Airlangga diminta arif hadapi aspirasi dari Kader Golkar AMPG
Elshinta
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 20:18 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Airlangga diminta arif hadapi aspirasi dari Kader Golkar AMPG
Wakil Koordinator Bidang DPP Partai Golkar, Darul Siska. Sumber Foto: https://bit.ly/2NqDfWe

Elshinta.com - Wakil Koordinator Bidang DPP Partai Golkar, Darul Siska meminta Ketua Umum Airlangga Hartarto bersama pengurus DPP Golkar agar bijak dalam menghadapi aspirasi dari para kader salah satunya dari AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) terkait desakan supaya menggelar rapat pleno.

“Mestinya pimpinan partai itu arif menghadapi kadernya, diterima saja diajak berdialog, apa sih masalahnya. Kalau umpamanya perlu penjelasan yang mereka minta, ya beri penjelasan. Kan pengurus itu bukan pemilik partai, tapi melayani anggota partai,” kata Darul kepada wartawan, Sabtu (24/8).

Sebetulnya, kata dia, AMPG itu merupakan kader partai berlambang pohon beringin juga dan semua tentu membaca AD/ART Partai Golkar. Nah, semua kader punya hak dan kewajiban dimana salah satu haknya itu menyampaikan aspirasi baik tertulis maupun secara lisan.

“Jadi menurut saya semua kader Golkar berhak saja menyampaikan aspirasinya ke pimpinan partainya,” ujarnya, seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal.

Oleh karena itu, Darul menyarankan kepada Airlangga maupun pengurus DPP Golkar supaya mengajak seluruh kader partai berdialoh untuk mendengarkan apa aspirasi yang ingin mereka sampaikan. Menurut dia, jangan pengurus terkesan alergi dengan aspirasi kader.

“Saya kira ketua umum buka dialoglah kepada semua orang yg mau berdialog, apalagi itu kader Golkar. Jangan punya telinga tak mendengar, punya mata tak melihat, punya hati tak berperasaan. Kan tak boleh dong,” jelas dia.

Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan agar Partai Golkar tetap solid dan tidak terjadi perpecahan. Sebab, partai merupakan aset bangsa sehingga harus ikut menjaga situasi bangsa yang kondusif.

“Partai-partai diharapkan jangan gaduh, harus ikut menjaga situasi bangsa yang kondusif agar terlaksana pelaksanaan kenegaraan serta pembangunan secara tertib dan damai,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kongres bakal pilih Prabowo Subiyanto pimpin Partai Gerindra
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:34 WIB
Partai Gerindra merencanakan Kongres sesuai anggaran dasar rumah tangga partai politik pada Maret at...
Refleksi 9 tahun kepemimpinan, warga apresiasi kinerja Wali Kota Magelang
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:24 WIB
Berbagai prestasi yang telah ditorehkan Kota Magelang selama kepemimpinan Wali Kota Magelang Sigit W...
Sudah tak nyaman, politikus sarankan Gedung DPR RI direnovasi
Senin, 24 Februari 2020 - 17:47 WIB
Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan gedung DPR RI harus direnovasi mengingat keamanan yang suda...
Mahfud MD sebut politik uang masih terjadi dalam pilkada
Senin, 24 Februari 2020 - 14:27 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebutkan, prak...
Pilkada 2020, PDI-P bentuk Satgas Anti Hoaks
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:13 WIB
PDI-P Sumatera Barat (Sumbar) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) anti hoaks pada pelaksanaa...
KPU sebut 160 pasangan calon berpotensi maju lewat jalur perseorangan
Jumat, 21 Februari 2020 - 20:11 WIB
Komisi Pemilihan Umum menyebutkan 160 bakal pasangan calon bupati dan wali kota berpotensi maju pada...
Adian Napitupulu memprakarsai perdamaian dengan berpelukan
Jumat, 21 Februari 2020 - 16:35 WIB
Langkah Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu mengajak Ali Mochtar Ngabalin dan Sekjen MUI, Yudi...