TNI-Polri dan BNPB pantau Karhutla Gunung Ciremai dari udara
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:38 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
TNI-Polri dan BNPB pantau Karhutla Gunung Ciremai dari udara
Sumber foto: Yohanes Charles/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pasca terjadinya karhutla di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono bersama Dandim 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian dan BNPB Agus Permana melaksanakan pemantauan melalui patroli udara dengan helikopter untuk mengetahui titik-titik karhulta di TNGC, Kamis (22/8).

"Memang titik panas terpantau dari hotspot, pasca terjadinya karhutla kita lakukan pantauan udara dengan helikopter, sebab dengan pantauan itu kita bisa memastikan titik karhutla," kata Kepala BNPB Majalengka, Agus Permana.

Menurut keterangan Dandim 0617/Majalengka hasil pantauan udara 360 derajat bahwa secara keseluruhan api sudah padam dan tidak kelihatan asap di lokasi kawasan TNGC dan personel yang siaga di TNGC menunggu pencabutan dari panglima untuk sementara personel baik TNI-Polri masih disiagakan.

Sementata itu, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono kepada Kontributor Elshinta, Yohanes Charles mengatakan, di titik-titik rawan karhutla pihaknya sudah perintahkan personel Polsek dan jajaran untuk memasang spanduk tanda larangan pendakian gunung dan membakar hutan.

Alhamdulilah situasi di atas berdasarkan pantauan udara bahwa titik api sudah padam. Namun, tetap kita terus melakukan pemantauan hingga benar-benar api tersebut padam, dan untuk langkah ke depan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan penanggulangan karhutla. "Kami juga mengimbau kepada warga masyarakat dengan adanya kebakaran hutan ini agar mewaspadai adanya satwa yang turun ke permukiman," tukasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertamina ikut bantu tangani Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 22:12 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), inde...
Kabut asap, Pertamina pastikan penyaluran BBM tetap lancar
Kamis, 19 September 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Pertamina tetap menjamin penyaluran BBM tetap lancar, Meski berdasarkan Data dari Ba...
Meski padam, potensi kebakaran masih `hantui` kawasan Gunung Semeru
Kamis, 19 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran di Gunung Semeru tepatnya di Kalimati, Arcopodo sampai Kelik hingga Kamis...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 guncang Tuban
Kamis, 19 September 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Kamis (19/9) pukul 14.31 WIB.  Info...
Kekeringan di Kabupaten Tangerang meluas
Kamis, 19 September 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Akibat kemarau panjang, kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten...
Akper Unej di Lumajang cetak lulusan berjiwa relawan
Kamis, 19 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Akademi Keperawatan Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ber...
Waduh! kualitas udara Kota Palangka Raya berbahaya
Selasa, 17 September 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com -  Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah masih bertahan pa...
1,5 hektare lahan dan hutan di Padang terbakar
Selasa, 17 September 2019 - 21:13 WIB
Elshinta.com - Lahan seluas 1,5 hektare di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terbakar. Kebakaran...
Sesar aktif penyebab gempa Halmahera Selatan masih misteri
Minggu, 15 September 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi dengan m...
Gempa bumi di Waingapu dipicu aktivitas sesar aktif
Minggu, 15 September 2019 - 07:59 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 yang melanda Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Tim...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once