Pengamat: Tak perlu ada pembatasan parpol peserta Pemilu
Elshinta
Selasa, 03 September 2019 - 09:57 WIB |
Pengamat: Tak perlu ada pembatasan parpol peserta Pemilu
Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi. Sumber foto: https://s.id/6sIaf

Elshinta.com - Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi mengatakan, idealnya dalam sistem multipartai sebagaimana yang dianut Indonesia saat ini, tidak perlu ada pembatasan partai politik (parpol) sebagai peserta Pemilu.

Namun fakta menunjukkan bahwa hak rakyat untuk membentuk partai di Indonesia sudah sangat overdosis, sehingga perlu pembatasan partai politik peserta Pemilu yang diatur melalui regulasi.

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan sistem multipartai yang dianut dan wacana menaikkan ambang batas perolehan suara minimal parpol dalam Pemilu (parliamentary threshold/PT) dari empat dalam Pemilu 2019 menjadi lima persen Pemilu 2024 dan berlaku secara nasional.

Menurut dia, PT merupakan sarana untuk menyeleksi partai politik yang mendapatkan dukungan rakyat secara formal melalui Pemilu. Karena itu, hidup matinya partai politik tergantung hasil Pemilu.

Dia mengatakan, dengan usulan menaikkan PT 5 persen di satu sisi akan memperketat kompetisi politik antarpartai pada Pemilu mendatang, namun di sisi lain akan memperkecil pilihan politik masyarakat.

Apalagi jika PT ini akan berlaku secara nasional maka peluang partai papan bawah akan gulung tikar, kata mantan Pembantu Rektor I UMK itu. Bagi partai kelas menengah ke atas, PT 5 persen bukan ancaman akan eksistensi partai, namun partai level bawah justru akan melalukan perlawanan terhadap wacana ini.

Menurut dia, dengan memperketat PT, memberikan perspektif baru bagi publik untuk lebih selektif dalam memilih partai politik sebagai kendaraan. Begitu juga PT ini akan mengendalikan perilaku elit yang suka pindah dari satu partai ke partai yang lain, karena keterbatasan partai peserta Pemilu.

Karena itu, menaikkan PT, menurut dia, seperti dikutip Antara, sangat berasalasan agar kualitas demokrasi dapat terukur dan pola pikir politik publik lebih berbobot. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Denny Indrayana serahkan formulir pendaftaran bacagub Kalsel ke Partai Nasdem
Rabu, 16 Oktober 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Denny Indrayana menyerahkan formulir pendaftaran ke sekretratiat DPW Partai Nasd...
Kapolres Majalengka silaturahmi kamtibmas jelang pelantikan presiden dan wakil presiden
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:09 WIB
Elshinta.com - Guna menciptakan situasi kondusif menjelang Pilkades Serentak pada November...
Wahid mengembalikan berkas pendaftaran bakal cawagub Kalsel
Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Abdul Wahid mengembalikan berkas bakal calon wakil gubernur di Sekretariat ...
Denny Indrayana serius akan maju di Pilkada Kalsel 2020
Minggu, 13 Oktober 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Denny Indrayana yang merupakan asli putra Banua (Kalsel) semakin mantap dan serius ma...
Peneliti LIPI sarankan ubah desain kepemiluan Indonesia
Jumat, 11 Oktober 2019 - 09:59 WIB
Elshinta.com - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Profesor Siti Zu...
Pilkades serentak, Pemkab Banyuwangi beri dispensasi waktu
Rabu, 09 Oktober 2019 - 10:25 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memberikan dispensasi waktu kepada ...
Pilkada 2020, enam kabupaten sudah menandatangani NPHD
Senin, 07 Oktober 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat, e...
Pemkab Sleman mulai sosialisasi Pilkades e-voting
Minggu, 29 September 2019 - 10:26 WIB
Elshinta.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa ...
Mendagri sebut masih ada daerah yang belum tuntaskan anggaran Pilkada
Rabu, 25 September 2019 - 15:58 WIB
Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, masih ada daerah yang belum...
KPU masuk tahapan perencanaan anggaran Pilkada
Rabu, 25 September 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mulai memasuki tahapan perencanaan anggaran untuk Pilk...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once