KPK minta Jokowi tidak tunjuk calon menteri yang bermasalah
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:23 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Dewi Rusiana
KPK minta Jokowi tidak tunjuk calon menteri yang bermasalah
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meminta Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk memperhatikan dengan cermat rekam jejak calon menteri yang akan dipilihnya. 

“Harapannya sederhana saja khusus untuk beberapa pihak yang pernah atau diduga terkait perkara yang ditangani KPK itu perlu jadi perhatian bersama, meskipun kewenangan berada pada tangan presiden,” kata dia, di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).

KPK meyakini Jokowi tidak akan menunjuk orang-orang bermasalah karena memiliki pengalaman untuk memilih orang-orang terbaik yang akan membantunya pada periode kedua. Jokowi dapat menilai kinerja para menteri yang membantunya selama lima tahun terakhir.

"Kami percaya Presiden Joko Widodo sudah menjabat selama lima tahun ini jadi punya pengalaman cukup panjang untuk menyaring pemimpin terbaik di level kementerian, apalagi kemarin tentu sudah dilihat kinerja dari para menteri saat ini yang sudah bekerja," katanya.

KPK belum menerima permintaan resmi dari Jokowi untuk menelusuri rekam jejak nama-nama calon menteri.

“Bahwa perlu mendapat informasi dari berbagai pihak dan institusi itu jadi domain Presiden yang harapannya dihasilkan menteri-menteri yang jauh lebih bisa punya orientasi melayani masyarakat," tuturnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Administrasi kependudukan di Langkat sekarang menggunakan kertas HVS 80 gram
Senin, 28 September 2020 - 21:19 WIB
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Langkat, Sumut melaksanakan rapat ko...
Pilkada Tanah Bumbu, elektabilitas Zairullah Azhar-Muhammad Rusli unggul 
Senin, 28 September 2020 - 19:28 WIB
Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar - Muhammad Rusli atau Pasa...
 Panglima TNI pastikan netralitas TNI dalam Pilkada Serentak tahun 2020
Senin, 28 September 2020 - 18:35 WIB
Terkait Pilkada serentak, Panglima TNI memerintahkan agar jajaran TNI membantu Pemda, KPU Daerah, da...
Pilkada Kaltara, Survei LSI: Elektabilitas petahana masih teratas
Senin, 28 September 2020 - 15:55 WIB
Dari tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan ambil bagian di Pilkada Kalimantan Ut...
Langgar portokol kesehatan, DPD Partai Golkar Jateng tegur keras kadernya
Minggu, 27 September 2020 - 09:39 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Tengah, Panggah Susanto menegu...
BPPT: Gunakan e-voting untuk Pilkada 2020 agar aman dari COVID-19
Jumat, 25 September 2020 - 21:37 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendorong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dil...
PDI Perjuangan berkomitmen pastikan kader taati protokol kesehatan
Jumat, 25 September 2020 - 21:12 WIB
PDI Perjuangan berkomitmen memastikan kader dan calon kepala daerah yang diusungnya untuk menaati pr...
Pertarungan Pilwali Surabaya 2020 diprediksi bakal ketat
Jumat, 25 September 2020 - 19:58 WIB
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi dan Armuji (Er-Ji) di...
Pakai baju adat Jawa dan Tidung, ZIYAP dapat nomor urut 3 di Pilgub Kaltara
Kamis, 24 September 2020 - 21:10 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan tiga nomor urut pasangan ...
Data sementara, KPU: 486 pasangan bacalon kepala daerah penuhi syarat 
Kamis, 24 September 2020 - 19:55 WIB
Komisi Pemilihan Umum memastikan sebanyak 486 pasangan bakal calon (bacalon) kepala daerah untuk Pem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV