Kemenag: Sistem zonasi jemaah haji akan dipertahankan
Elshinta
Minggu, 25 Agustus 2019 - 21:43 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Kemenag: Sistem zonasi jemaah haji akan dipertahankan
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan. Foto: Dwi Iswanto/Radio Elshinta

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) M Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa pemerintah merencanakan untuk mempertahakan sistem zonasi penempatan jemaah haji Indonesia. 

"Hasil evaluasi awal dengan jajaran Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sistem zonasi akan dipertahankan pada musim haji mendatang," terang Nur Kholis Setiawan seusai meninjau hotel 713 di Misfalah dan 206 di Syisah, Makkah, dalam rilis yang diterima Reporter Elshinta Dwi Iswanto, Minggu (25/8).

Diketahui, tahun ini merupakan pertama kalinya Kemenag memberlakukan sistem zonasi di Makkah. Ada tujuh zona hotel jemaah, yaitu Syisah, Syisyah-Raudlah, Mahbas Jin, Raudlah, Misfalah, Jarwal, dan Rey Bakhsy.

"Sistem ini dinilai efektif. Secara psikologis jemaah terlihat lebih nyaman dan percaya diri karena kumpul dengan komunitasnya. Sistem zonasi juga memudahkan petugas, salah satunya dalam penyajian menu katering sesuai khas daerahnya," ujarnya.

Meski demikian, Sekjen menyampaikan bahwa ada sejumlah catatan penguatan ke depan, salah satunya konfigurasi petugas mencakup komposisi petugas yang lama dan baru, lintas instansi, serta komposisi daerah. 

"Beberapa kejadian tahun ini, ada sejumlah jemaah yang lupa arah jalan pulang hingga sampai zona yang berbeda. Kadang ada kendala bahasa saat akan mengidentifikasi asal sektor dan hotelnya," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat sebut Pertamina tidak boleh sembarangan buka data
Minggu, 22 September 2019 - 12:58 WIB
Elshinta.com - Pertamina tidak boleh membuka data secara sembarangan kepada publik, termasuk data s...
Empat maskapai alihkan penerbangan dari Pekanbaru akibat asap pekat
Minggu, 22 September 2019 - 12:26 WIB
Elshinta.com - Empat maskapai mengalihkan penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kas...
Oded ajak warga salat subuh berjemaah di Masjid
Minggu, 22 September 2019 - 12:13 WIB
Elshinta.com - Memasuki usia Kota Bandung ke-209 tahun, Pemerintah Kota Bandung berharap warga Kota...
Satgas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad bantu persalinan warga di tapal batas
Minggu, 22 September 2019 - 11:19 WIB
Elshinta.com - Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas...
Lewat Facebook, keluarga temukan Maharani setelah 11 tahun hilang di Suriah
Minggu, 22 September 2019 - 09:54 WIB
Elshinta.com - Keluarga akhirnya menemukan jejak Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Buin Baru, Nu...
Sejarah 22 September: Indonesia juara AFF dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Minggu, 22 September 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Hari ini dalam sejarah. Indonesia menjuarai Piala AFF U-19 setelah pada babak final...
Tuntas, Rapat Pleno PBNU keluarkan beberapa rekomendasi
Sabtu, 21 September 2019 - 22:35 WIB
Elshinta.com - Rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 20-21 September 2019 yang diselengg...
Hindari asap, warga diimbau kurangi aktivitas di luar rumah
Sabtu, 21 September 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara  mengimbau masyarakat di daerah i...
Akibat kabut asap, jarak pandang di Sumbar hanya tiga kilometer
Sabtu, 21 September 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman men...
Ma`ruf Amien: Perlu dorongan pemerintah pesantren setara pendidikan umum
Sabtu, 21 September 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden terpilih Ma`ruf Amien mengatakan perlu peran pemerintah untuk member...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)