Bank Infaq yang diluncurkan Sandiaga Uno kini sudah berada di sembilan lokasi
Elshinta
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 07:29 WIB |
Bank Infaq yang diluncurkan Sandiaga Uno kini sudah berada di sembilan lokasi
Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta Rezza Artha pada sosialisasi Bank Infaq di Equestrian Park Pulomas Jakarta, Jumat (30/8). Sumber foto: https://s.id/6qnJA

Elshinta.com - Sejak resmi diluncurkan oleh Sandiaga Uno pada Juli lalu, program inklusi keuangan Bank Infaq kini sudah berada di sembilan lokasi yang tersebar di Jakarta, Sukabumi dan Semarang.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta, Rezza Artha menjelaskan, sejak efektif berjalan selama empat bulan terakhir, program Bank Infaq yang digagas oleh Sandiaga Uno ini sudah berjalan di sembilan lokasi majelis taklim, yakni tiga lokasi di Jakarta, lima di Semarang dan satu di Sukabumi.

"Insya Allah akan terus tumbuh dari sekarang ada sembilan lokasi. Kami memang tidak spesifik mengajak organisasi, tetapi kami lebih pendekatan ke majelis taklim yang ada di setiap masjid," kata Rezza pada sosialisasi Bank Infaq di Equestrian Park Pulomas Jakarta, Jumat (30/8).

Rezza menjelaskan bahwa gagasan Bank Infaq ini muncul karena rendahnya inklusi keuangan di Indonesia, yakni baru sekitar 49 persen. Artinya, 51 persen masyarakat Indonesia belum terlayani oleh lembaga keuangan.

Selain itu, umumnya penyedia jasa keuangan berbiaya esktra tinggi, memiliki bunga yang harus dibayar berkisar 250 persen sampai 600 persen per tahun. Tidak adanya jaminan yang diberikan masyarakat pun membuat lembaga keuangan seperti bank tidak bisa memberikan pinjaman uang kepada masyarakat berpendapatan kecil.

Akibatnya, mereka rentan melakukan pinjaman kepada rentenir dengan bunga yang mencekik. Oleh karena itu, hadirnya Bank Infaq diharapkan dapat menyediakan akses pinjaman syariah produktif untuk golongan mikro/ultramikro berbiaya nol yang bersumber dari penggalangan dana infaq. "Bank Infaq bertujuan menjadikan masyarakat lebih berdaya dan mandiri karena bisa mengakses keuangan tanpa riba," kata Rezza.

Ada pun Bank Infaq dikelola oleh komunitas yang bersifat tertutup dan terbatas. Bank Infaq tidak menerima anggota umum di luar komunitasnya. Sehingga, masyarakat yang ingin meminjam dana di Bank Infaq merupakan anggota aktif dalam komunitas itu, baik dari Majelis Taklim, organisasi, hingga lingkup RT/RW, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat ekonomi sambut baik susunan menteri kabinet baru
Rabu, 23 Oktober 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Pengamat valuta asing dari Reza Aswin Institute, Reza Aswin mengatakan susunan menter...
Guru Besar Unpad heran KCIC tak tahu ada pipa BBM
Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Guru besar Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Profesor Ina Primiana menyay...
Kemendag akan laporkan perkembangan RCEP
Rabu, 23 Oktober 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Komite Perundingan Perdagangan (Trade Negotiations Committee/TNC) tengah be...
Kemendag ajak pelaku usaha lindungi konsumen dengan patuhi kewajiban purnajual
Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen d...
IHSG menguat ke 6.225 pada akhir perdagangan hari ini
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Sempat melorot menjelang siang hari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya...
Rupiah masih menguat jelang pengumuman kabinet baru 
Selasa, 22 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa s...
Investor: Menteri BUMN yang baru harus merangkul swasta untuk tingkatkan investasi
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:18 WIB
Elshinta.com - Pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma`ruf Amin telah sukses dilak...
 Jokowi perlu ekonom yang sanggup berikan pertumbuhan ekonomi 7,5-8%
Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Setelah bersumpah dan dilantik MPR-RI menjadi Presiden RI Periode 2019-2024, Pre...
Kemendag kerja sama dengan Atase Pedagangan KBRI Canberra sosialisasi IA-CEPA
Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:27 WIB
Elshinta.com - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Atase Perdagangan Kedutaan Besa...
Jelang penetapan kabinet baru, rupiah diprediksi lanjutkan penguatan
Selasa, 22 Oktober 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Selasa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin