Jadi tersangka kecelakaan maut di Tol Cipularang, sopir truk hanya bisa pasrah
Elshinta
Rabu, 04 September 2019 - 17:49 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Jadi tersangka kecelakaan maut di Tol Cipularang, sopir truk hanya bisa pasrah
Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com - SB hanya bisa pasrah terhadap penetapan statusnya sebagai tersangka insiden maut di ruas Tol Cipularang KM 91.200.
Sepenuhnya dia menyerahkan takdir yang dialaminya kepada yang maha kuasa serta menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan.

Tidak mudah bagi SB untuk melupakan peristiwa maut hingga menyebabkan delapan korban meninggal dunia, tiga luka berat, 25 lainnya luka ringan, yang diakibatkan oleh dump truk B 9410 UIU yang dikendarainya dan menyebabkan kecelakaan beruntun.

Terlebih rekan seprofesinya yang sama-sama menjadi tersangka sudah terlebih dahulu dipanggil Yang Maha Kuasa, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Rabu (4/9).

Dalam penuturanya SB, sesaat insiden tersebut dirinya tidak mengetahui soal volume material tanah yang dimuatkan pada dump truknya.

Sebab begitu truk terisi material tanah, langsung berangkat dari salah satu pabrik keramik di Kabupaten Bandung dengan rencananya akan dibawa ke Karawang dengan melalui Tol Cipularang dan Cikampek.

Winarni istrinya saat itu mendadak ikut serta selama perjalanan, sementara anaknya masing-masing berusia 11 tahun, 3.5 tahun dan 16 bulan dititipkan di Indramayu.

SB mengaku sejak 2007 lalu bekerja menjadi sopir, baru kali ini mengalami peristiwa yang mengerikan. Dirinya menyadari resiko dari profesinya sebagai sopir sangatlah besar dan nyawa taruhanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tuduhan dipaksakan, kuasa hukum minta Eldin dibebaskan dari tuntutan 
Kamis, 28 Mei 2020 - 21:49 WIB
Sidang perkara kasus suap Walikota Medan non aktif terdakwa Tengku Dzulmi Eldin kembali digelar.
Banyak modus, ini sederet aksi nakal pemudik yang berhasil digagalkan petugas
Rabu, 27 Mei 2020 - 08:23 WIB
Petugas Pospam Penyekatan menemukan para pemudik nakal yang memaksakan mudik dengan berbagai modus, ...
Pelepasan balon udara liar akan dituntut secara hukum
Selasa, 26 Mei 2020 - 17:25 WIB
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengimbau kepada seluruh masyarakat ya...
Lapas Narkotika Cipinang bebaskan napi dapat remisi hari raya dan program asimilasi COVID-19
Minggu, 24 Mei 2020 - 15:38 WIB
Sebanyak 12 narapidana di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta, dinyatakan bebas pada hari ini setelah ...
Kanwil Kemenkumham Sumsel beri remisi 7.530 narapidana
Minggu, 24 Mei 2020 - 14:28 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan memberikan rem...
Rutan Kelas 1 Bandung ganti kunjungan keluarga dengan video call
Sabtu, 23 Mei 2020 - 08:13 WIB
Rumah tahanan (rutan) Kelas 1 Bandung memberikan remisi khusus kepada 451 warga binaan menjelang Har...
Rutan Kelas I Tangerang tiadakan jam kunjungan saat lebaran
Jumat, 22 Mei 2020 - 20:57 WIB
Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang, Banten meniadakan jam kunjungan saat lebaran.
Kemendikbud tunggu hasil pemeriksaan polisi soal kasus pemberian THR
Jumat, 22 Mei 2020 - 12:58 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan menunggu hasil pemeriksaan polis...
KPK benarkan OTT di Kemendikbud
Jumat, 22 Mei 2020 - 07:35 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan melakukan operasi tangkap tangan (OTT...
Polri perpanjang Operasi Ketupat 2020
Rabu, 20 Mei 2020 - 12:29 WIB
Polri memperpanjang pelaksanaan Operasi Ketupat 2020. Operasi kemanusiaan yang semula dilaksanakan s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV