Kiri Kanan
Pembangunan Flyover Lingkar Luar Sukabumi dapat tingkatkan perekonomian masyarakat
Elshinta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:44 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Pembangunan Flyover Lingkar Luar Sukabumi dapat tingkatkan perekonomian masyarakat
Sumber foto: M Rijaldi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Agar konektivitas antar daerah membaik, iklim investasi tetap kondusif, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi, salah satu caranya dengan pembangunan Flyover Kota Sukabumi. 

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pengerjaan flyover Lingkar Selatan Sukabumi yang menghubungkan Jl. Baros ke Jl. Sukaraja dapat selesai sesuai rencana, yakni 160 hari kerja atau selesai pada 2020 demi mempermudah akses mobilitas warga dan mengurai kemacetan di jalur-jalur arteri Kota Sukabumi.

"Saya titip agar kontraktor melaksanakan kegiatan konstruksi dengan cermat, dan cepat sesuai jadwal. Setelah itu kita teruskan pembangunan untuk segmen 4," katanya di acara Groundbreaking Flyover Kota Sukabumi, Rabu (21/8) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Rijaldi.

Flyover yang memakan biaya Rp33 miliar itu, menurut Emil, akan mempunyai panjang jalur sekitar 19 kilometer. Saat ini pembangunan flyover di jalan tersebut terbagi dalam empat segmen. Segmen satu menghubungkan Cibolang-Pelabuhan dengan panjang sekira 6,9 kilometer. Kemudian, segmen dua menghubungkan Pelabuhan-Baros dengan panjang 2,2 kilometer. Kedua segmen itu telah terealisasi.

Lalu, segmen tiga yang akan dibangun menghubungkan Baros-Sukaraja dengan panjang sekira 4,4 kilometer. Setelah itu, pembangunan dilanjutkan ke segmen empat yang akan menghubungkan Sukaraja-RM Nikmat dengan panjang 5,5 kilometer. "Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga pembangunan segmen-segmen sebelumnya bisa terselesaikan dengan baik dan melangkah kepada pembangunan flyover jalur Lingkaran Selatan Sukabumi Segmen tiga," ucap Emil.

Masih di Kota Sukabumi, Emil juga menyempatkan diri untuk menghadiri pameran teknologi di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi dan pihaknya sedang mengembangkan teknologi E-Fishery yaitu aplikasi pemberi makan ikan melalui handphone. "Nanti memberi makan ikan pakai HP, kita juga sedang eksperimen menggunakan HP untuk tracking ikan," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pakar UI: Salahi RAB, proyek infrastruktur bisa dibongkar
Rabu, 13 November 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Pakar Struktur Bangunan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Indonesia...
Presiden minta skema program percepatan rehabilitasi sekolah rusak segera disusun
Selasa, 12 November 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo meminta agar skema program bersama antara pe...
Diprotes warga, perataan lahan proyek UIII terhenti
Senin, 11 November 2019 - 20:28 WIB
Elshinta.com - Perataan lahan sebesar 200 ribu hektar proyek Kampus Universitas Islam Inte...
Pakar sarankan Pemerintah manfaatkan Teluk Balikpapan untuk bangun ibu kota baru
Senin, 11 November 2019 - 08:52 WIB
Elshinta.com - Pakar transportasi Djoko Setijowarno menyarankan kepada Pemerintah agar memanfaatkan ...
Bertemu JK, Anies bicarakan Masjid Apung Ancol jadi ikon unik
Minggu, 10 November 2019 - 06:30 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membicarakan Masjid Apung Ancol menjadi...
Kementerian PUPR nilai strategi pengembangan kota harus diimbangi desa
Sabtu, 09 November 2019 - 13:52 WIB
Elshinta.com - Kementerian PUPR menilai strategi pengembangan serta pembangunan kawasan pe...
Atasi sekolah ambruk, guru besar sarankan sistem rangka
Sabtu, 09 November 2019 - 10:49 WIB
Elshinta.com - Guru besar bidang arsitektur dari Universitas Indonesia Profesor Paramita A...
Pemerintah pastikan pantau penggunaan dana desa yang telah disalurkan
Jumat, 08 November 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Dana desa yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuanga...
72 sekolah rusak butuh prioritas anggaran rehab
Kamis, 07 November 2019 - 20:55 WIB
Elshinta.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menginvent...
Warga rasakan manfaat TMMD di Purwakarta
Kamis, 07 November 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-106 Kodim 0619/Purwakarta memb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)