BMKG sebut titik panas di Kalbar mengalami penurunan
Elshinta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:38 WIB |
BMKG sebut titik panas di Kalbar mengalami penurunan
Sumber foto: https://bit.ly/2NiDwKN

Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menyatakan titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat mengalami penurunan pada Selasa (20/8), dibanding satu hari sebelumnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti kepada Antara di Sungai Raya, Selasa (20/8), mengatakan bahwa titik panas yang terpantau dari Senin (19/8) pukul 07.00 WIB sampai hari ini pukul 07.00 WIB sebanyak 140 titik panas, dan paling banyak ada di Kabupaten Sanggau sebanyak 46 titik panas.

Erika menjelaskan, sebelumnya pada Senin (19/8) terpantau sebanyak 404 titik panas, dan paling banyak ada di Kabupaten Ketapang (146) disusul Kabupaten Sanggau (81), Kubu Raya (65), Mempawah (29), Landak (22), dan Sintang (15).

Lebih lanjut, BMKG Supadio Pontianak juga memprakirakan di sejumlah wilayah di Kalbar masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada pukul 21.30 WIB, di antaranya di Kabupaten Sanggau, Landak,  Kubu Raya, Kayong Utara, Sekadau, Ketapang dan Kapuas Hulu.

Erika menjelaskan untuk indeks standar pencemaran udara (ISPU), berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah, Kalbar, secara umum kualitas udara mulai membaik, kemudian mulai pukul 09.00 WIB kualitas udara masuk dalam kategori sedang. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiga kapal TNI AD angkut bantuan kemanusiaan ke Kalsel dan Sulbar
Jumat, 22 Januari 2021 - 13:13 WIB
TNI AD mengerahkan tiga kapal, yakni ADRI 50, ADRI 51, dan ADRI 52 untuk mengangkut personel, bahan-...
Warga ramai-ramai memancing ikan lepas akibat banjir di Banjarmasin
Jumat, 22 Januari 2021 - 13:02 WIB
Warga ramai-ramai memancing ikan yang akibat banjir lepas dari tempat budi daya dan masuk ke aliran ...
Warga terdampak gempa Sulbar diminta tanam pohon cegah longsor
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:51 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah dan warga terdampak gempa Sul...
Ratusan ekor ternak babi warga Lembata mati terserang ASF
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:18 WIB
Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mencatat sekitar 800-an ekor ternak babi mi...
Uang beredar meningkat pada Desember 2020 jadi Rp6.900 triliun
Jumat, 22 Januari 2021 - 12:07 WIB
Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Desember 2020 menjadi ...
KPPU intensifkan pemantauan harga daging di Sumatera
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:56 WIB
Kantor Wilayah II Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengintensifkan pemantauan harga daging sa...
75 persen pelanggaran selama PPKM di Surabaya tidak pakai masker
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:45 WIB
Sebanyak 75 persen pelanggaran protokol kesehatan (prokes) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan m...
Keluarga korban kecelakaan SJ-182 tabur bunga di Kepulauan Seribu
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:34 WIB
Sejumlah anggota keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Jumat menaburkan bunga...
Rupiah terkoreksi dipicu kembali naiknya imbal hasil obligasi AS
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:23 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi terkoreksi, dipic...
Kemenparekraf meninjau kemungkinan terapkan `travel bubble` di Batam
Jumat, 22 Januari 2021 - 10:50 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meninjau kemungkinan penerapan travel bu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV