Dua proyek hunian Crown Group sabet penghargaan bergengsi
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:15 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Dua proyek hunian Crown Group sabet penghargaan bergengsi
Dua proyek hunian Crown Group sabet penghargaan bergengsi. Foto: istimewa

Elshinta.com - Pengembang properti terkemuka Australia, Crown Group, menerima penghargaan bergengsi untuk dua proyek huniannya di Sydney pada perhelatan UDIA NSW Awards for Excellence 2019.

Arc by Crown Group yang ikonik di Sydney dipuji sebagai salah satu Pengembangan Hunian Vertikal terbaik di Australia, sementara Mastery by Crown Group, pengembangan hunian ikonik di Waterloo, dipuji karena pendekatan pemasaran yang inovatif.

Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan penghargaan industri bergengsi itu sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi perusahaan untuk menciptakan pengembangan hunian ikonik global yang menetapkan standar baru untuk desain di Australia.

"Di Crown Group, kami selalu berusaha untuk menetapkan tolok ukur baru dalam setiap pengembangan kami," kata Sunito dalam rilisnya kepada Elshinta.com, Senin (19/8).

"Bangunan kelas dunia yang unik ini mewujudkan semua prinsip yang diyakini oleh Crown Group – sebuah mahakarya arsitektur yang akan menjadi lokasi hunian yang paling dicari di Sydney untuk tinggal, bekerja, dan bermain."

Dirancang oleh Koichi Takada Arcitects yang  telah diakui secara internasional, Arc by Crown Group, menara hunian bergaya Manhattan setinggi 25 lantai ini menjadi bangunan yang mencolok di cakrawala Sydney ketika selesai dibangun pada tahun 2018, dengan façade bata merah yang terlihat seperti bangunan kuno dan 59 lengkungan baja putih yang mencolok, membungkus kaca dan baja lantai atas dan area rooftop.

Dirancang untuk mempercantik dan meremajakan fasilitas publik di kota, Crown Group telah bekerja secara kolaboratif untuk memulihkan area Skittle Lane yang awalnya dibangun pada 1800-an sebagai jalur untuk melayani gudang-gudang di sekitarnya dan digunakan sebagai jalur bowling untuk para pelaut dan tentara.

Menggunakan blok trachyte, Crown Group mengubah Skittle Lane menjadi area pejalan kaki dan butik ritel dengan atrium yang menghubungkan King Street dengan Kent dan Clarence Street. Crown Group telah menambahkan tampilan area Skittle Lane dengan keberadaan etalase temuan-temuan arkeologis di situs tersebut.

Mastery by Crown Group, kampanye pemasaran yang sangat sukses untuk proyek pembangunan hunian lima menara yang mampu menghasilkan nilai penjualan lebih dari Rp400 milyar hanya dalam beberapa jam saja pada sesi penjualan fase pertama.

Peluncuran program pemasaran global yang dilakukan di Jakarta, Surabaya, Shanghai, Hongkong, dan baru-baru ini di Singapura dan Tokyo, mampu membuka pintu bagi para pembeli internasional. Kampanye pemasaran ini berhasil menarik ribuan minat calon pembeli, perhatian media di seluruh dunia dan lebih dari 2000 undangan menghadiri acara peluncuran Mastery by Crown Group di Moore Park.

Dikembangkan dalam kemitraan dengan Mitsubishi Estate Group, Mastery by Crown Group menampilkan 368 unit apartemen mewah yang ketika selesai pada tahun 2021 dan akan dilengkapi dengan kolam renang tanpa batas di puncak gedung, gym, spa, bioskop mini, ruang komunitas dan pusat ritel di lantai dasar yang terdiri dari gabungan restoran, kafe dan toko, dan "eat street" Jepang pertama di Sydney.

Menara hunian setinggi 20 lantai yang dirancang oleh Arsitek Jepang yang terkenal di Dunia, Kengo Kuma, menampilkan desain bangunan berbalut kayu pada eksterior menara hijau rimbun yang meniru 'hutan bertumpuk'. Tiga menara lainnya adalah karya arsitek pemenang penghargaan, Koichi Takada Architects, sedangkan menara hunian kelima dirancang oleh arsitek yang berbasis di Sydney, Silvester Fuller.

"Kami sangat senang melihat dua proyek pengembangan Crown Group meraih penghargaan UDIA," kata Sunito.

“Dalam dua dekade terakhir Crown Group telah mendapatkan reputasinya karena mengubah ide-ide besar menjadi pengembangan inovatif; dan berusaha untuk melampaui batasan-batasan saat ini dalam pengembangan hunian,” demikian Sunito.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hotel apartemen milik pengusaha kelahiran Indonesia sabet dua penghargaan di Australia
Senin, 16 September 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - SKYE Suites Sydney meraih posisi teratas sebagai Best Technology Hotel di HM Awards...
Dua proyek hunian Crown Group sabet penghargaan bergengsi
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Pengembang properti terkemuka Australia, Crown Group, menerima penghargaan bergengs...
Perhatikan hal ini sebelum membeli rumah bekas
Jumat, 16 Agustus 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Rumah merupakan salah satu investasi besar dan ketika membelinya maka harus memastika...
Jakarta akan punya hunian vertikal kelas dunia dengan konsep waterfront
Senin, 29 Juli 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Salah satu perusahaan pengembang hunian swasta terbesar di Sydney, Australia, Cr...
3 Keunikan Bisnis Properti
Jumat, 12 Juli 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Bisnis properti selain bisa dilakukan siapa saja, ternyata juga memiliki keunikan. Ji...
Proses kredit rumah DP Rp0 dimulai pekan depan
Jumat, 05 Juli 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Rumah DP Rp0, Dzikran Kurniawan mengatakan, proses...
Bisnis properti dapat dilakukan oleh semua orang
Jumat, 05 Juli 2019 - 11:00 WIB
Elshinta.com - Properti merupakan bidang bisnis yang dapat digeluti oleh semua kalangan. Orang yang ...
250 anggota Brimob ikuti sosialisasi kepemilikan rumah bersubsidi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 21:23 WIB
Elshinta.com - Terkait program 1 juta rumah bersubsidi yang digagas pemerintah, sekitar 250 ang...
Pemilu 2019 pengaruhi properti sektor menengah-atas
Jumat, 10 Agustus 2018 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Konsultan properti Colliers International menyatakan pelaksanaan Pemilu 201...
Masjid At-Taqarrub sudah bisa digunakan shalat tarawih, setelah rusak akibat gempa
Kamis, 17 Mei 2018 - 11:46 WIB
Elshinta.com Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun kembali Masj...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)