Pascapemilu, DPRD Sukoharjo belajar toleransi dari masyarakat NTT
Elshinta
Rabu, 28 Agustus 2019 - 16:47 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Pascapemilu, DPRD Sukoharjo belajar toleransi dari masyarakat NTT
Sumber foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Komisi III DPRD Sukoharjo, Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini dalam rangka melakukan studi banding beberapa hal termasuk situasi politik daerah pasca Pemilu 2019. Kalangan anggota dewan Sukoharjo cukup takjub dengan sikap toleransi politik yang terjadi di Manggarai. Dimana dalam masyarakat mayoritas Kristiani, partai-partai Islam justru mendominasi perolehan kursi.

Ketua Komisi III DPRD Sukoharjo yang juga ketua rombongan, Dahono Marlianto mengatakan, situasi politik pasca Pemilu di Sukoharjo relatif masih belum benar-benar pulih. Panasnya perebutan suara yang kental politik identitas pada saat tahapan Pemilu masih dirasakan masyarakat hingga kini. Pemerintah daerah terus berupaya memulihkan kondisi masyarakat kembali seperti semula. Namun, nampaknya hal tersebut akan berjalan lambat. Rata-rata masyarakat di Pulau Jawa pada umumnya masih terbawa dengan suasana Pemilu. 

"Meski tidak lagi sefrontal pada saat Pemilu, tapi saling ejek masih terjadi," katanya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Rabu (28/8).

Menurut Dahono, ada beberapa referensi daerah yang bisa dijadikan acuan Sukoharjo untuk mengelola situasi politik pasca Pemilu, salah satu yang direkomendasikan cara masyarakat wilayah Timur Indonesia mengelola kondisi tersebut. DPRD Sukoharjo menemukan suasana kondusif di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Masyarakat di Manggarai lebih dewasa menghadapi Pemilu, bahkan dengan masyarakat Kristiani yang dominan yakni lebih dari 90 persen jumlah penduduk, partai partai Islam bisa menjadi pemenang. 

Sekretaris DPRD Kabupaten Manggarai, Hendrikus Amal menegaskan, masyarakat Manggarai berpegang pada budaya, menjunjung tinggi sikap toleransi dengan sesama masyarakat adat, sehingga memilih dalam Pemilu adalah kegiatan politik dan bukan agama, yang dijadikan pertimbangan bukan ideologi partai tetapi lebih pada figur yang mewakili partai tersebut. Partai Islam bahkan mendapatkan suara dari masyarakat Kristiani. Situasi politik nasional cenderung tidak mempengaruhi daerah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPP Golkar tetapkan Teh Nia dan Usman Sayogi di Pilkada Kabupaten Bandung
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:53 WIB
Berdasarkan surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar No. SKEP - 89/DPP/GOLKAR/2020 tentang...
KPU siapkan skema tahapan jika penyelenggara positif COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 07:57 WIB
Komisi Pemilihan Umum RI menyiapkan skema bagaimana meneruskan tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2020 ...
Mendagri nyatakan bupati berstatus tersangka masih bisa ikut pilkada
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:27 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bupati atau kepala daerah yang berstatus t...
Mendagri Tito Karnavian cek kesiapan Pilkada di Papua
Jumat, 10 Juli 2020 - 18:55 WIB
Khatib Shalat Jumat, Ustadz Saiful Islam Alpayage mendoakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...
KPU Kota Binjai launching e-Coklit untuk Pilkada
Kamis, 09 Juli 2020 - 17:47 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, Sumatera Utara, launching e-Coklit untuk Pilkada serentak m...
KPU Sambas lakukan tes cepat untuk semua petugas Pillkada
Kamis, 09 Juli 2020 - 12:54 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat melakukan tes cepat semua petugas Pil...
Siap hadapi Pilkada, Polres Kotabaru simulasi sistem pengamanan kota
Rabu, 08 Juli 2020 - 17:58 WIB
Masih dalam suasana Hari Bhayangkara ke-74, Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan simulasi Sistem Pe...
Petugas Pilkada di Provinsi Gorontalo wajib uji cepat COVID-19
Selasa, 07 Juli 2020 - 11:44 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo, memastikan seluruh penyelenggara di tiga kabupaten y...
Kerawanan Pilkada 2020 di Kabupaten Semarang meningkat
Selasa, 07 Juli 2020 - 09:59 WIB
Tingkat kerawanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang tahun 2020 meningkat seiring dengan per...
Ketua Bawaslu RI ingatkan petahana tak politisasi bantuan COVID-19
Senin, 06 Juli 2020 - 14:46 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan kepala daerah yang kembali mencalonkan d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV