Mahasiswa Papua di Malang: Kami aman, jangan terprovokasi
Elshinta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:37 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Mahasiswa Papua di Malang: Kami aman, jangan terprovokasi
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Mahasiswa Papua yang menimba ilmu di Malang, Jawa Timur, membantah kalau dirinya mendapat teror dan ancaman selama menimba ilmu di Kota Malang. Bahkan mereka mengaku nyaman menjalani studi di kota pendidikan itu.

Salah satu mahasiswa asal Papua, Mauridz Jimmy mengaku tidak pernah mendapat gangguan dari pihak manapun selama empat tahun terakhir tinggal di Kota Malang.

"Secara pribadi kami tidak mendapat kendala apapun, kami pribadi itu aman, kami nyaman," kata dia, kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Rabu (21/8) usai melakukan pertemuan dan makan siang bersama Wali Kota Sutiaji, Wakil Wali Kota Sofyan Edy Jarwoko, dan Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Bahkan tidak hanya menuntut ilmu, dalam menjalankan ibadah dirinya sama sekali tidak mendapat gangguan. "Kami aman di Kota Malang, baik itu warga sekitar di rumah kostnya di kawasan Hamid Rusdi, Bunulrejo, Kota Malang. Sehingga dia meminta warga Papua tidak mudah terprovokasi dengan isu negatif yang beredar saat ini," tandasnya.

Terkait organisasi kemahasiswaan yang diikutinya, Mauridz mengaku kalau ia mengikuti organisasi intra kampus. "Tidak pernah kami ikut organisasi luar," ucapnya.

"Ia berharap buat semua saudara yang di Papua jangan mudah terpengaruh atau terprovokasi agar kita tidak terpecah belah dari NKRI. Kami satu, kami Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan jaminan keamanan bagi warga, pelajar, mahasiswa Papua yang ada di Malang. "Malang sangat aman dan terbuka bagi siapa saja termasuk Papua yang merupakan bagian dari NKRI," singkatnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolresta Bandung sambangi TK Kemala Bhayangkari
Selasa, 18 Februari 2020 - 19:58 WIB
Kapolresta Bandung, Jawa Barat, sambangi TK Kemala Bhayangkari, Kecamtan Cicalengka, Kabupaten Bandu...
UM Palangkaraya beri beasiswa mahasiswa hafal lima juz Al Quran
Selasa, 18 Februari 2020 - 17:44 WIB
Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya akan memberikan beasiswa berupa kuliah gratis selama dela...
Awal 2020, Universitas Negeri Malang kembali kukuhkan dua guru besarnya
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:28 WIB
Universitas negeri Malang (UM) kembali mengukuhkan dua guru besarnya. Dua orang guru besar ini masin...
Siswa Latja Diktuk Ba Polri SPN Polda Jabar ikuti pelatihan TPTKP
Senin, 17 Februari 2020 - 18:58 WIB
Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah memberikan materi pelatihan penanganan pertama tempat kej...
Gugah cinta dirgantara, puluhan ribu siswa saksikan air show
Senin, 17 Februari 2020 - 18:15 WIB
Kegiatan air show Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang ...
Disdik Kabupaten Tangerang pantau aturan dana BOS
Senin, 17 Februari 2020 - 17:13 WIB
Dalam melakukan pemantauan terkait aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang langsung didis...
Tingkatkan nasionalisme, ITN Malang gelar upacara dengan pakaian daerah
Senin, 17 Februari 2020 - 16:58 WIB
Guna menanamkan jiwa nasionalisme pada kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, rektor, kary...
Sekjen MPR ajak alumni FH Unsoed saling mendukung untuk Indonesia
Minggu, 16 Februari 2020 - 12:49 WIB
Sekretaris Jenderal MPR RI Ma`ruf Cahyono mengajak para alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal S...
Festival Sains dan Budaya 2020 angkat kearifan lokal dan budaya bangsa
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:06 WIB
Penyelenggaraan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) ke-6 akan kembali diselenggarakan dalam ...
KPPPA terjunkan tim tindaklanjuti perundungan murid SMP di Malang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:17 WIB
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)