Sungai meluap, puluhan hektar sawah di Aceh Barat terendam
Elshinta
Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:33 WIB |
Sungai meluap, puluhan hektar sawah di Aceh Barat terendam
Petani mengangkut padi yang dipanen dari area persawahan Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, yang hanyut akibat luapan aliran sungai, Rabu (21/8). Sumber Foto: https://bit.ly/2ZnfFjE

Elshinta.com - Aliran Sungai (Krueng) Meureubo di Desa Pasi Pinang dan Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat meluap akibat diguyur hujan. Luapan sungai masuk ke area pesawahaan dan menggerus puluhan hektar sawah, Rabu (21/8).

Akibat luapan itu sebagian besar padi yang sebelumnya sudah dipanen warga dan dijemur di dalam areal persawahan hanyut terbawa arus, sehingga warga berinisiatif mengambil tanaman hasil panen tersebut ke aliran sungai menggunakan perahu tradisional.

"Kami terpaksa mendayung sampan untuk mengambil pohon padi yang sudah dipanen karena hanyut terbawa air," kata M Zein, seorang petani setempat, seperti dikutip Antara.

Jika tidak diambil, petani mengaku akan rugi besar karena sebagian besar padi yang hanyut tersebut merupakan hasil panen perdana dan belum sempat dinikmati oleh mereka, dan belum sempat dijual.

M Zen mengaku luas lahan sawah siap panen yang terendam air sungai di dua desa tersebut mencapai 20 hektare, sehingga berdampak terhadap hasil panen mereka.

Agar persoalan ini tidak terulang, mereka berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera mengambil tindakan dan mencari solusi sehingga ke depan petani tidak lagi rugi karena musibah ini.

Hal senada juga disampaikan Akhyarul Iktisar, warga Desa Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Ia berharap pemerintah dapat membantu petani di daerah ini dengan memberikan bantuan mesin bajak sawah dan mesin perontok padi, sehingga diharapkan produksi padi milik petani di daerah tersebut ke depan akan semakin meningkat.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dr Mukhtaruddin diwakili Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Mashuri di Meulaboh mengakui dampak meluapnya aliran Sungai Meureubo di kawasan tersebut, menyebabkan sebagian besar hasil panen padi hanyut terbawa arus sungai.

"Kami masih melakukan pendataan terhadap jumlah lahan sawah yang terdampak," kata Mashuri singkat. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pertamina ikut bantu tangani Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 22:12 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (14/9), inde...
Kabut asap, Pertamina pastikan penyaluran BBM tetap lancar
Kamis, 19 September 2019 - 21:57 WIB
Elshinta.com - Pertamina tetap menjamin penyaluran BBM tetap lancar, Meski berdasarkan Data dari Ba...
Meski padam, potensi kebakaran masih `hantui` kawasan Gunung Semeru
Kamis, 19 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kebakaran di Gunung Semeru tepatnya di Kalimati, Arcopodo sampai Kelik hingga Kamis...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 guncang Tuban
Kamis, 19 September 2019 - 16:20 WIB
Elshinta.com - Terjadi gempa berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Kamis (19/9) pukul 14.31 WIB.  Info...
Kekeringan di Kabupaten Tangerang meluas
Kamis, 19 September 2019 - 15:43 WIB
Elshinta.com - Akibat kemarau panjang, kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang, Banten...
Akper Unej di Lumajang cetak lulusan berjiwa relawan
Kamis, 19 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Akademi Keperawatan Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ber...
Waduh! kualitas udara Kota Palangka Raya berbahaya
Selasa, 17 September 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com -  Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah masih bertahan pa...
1,5 hektare lahan dan hutan di Padang terbakar
Selasa, 17 September 2019 - 21:13 WIB
Elshinta.com - Lahan seluas 1,5 hektare di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terbakar. Kebakaran...
Sesar aktif penyebab gempa Halmahera Selatan masih misteri
Minggu, 15 September 2019 - 13:13 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi dengan m...
Gempa bumi di Waingapu dipicu aktivitas sesar aktif
Minggu, 15 September 2019 - 07:59 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 yang melanda Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Tim...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once