MUI imbau masyarakat tak terpancing isu rasisme Papua
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 14:37 WIB |
MUI imbau masyarakat tak terpancing isu rasisme Papua
Sekjen MUI Anwar Abbas. Sumber foto: https://bit.ly/2z51G3n

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu rasisme soal Papua mengingat di era media sosial dapat memperkeruh suasana jika tidak dikelola dengan baik.

"MUI mengimbau masyarakat tetap tenang, mengendalikan diri serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bermacam-macam agar suasana tenang dan damai, tetap terjaga dan terpelihara serta tidak semakin keruh," kata Anwar di Jakarta, Senin (19/8).

Dilaporkan Antara, Anwar menyesalkan terjadinya tindak kekerasan berbau SARA yang belakangan terjadi di Surabaya, Malang dan Papua. Menurut dia, hal-hal itu sangat mengganggu ketenteraman dan rasa kebersamaan di kalangan anak bangsa yang memiliki keberagaman.

Anwar menyebut seluruh masyarakat harus sadar dan menyadari bahwa Indonesia adalah milik bersama yang harus dijaga dan dipelihara bersama.

Adapun bagi pihak aparat keamanan agar dapat bekerja dengan baik. "Kepada pihak aparat keamanan dan penegak hukum, MUI mengimbau agar bekerja secara profesional sehingga masalah yang kita hadapi dapat kita atasi dengan baik," pungkasnya. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Latihan Staf Gema Bhakti libatkan TNI dan komando Indo-Pasifik Amerika Serikat
Selasa, 17 September 2019 - 15:24 WIB
Elshinta.com - Perwira Staf Ahli Tk II Bidang Bantuan Kemanusiaan Panglima TNI Brigjen TNI Achmad Ri...
Menko Polhukam sebut ada kelompok punya ideologi beda dengan Pancasila
Jumat, 13 September 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto mengatakan, ada kelompok yang mempunyai ideologi berbeda den...
Panglima: Latgab TNI tingkatkan interoperabilitas lintas matra
Kamis, 12 September 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, diwakili oleh Komandan Sekolah Staf dan Kom...
Polres jamin keamanan warga Papua di wilayah Majalengka
Kamis, 12 September 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, menegaskan, pihaknya siap menjamin kenyamanan warg...
LPOI minta Pemerintah lebih tegas terhadap bahaya radikalisme, terorisme dan separatisme
Kamis, 12 September 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengadakan seminar bertajuk "Selamatkan Indon...
Sejumlah tokoh ucapkan sumpah perdamaian untuk Papua
Kamis, 12 September 2019 - 08:37 WIB
Elshinta.com - Kapolda Sumatera Utara menjadi satu dari deretan tokoh yang mengucapkan sumpah perd...
Mabes Polri pastikan penetapan tersangka Veronica Koman sesuai SOP
Rabu, 11 September 2019 - 12:31 WIB
Elshinta.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan...
Akademisi: Gerakan ekstremis dan separatis di Papua langgar hukum internasional
Rabu, 11 September 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Kedaulatan wilayah Indonesia secara Hukum Internasional yang dikeluarkan oleh Perseri...
Menko Polhukam pastikan kondisi di Papua-Papua Barat sudah berjalan normal
Selasa, 10 September 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto m...
Divisi Infanteri 1 Kostrad latihan penanggulangan bencana, melihat kesiapsiagaan prajurit
Senin, 09 September 2019 - 11:09 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana yang ada di Indonesia, P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)