3 tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:13 WIB |
3 tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Pd2s9a

Elshinta.com - Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, bertambah menjadi tiga orang, sedangkan sejumlah korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, Jumat (23/8).

Korban tewas ketiga adalah IM (23) yang sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Bojonggambir, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (SMC), Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (22/8) malam.

Dokter jaga Rumah Sakit SMC dr Nadira Fathia mengatakan, korban merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Bojonggambir yang kondisinya sudah kritis saat masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) SMC. "Saat pertama datang kondisinya memang sudah cukup kritis," ungkap Nadira ketika dikonfirmasi Antara, Jumat (23/8).

Ia menyampaikan, tim medis RS SMC langsung melakukan penanganan medis terhadap pasien yang kritis itu agar kondisinya cepat membaik. Namun berbagai upaya yang sudah dilakukan tim medis, kata dia, korban tidak dapat tertolong, nafas dan jantungnya berhenti hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kita cek tanda-tanda, dilakukan pemeriksaan rekam jantung, hasilnya korban tidak dapat tertolong," ujarnya.

Hingga saat ini korban yang dinyatakan meninggal dunia akibat minuman keras oplosan sebanyak tiga orang, yakni inisial IM, sebelumnya dua orang inisial RZ (26) dan AP (19) dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Bojonggambir, Rabu (21/8) malam dan Kamis (22/8) dini hari. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Arab Saudi larang umroh, Ketua MPR: Satu juta jamaah Indonesia pasti sedih
Kamis, 27 Februari 2020 - 18:37 WIB
Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara aktifitas ibadah umroh termasuk kunjungan ke Masjid Nabaw...
 Bamsoet harap pemerintah Saudi tak hentikan kunjungan umrah Indonesia
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:47 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap melalui Liga Muslim Dunia dan Kedutaan Besar Arab S...
Kemenag antisipasi dampak kebijakan umrah Arab Saudi
Kamis, 27 Februari 2020 - 11:41 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) mengerahkan petugas untuk memantau bandar udara, guna mengantisipasi kem...
Kembangkan destinasi wisata, BKB Magelang monitor situs di sekitar Candi Borobudur 
Rabu, 26 Februari 2020 - 11:38 WIB
Balai Konservasi Borobudur (BKB) Kabupaten Magelang melakukan monitoring terhadap situs-situs yang b...
Kisah WNI di Arab Saudi, sakit parah hingga dipulangkan ke Tanah Air
Rabu, 26 Februari 2020 - 08:55 WIB
Entah apa yang membuat dua warga negara Indonesia (WNI) ini memilih bertahan di Arab Saudi, meski pe...
Ricuh di Mall AEON JGC dipicu kekesalan
Rabu, 26 Februari 2020 - 06:28 WIB
Unjuk rasa yang berakhir ricuh di Mall AEON Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, dipicu...
 Upaya pelestarian warisan leluhur di Langkat dapat dukungan
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:57 WIB
Tidak ingin punah warisan dari para leluhur serta menginginkan masyarakat Langkat menjadi masyarakat...
KPAI prihatin industri televisi libatkan anak
Senin, 24 Februari 2020 - 19:15 WIB
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati menyoroti sarana penyiaran tel...
Wayang Babad Diponegoro sukses digelar di Alun-alun Kota Magelang
Senin, 24 Februari 2020 - 15:15 WIB
Pagelaran wayang kulit Babad Diponegoro di Alun-alun Kota Magelang, Sabtu (22/2) malam, sukses digel...
Wamendes Budi Arie puji kerukunan warga desa transmigran di Mamasa
Jumat, 21 Februari 2020 - 15:15 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV