Polisi periksa delapan saksi terkait vitamin kedaluwarsa
Elshinta
Minggu, 25 Agustus 2019 - 13:52 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Polisi periksa delapan saksi terkait vitamin kedaluwarsa
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/33YZcBR

Elshinta.com - Polisi masih melakukan pemeriksaan terkait kasus apoteker yang memberikan obat kedaluwarsa kepada ibu hamil di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Belum, masih proses (pemeriksaan),”ujar Kanit Polsek Penjaringan Kompol Mustakim, Minggu (25/8).

Setidaknya ada delapan saksi sudah dilakukan pemeriksaan. Saksi tersebut mulai dari korban, pegawai puskesmas, hingga pihak puskesmas.

“Sudah ada delapan orang, ya itu, pegawai puskesmasnya, bumil hingga jajaran pihak rumah sakit,” kata Mustakim, dilansir dari NTMC Polri.

Diketahui, seorang ibu berinisial N melaporkan pihak Puskesmas Kamal Muara ke Polsek Penjaringan pada 15 Agustus 2019. Dalam laporan bernomor 940/K/VIII/2019/SEK.PENJ, pihak Puskesmas dilaporkan atas tuduhan Pasal 8 UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Korban yang berinisial N melaporkan pihak Puskesmas karena diduga telah memberikan vitamin kedaluwarsa. Dia mengaku mengalami mual-mual, muntah, hingga perutnya kesakitan setelah mengkonsumsi vitamin kedaluwarsa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Perut buncit tapi bokong tepos? Ini penjelasan Ade Rai
Rabu, 26 Februari 2020 - 17:25 WIB
Pernahkah Anda melihat orang yang memiliki perut buncit tetapi bokongnya tepos atau hanya memiliki s...
Lebih dari 3.000 staf medis di Tiongkok terinfeksi corona 
Senin, 24 Februari 2020 - 21:42 WIB
Lebih dari 3.000 staf medis di Tiongkok terinfeksi virus corona, yang muncul di negara tersebut seja...
DPRD dukung observasi WNI Diamond Princess dan World Dream di Sebaru 
Senin, 24 Februari 2020 - 20:57 WIB
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mendukung rencana Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putr...
Menko PMK minta masyarakat jaga pola hidup sehat waspadai kanker
Minggu, 23 Februari 2020 - 17:56 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy memin...
Kewaspadaan Virus copid-19 ditingkatkan, WNI di Diamond Princess akan diobservasi 28 hari
Jumat, 21 Februari 2020 - 21:10 WIB
World Health Organization (WHO) mengungkapkan kewaspadaan ditingkatkan, mengingat gejala virus copid...
Kapal pesiar Dream World ditolak seluruh negara, Indonesia bakal boyong 270 WNI
Jumat, 21 Februari 2020 - 19:16 WIB
Nasib kapal pesiar Dream World kini terkarung-kantung di perairan internasional. Terkait kekhawatira...
Rehabilitasi BNN Lumajang buka malam beri kenyamanan keluarga pasien
Jumat, 21 Februari 2020 - 19:07 WIB
Kepala BNN Lumajang Jawa Timur Indra Brahmana mengatakan lembaganya membuka layanan rehabilitasi mal...
Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan
Kamis, 20 Februari 2020 - 21:06 WIB
Gangguan tidur adalah kondisi yang mempengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak secara teratur, sayang...
Sering merasa ingin buang air sampai rumah? Ini kata dokter
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:49 WIB
Apakah Anda termasuk orang yang sering ingin buang air kecil begitu tiba di rumah? Jika ya, ahli kes...
Sistem kesehatan Indonesia dinilai bekerja baik hadapi COVID-19
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:59 WIB
Sistem kesehatan nasional Indonesia sejauh ini sudah bekerja dengan baik menghadapi wabah seperti CO...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)