DPR sebut Pertamina sudah sesuai SOP tangani tumpahan minyak 
Elshinta
Minggu, 01 September 2019 - 12:05 WIB |
DPR sebut Pertamina sudah sesuai SOP tangani tumpahan minyak 
Foto: www.nusantaranews.com/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota Komisi VII DPR Kardaya Warnika menegaskan dalam menangani insiden tumpahan minyak di sumur YYA-1, Pertamina telah melakukan sesuai standar operasi.

“Kejadian ini memerlukan penanganan yang serius dan secara keteknisan harus sesuai standar operasi. Dan secara garis besar Pertamina sudah melakukan,” kata Kardaya di Jakarta, Sabtu (31/8).
 
Dalam kondisi demikian, lanjutnya, hal pertama yang dilakukan Pertamina adalah mematikan sumbernya. Hal ini juga sesuai standar industri perminyakan, yaitu dengan mengebor dari samping sumur yang bermasalah.
 
“Pengeboran ini kemudian berbelok menuju sumur yang bocor. Itu namanya pengeboran side track. Dari sanalah kemudian Pertamina menginjeksikan semen untuk mematikan sumur yang bocor,” ujarnya melalui keterangan resmi.
 
Tidak hanya menutup sumber kebocoran, lanjutnya, Pertamina juga menanggulangi dampak ceceran minyak, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan nelayan.
 
"Yang terdampak adalah orang-orang, nelayan, ini harus ditanggulangi. Juga lingkungannya. Minyak dikumpulkan lalu dibersihkan, pantai-pantai yang terdampak juga harus direspons. Itu pun sudah dilakukan Pertamina," kata dia.
 
Selain itu, menurut Kardaya, dalam melakukan penanggulangan tersebut Pertamina tetap mengedepankan prinsip Indonesia First, artinya, tetap memprioritaskan penggunaan alat dan mitra dari dalam negeri.
 
Namun sebagai upaya maksimal, lanjutnya, Pertamina juga bekerja sama dengan partner yang memang sudah terbukti berpengalaman di bidang serupa.
 
Pengamat ekonomi Defiyan Corie juga mengakui kesigapan Pertamina dalam menangani masalah kebocoran minyak.
 
Dari tinjauan langsung ke lokasi, terutama Desa Cemara Jaya, dia mengatakan penanganan yang dilakukan Pertamina sudah optimal dan mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kebocoran sumur. Setidaknya, Pertamina bisa melokalisasi luasan dampak yang ditimbulkan.
 
“Kalau tidak ditangani secara cepat dan tanggap seperti yang dilakukan Pertamina, saya kira wilayah terdampak akan lebih luas. Hal ini karena proses penanganan dan pengelolaan wilayah terdampak cukup baik dan cukup profesional," katanya mengutip Antara.
 
Apalagi, tambahnya, BUMN itu juga melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga Ini sekaligus menunjukan bahwa komunikasi perusahaan dengan masyarakat setempat sangat baik.
 
Untuk melokalisasi tumpahan minyak di perairan Karawang, BUMN tersebut mengerahkan 14.550 meter oil boom. Peralatan tersebut dipasang untuk menjaga agar minyak tidak memasuki pesisir, pantai dan muara yang terdampak. Pertamina juga mengerahkan 2.886 personel dan 47 unit kapal.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember ditengah pandemi Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57 WIB
Seorang Kapolsek di Majalengka berhasil membudidayakan ikan lele dan kangkung dalam ember. Hasilnya ...
Menteri LHK namai `Fitri` untuk orang utan di Bogor lahir saat Lebaran
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:56 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memberi nama `Fitri` untuk anak orang uta...
Jalankan protokol kesehatan, program 10 Rumah Aman KSP jadi inspirasi warga Madiun 
Senin, 18 Mei 2020 - 18:37 WIB
Program 10 Rumah Aman yang diinisiasi Kantor Staf Presiden terus berkembang. Di Madiun, Jawa Timur ...
KLHK catat penurunan hotspot di awal 2020 dibandingkan tahun lalu
Jumat, 08 Mei 2020 - 19:12 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat penurunan titik panas (hotspot) dalam per...
KKP tindak tegas perusak ekosistem laut di NTB-Sulteng
Minggu, 26 April 2020 - 15:14 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindak tegas pelaku destructive fishing atau perusak ekos...
Warga Tarakan pasang portal untuk antisipasi penyebaran COVID-19
Rabu, 15 April 2020 - 19:12 WIB
Sebagai upaya pencegahan dan memutus penularan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Tarakan. RT 1...
Personel Pamtas Yonif 411 Kostrad dan warga Kampung Kondo gelar karya bakti
Rabu, 01 April 2020 - 10:35 WIB
Sebagai wujud kepedulian terhadap keindahan dan kebersihan kampung, personel TNI Satgas Pamtas RI-PN...
Ajak petani ramah lingkungan, Satgas TMMD ajari pembuatan pupuk cair  
Jumat, 27 Maret 2020 - 18:58 WIB
Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 107 di Desa Kedungsari kecamatan Gebog K...
Waspada COVID-19, Polsek Soreang bersih-bersih fasilitas umum
Sabtu, 14 Maret 2020 - 12:37 WIB
Jajaran Polsek Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat, melakukan bersih-bersih di sejumlah objek fasil...
Ayo bersama-sama lawan COVID-19!
Jumat, 13 Maret 2020 - 08:06 WIB
 Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan, untuk mencegah penyebaran COVID-19, perlu adanya kesadaran ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV