Polisi proses hukum 34 pelaku kerusuhan di Timika
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:43 WIB |
Polisi proses hukum 34 pelaku kerusuhan di Timika
Warga Papua menggelar demonstrasi di halaman Kantor DPRD Mimika, Rabu (21/8). Sumber foto: https://bit.ly/2TX66CT

Elshinta.com - Pihak kepolisian memproses hukum lebih lanjut 34 orang pelaku kerusuhan dan tindakan anarkis di Timika, Papua, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Kepala Polres Mimika, AKBP Agung Marlianto di Timika, Rabu (22/8), mengatakan, dari jumlah itu, jajarannya menahan 13 orang yang diduga merupakan aktivis dan simpatisan Komite Nasional Papua Barat/KNPB.

Belasan warga itu diamankan lantaran melakukan pemalangan jalan sekaligus memaksa beberapa tempat usaha di Timika untuk meminta ban bekas.

Saat diamankan, dari tangan warga tersebut juga ditemukan bensin, dan alat tajam yang sudah dipersiapkan untuk melakukan aksi-aksi anarkis.

"Saat mengamankan mereka, kami juga menemukan bendera bintang kejora. Jadi, jelas ada penumpang gelap yang berseberangan untuk memanfaatkan momentum aksi unjuk rasa damai ini," kata Marlianto, dikutip Antara.

Unjuk rasa berujung kericuhan 

Pada Rabu siang, pascaunjuk rasa warga Papua yang berujung kericuhan di halaman Kantor DPRD Mimika, aparat kembali menahan 20 orang yang tertangkap tangan melakukan perusakan Hotel Grand Mozza di Jalan Cenderawasih SP2.

"Sebetulnya jumlah warga yang kami amankan sebanyak 45 orang. Namun setelah disisir, hanya 34 orang yang berlanjut proses hukumnya. Yang jelas, kami akan lakukan tindakan tegas terukur," jelasnya. 

Selain mengamankan puluhan orang, polisi juga menyelidiki penggunaan senjata rakitan saat massa kocar-kacir membubarkan diri dari halaman Kantor DPRD Mimika yang kemudian berlanjut dengan melakukan serangkaian aksi perusakan kendaraan dan fasilitas umum di Jalan Cenderawasih Timika.

Pada Rabu petang, polisi menerima laporan dari pemilik salah satu dealer kendaraan di Timika bahwa bangunannya ditembaki seseorang.

"Kasat Reskrim dan unit identifikasi masih mengecek proyektil yang ditemukan di lokasi kejadian. Kami pastikan itu bukan dari senjata organik TNI dan Polri, tetapi dari senjata rakitan seperti doorlock. Ini sengaja mau ditembakan ke petugas sehingga kami meminta rekan-rekan anggota TNI dan Polri untuk meningkatkan kewaspadaan," kata dia. 

Terkait kerusuhan yang terjadi di Timika pada Rabu siang hingga petang itu, polisi sudah mendata kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kerugian terbesar dialami Hotel Grand Mozza yang terletak di kawasan Jalan Cenderawasih SP2 Timika. Pos keamanan, kaca bagian lobi dan kaca bagian depan hotel serta sisi barat hotel itu hancur berguguran setelah dilempari batu oleh para perusuh.

Sejumlah kendaraan pribadi dari peserta yang mengikuti kegiatan di hotel berbintang empat itu juga ditimpuk dengan batu menyebabkan kaca-kaca mobil hancur berantakan.

Adapun korban luka saat kerusuhan berjumlah tiga orang, mereka adalah anggota TNI dari Detasemen Kavaleri 3/Srigala Ceta, anggota Polres Mimika dan anggota Brimob Detasemen B Polda Papua.

"Satu orang rekan anggota TNI terluka di bagian kepala dan mendapat dua jahitan. Sedangkan anggota Polres Mimika dan Brimob mengalami luka memar akibat terkena lemparan batu. Mereka semua sedang dalam perawatan," kata Kapolres. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
KPK periksa mantan Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko PT GI
Kamis, 19 September 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan,  KPK memeriksa mantan Direktur Strategi...
Jadi tersangka, Imam Nahrawi mengundurkan diri
Kamis, 19 September 2019 - 12:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengund...
Satu bulan, tim transisi kaji revisi UU KPK 
Kamis, 19 September 2019 - 12:02 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan, Pimpi...
KPK panggil mantan Sekjen Kementan
Kamis, 19 September 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mema...
Terkait kasus korupsi mangkrak, MAKI siap hadapi sidang praperadilan
Kamis, 19 September 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesai (MAKI), Boyamin Saiman mengaku siap m...
Polisi tetapkan tersangka baru kasus kecelakaan maut di Tol Cipularang
Kamis, 19 September 2019 - 10:07 WIB
Elshinta.com - Polres Purwakarta, Jawa Barat, telah menetapkan tersangka baru dalam kecelakaan mau...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once