Diduga mantra nyata, buku `Harry Potter` dilarang di Nashville
Elshinta
Selasa, 03 September 2019 - 11:08 WIB |
Diduga mantra nyata, buku `Harry Potter` dilarang di Nashville
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6sNfW

Elshinta.com - Siswa sekolah Katolik di Nashville, Tennessee, AS tidak akan dapat membaca `Harry Potter` lagi setelah buku-buku itu dilarang dan dihapus dari perpustakaan.

Menurut laporan Tennessean yang dilansir The Hollywood Reporter, Selasa, karya penulis J.K. Rowling yang sangat populer tentang seorang penyihir muda dan petualangannya bersama teman-teman ketika mereka tumbuh dewasa itu telah dihapuskan dari perpustakaan sekolah tersebut.

"Buku-buku itu menyajikan sihir baik dan jahat, yang tidak benar. Tetapi, sebenarnya dengan kemasan yang cerdas," kata seorang pendeta sekolah Dan Reehil.

"Kutukan dan mantera yang digunakan dalam buku-buku itu adalah kutukan dan mantera yang sebenarnya, yang bila dibaca oleh manusia berisiko menyulut roh jahat ke hadapan orang yang membaca teks," ujar Reehil.

Pejabat sekolah tersebut mengatakan bahwa dia telah menghubungi beberapa pengusir setan di AS dan luar negeri. Para pengusir setan itu merekomendasikan untuk menghilangkan buku-buku "Harry Potter".

Dewan pengawas Keuskupan Katolik untuk sekolah di Nashville, Rebecca Hammel, mengaku sudah mengetahui soal keputusan penghapusan buku-buku "Harry Potter". "Setiap pendeta memiliki otoritas kanonik untuk membuat keputusan seperti itu untuk sekolah parokinya. Dia memiliki wewenang untuk bertindak seperti itu," ujar Hammel, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Game Cyberpunk77 ditunda sampai September
Sabtu, 18 Januari 2020 - 20:23 WIB
Pengembang permainan video CD Projeckt Red mengumumkan bahwa mereka harus mengundurkan jadwal pelunc...
Jadi agency pertama yang bisa endorse Hotman Paris, Valentina: Tidak mudah
Rabu, 18 Desember 2019 - 17:05 WIB
Pengusaha muda berusia 24 tahun Valentina Meiliyana semakin mantap terjun ke dunia bisnis. Mengenal ...
Peringati HKN ke-55, wanita Permabudhi gelar pemutaran film 3D
Minggu, 24 November 2019 - 18:24 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Lembaga Pemberdayaan Wanita, Seni dan...
Peringati Hari Juang ke-74, Kodam I/BB gelar lomba marchingband dan drumband
Jumat, 22 November 2019 - 14:54 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Juang ke-74, Kodam I/BB menggelar perlombaan marchingband dan drumban...
Agensi BTS palsu lakukan penipuan miliaran won
Kamis, 14 November 2019 - 13:46 WIB
Big Hit Entertainment, agensi grup idola K-Pop Bangtan Sonyeondan (BTS), mengungkapkan sebuah perusa...
Islamic Youthcare Indonesia-JIC gelar Islamic Creative Festival
Selasa, 05 November 2019 - 14:25 WIB
Kasubdiv Takmir Badan Managemen Jakarta Islamic Centre (JIC), Maarif Fuadi mengungkapkan festival kr...
Diduga mantra nyata, buku `Harry Potter` dilarang di Nashville
Selasa, 03 September 2019 - 11:08 WIB
Siswa sekolah Katolik di Nashville, Tennessee, AS tidak akan dapat membaca `Harry Potter` lagi setel...
Miss Grand Indonesia 2019 peragakan kostum tradisional
Rabu, 28 Agustus 2019 - 18:06 WIB
Kontes kecantikan Miss Grand Indonesia (MGI) 2019 kini tengah menjalani masa karantina. Sejumlah 34 ...
Ribuan pelaku seni dari berbagai daerah pukau pengunjung Kediri Nite Carnival
Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:25 WIB
Lebih dari 1.500 pelaku seni ikut ambil bagian dalam kegiatan Kediri Nite Carnival Sabtu (24/8) mala...
Peringati HUT RI, Commuter Line hadirkan KRL tematik merah putih
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:15 WIB
Menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) kembali menghadirkan K...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)