan niat ikut andil dalam mencerdaskan pelajar di wilayah perbatasan, anggota TNI yang berada di Pos Kout turut membagi ilmunya. Dengan penuh keceriaan, siswa-siswi kelas 3 dan 4 SD YPK Sota menerima pelajaran membaca, menulis dan berhitung.

“Ketika hari pertama kami datang mengajar, ditemui masih banyak siswa-siswi kelas 3 dan 4 yang belum bisa membaca. Hal itu membuat kami tersentuh untuk bisa mencerdaskan anak-anak sekolah yang berada di perbatasan ini, karena mereka adalah masa depan bangsa,” kata Praka Angghi selaku pengajar.

Wadansatgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Rabu (4/9) mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Satgas, selain melaksanakan tugas pokoknya menjaga keamanan di perbatasan RI-PNG juga turut serta mencerdaskan anak-anak sekolah di tempat penugasan.

“Saat pelaksanaan latihan pra tugas, para prajurit telah dibekali pengetahuan sebagai tenaga didik, sehingga secara keilmuan dan mental, mereka memang disiapkan untuk itu. Oleh karenanya, bekal dan tata cara mengajar yang baik dan mudah dipahami oleh murid yang mereka dapatkan, menjadi modal untuk diaplikasikan di daerah penugasan ini,” jelasnya, berdasarkan rilis resmi yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Mayor Inf Ilham berharap dengan kehadiran personel Satgas di sekolah-sekolah, dapat meningkatkan motivasi dan semangat pelajar dalam mengikuti pelajaran, serta dapat berperan untuk memajukan pendidikan di daerah perbatasan sama seperti pendidikan yang ada di perkotaan, karena mereka generasi penerus bangsa Indonesia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD YPK Sota Semuel Supusepa, S. Pd., mengucapkan terima kasih kepada anggota TNI Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah bersedia membantu mengajar. “Semoga murid-murid di sekolah kami semakin bersemangat dan termotivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Agama: Santri merupakan duta perdamaian
Minggu, 13 Oktober 2019 - 10:14 WIB
Elshinta.com - “Santri adalah pribadi yang mendalami agama Islam, dari akar kata salam yang ar...
ITN Malang juarai lomba karya terbaik studio perencanaan tata ruang
Selasa, 08 Oktober 2019 - 15:07 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ber...
Pascakebakaran, kegiatan belajar SDN Randupitu Pasuruan dipindahkan
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kegiatan belajar mengajar di SDN Randupitu, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Senin (7/10...
Dinilai tak beri efek jera, KPAI: Hukuman fisik berdampak buruk bagi anak
Minggu, 06 Oktober 2019 - 19:14 WIB
Elshinta.com - Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retn...
Fanli diduga meninggal setelah dihukum lari, begini kata KPAI
Jumat, 04 Oktober 2019 - 15:55 WIB
Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia masih menunggu laporan dari keluarga Fan...
Marak percakapan mahasiswa izin demo ke dosen, Rektor: Kalaupun ada itu pribadi
Jumat, 04 Oktober 2019 - 10:43 WIB
Elshinta.com - Maraknya gambar percakapan mahasiswa yang izin untuk berdemo ke dosen di in...
Apakah Presiden larang mahasiswa berdemo?
Jumat, 04 Oktober 2019 - 10:21 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Kehormatan Forum Rektor Indonesia (FRI), Prof Asep Saifuddin ...
Presiden Jokowi bertemu Forum Rektor Indonesia, salah satunya bahas `mahasiswa`
Jumat, 04 Oktober 2019 - 09:32 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo telah melakukan pertemuan dengan Forum Rektor Indonesi...
ITB Bandung dukung transportasi teknologi bersih dengan e-scooter
Kamis, 03 Oktober 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Dukung teknologi bersih yang kini gencar dikampanyekan, kendaraan ramah lin...
Universitas Brawijaya Malang kukuhkan dua profesor
Selasa, 01 Oktober 2019 - 20:05 WIB
Elshinta.com - Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur kembali mengukuhkan dua ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)