Pemerintah jajaki pembentukan Layanan Terpadu Haji dan Umrah di Jeddah
Elshinta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:34 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Pemerintah jajaki pembentukan Layanan Terpadu Haji dan Umrah di Jeddah
Sekjen Kemenag M.Nur Kholis Setiawan. Foto: Darmawan/MCH2019 - https://bit.ly/2PatQVy

Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar rapat bersama empat kementerian untuk menjajaki perluasan tugas dan fungsi Kantor Urusan Haji (KUH) menjadi Layanan Terpadu Haji dan Umrah Republik Indonesia, di Jeddah, Arab Saudi. 

Rapat dipimpin Sekretaris Jenderal Kemenag M. Nur Kholis Setiawan dan dihadiri perwakilan Biro Organisasi Tata Laksana (Ortala) Kemenag, perwakilan Kemensesneg, Kemenkum HAM, dan Kementerian Keuangan. 

Meski berhalangan hadir, tim dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi telah menyampaikan komitmennya untuk membantu sesuai tugas dan fungsi serta kewenangannya. 

Rapat sekaligus mendengar laporan tim yang telah melakukan kajian sejak Agustus 2019.

"Jadi ada lima kementerian yang dilibatkan di dalam mendiskusikan rencana perluasan fungsi dari KUH yang sekarang ini ada," kata Sekjen M. Nur Kholis Setiawan, dalam keterangannya, Kamis (22/8), seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag

M. Nur Kholis menyampaikan, Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) memberikan mandat kepada Kementerian Agama, terkait urusan haji dan umrah, utamanya sebagai penanggung jawab dan juga regulator terkait dengan haji dan umrah. Hal ini mendorong Kemenag untuk menjajaki perluasan fungsi KUH. 

Menurut Nur Kholis, faktanya selama ini, KUH sering menjadi tempat aduan bagi masyarakat Indonesia, tidak hanya soal haji tapi juga umrah. 

"Saat ini kita tengah membicarakan, bentuknya ke depan akan sebagai apa. Apakah sebagai unit pelaksana teknis, atase, atau seperti apa," katanya.

“Selain menginventarisir hasil kajian di lapangan, rapat juga merencanakan tindak lanjut pembahasan teknis yang akan melibatkan Kementerian Luar Negeri. Rapat ini akan digelar di Indonesia setelah selesainya penyelenggaraan haji 2019,” sambungnya. 

Lebih lanjut, M Nur Kholis menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan tempat untuk membangun pusat layanan terpadu haji dan umrah di Jeddah. "Tanahnya sudah dibeli oleh Pemerintah Indonesia. Kemarin sudah ada kunjungan Komisi VIII untuk melihat lokasinya," jelas Nur Kholis. 

Ia juga menuturkan, pemerintah terus melakukan pembenahan secara simultan guna merealisasikan Pusat Layanan Haji dan Umrah Indonesia di Jeddah. Mulai dari penyiapan kelembagaan, anggaran biaya, hingga gedung operasional. 

"Tentu bukan dalam waktu dekat, tetapi planing ke depan kita ingin menginventarisir langkah-langkah konkret yang akan segera diwujudkan di tanah air sepulang dari sini," tandas Sekjen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wamendes Budi Arie puji kerukunan warga desa transmigran di Mamasa
Jumat, 21 Februari 2020 - 15:15 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiad...
 Keakuratan data modal utama media siber saat ini
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:55 WIB
Migrasi besar-besaran dari physical space (bentuk fisik) ke cyber space tak bisa dibendung.
Tekan pemborosan, jamaah haji 2020 akan dibekali kartu debit
Rabu, 19 Februari 2020 - 10:56 WIB
Untuk menghindari pemborosan saat menjalani ibadah haji, jamaah haji nantinya akan dibekali kartu de...
Menteri Bintang geram maraknya eksploitasi dan perdagangan anak
Senin, 17 Februari 2020 - 20:45 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga geram dan prihatin ter...
NU dan Indomaret lepas mobil DAHAR menuju Sulteng
Senin, 17 Februari 2020 - 20:07 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PT. Indomarco Prismatama melepas mobil Dapur Halal Berjala...