Jonan minta lahan reklamasi Freeport ditanami tanaman keras
Elshinta
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:27 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Jonan minta lahan reklamasi Freeport ditanami tanaman keras
Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Sumber foto: https://bit.ly/2KPKdBk

Elshinta.com - Menutup rangkaian kunjungan kerjanya di PT Freeport Indonesia (PT FI) usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengunjungi lokasi pusat reklamasi keanekaragaman hayati PT FI di Timika, Papua. Di lokasi reklamasi Menteri ESDM secara simbolis melakukan penanaman Pohon Bintangon.

Proses kumpulan tailing akan menjadi hutan baru dalam waktu 10-15 tahun, dan akan lebih cepat lagi jika ada campur tangan manusia yang membantunya, dilansir dari laman resmi ESDM.

Kegiatan operasi pertambangan PT FI menghasilkan tailing berupa pasir sisa tambang (Sirsat). Sirsat yang dihasilkan dari kegiatan PT FI ini mencapai 97 persen dari produk batuan biji yang dihasilkan. Sirsat yang merupakan sisa gerusan batuan biji setelah mineral tembaga, emas dan peraknya diambil (dalam bentuk konsentrat) ini selanjutnya ditempatkan di lokasi yang dikunjungi Menteri ESDM, Minggu (18/8).

"Saya mengunjungi pusat budi daya untuk penanaman lagi di wilayah yang terkena dampak dari sisa tanah hasil kegiatan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia yang di atas, di Grasberg dan sekitarnya. Menurut informasi dari Bapak Toni, tailing disini tidak berbahaya karena proses yang dilaksanakan adalah proses fisika dan bukan proses kimiawi yang berbahaya," ujar Jonan di lokasi reklamasi.

Meski tidak berbahaya dan beracun, karena volumenya besar sekali yakni sekitat 200.000 ton per hari, maka menurut Jonan, semua yang terdampak seperti tanaman akan mati, dan ini mesti ditanami kembali. Lokasi tempat penimbunan tailing diperkirakan akan kembali menjadi hutan alami dalam waktu 10-15 tahun. Setelah menjadi hutan kembali Jonan menyarankan agar ditanami tanaman keras jangan jenis perdu.

"Informasi yang saya dapat, lokasi limbah tailing ini dalam 10 tahun sudah menjadi 'hutan muda'. Jika demikian maka saya menyarankan agar di lokasi ini lebih banyak ditanami tanaman keras misalnya, kayu merbau dan trambesi, kalau tanaman keras itu bisa survive mestinya oke, mengapa demikian, karena kalau hanya tanaman perdu itu lebih mudah, karena dia bisa menyesuaikan di berbagai jenis soil yang bermacam-macam, tetapi kalau tanaman keras belum tentu," ujar Jonan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Di bawah komando Kodam III Siliwangi, empat pemda hijaukan KBU
Rabu, 26 Februari 2020 - 10:18 WIB
Pemerintah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, dan Kota Bandung, serta Sektor 22 Cit...
Sektor 21 Citarum dan PWI Kota Bandung tanam 2.000 pohon
Selasa, 25 Februari 2020 - 21:42 WIB
Sektor 21 Citarum Harum bersama PWI Kota Bandung melaksanakan penanaman 2.000 berbagai jenis pohon s...
Bupati Tangerang instruksikan jaga kebersihan di lingkungan pesantren
Selasa, 25 Februari 2020 - 16:37 WIB
Wali Kota Jambi dan Bupati Pringsewu, belajar program unggulan soal kebersihan pesantren di Kabupate...
Cegah abrasi, Basarnas Mamuju tanam pohon bakau
Minggu, 23 Februari 2020 - 12:49 WIB
Kantor Basarnas Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (22/2) melakukan aksi penanaman pohon bakau di...
Realisasikan program Kapolri, polisi di Buton tanam 900 pohon bibit mangrove
Jumat, 21 Februari 2020 - 19:25 WIB
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Kepolisian Resor (Polres) Buton menanam 900 pohon bib...
Duh, limbah minyak hitam kembali cemari Pantai Bintan
Rabu, 19 Februari 2020 - 18:38 WIB
Limbah minyak berwarna hitam kembali mencemari pantai, yang sebagian dijadikan sebagai objek wisata ...
Prajurit Yonif 8 Marinir gotong royong di Alur Dua Baru
Jumat, 14 Februari 2020 - 18:45 WIB
Batalyon Infanteri (Yonif) 8 Marinir/Tangkahan Lagan, melaksanakan Pembinaan Desa Pesisir (Bindesir)...
BNPB minta Polri tak ragu tindak tegas para perusak lingkungan
Kamis, 13 Februari 2020 - 10:49 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meminta pihak Kepolisian agar tida...
Dansektor 21 Citarum Harum, dukung kegiatan penghijauan PWI Kota Bandung
Senin, 10 Februari 2020 - 17:15 WIB
Dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2020, PWI Kota Bandung berencana menggelar kegiatan penghijaua...
Cuaca panas picu karhutla di Pulau Ambon
Sabtu, 08 Februari 2020 - 14:59 WIB
Cuaca panas dengan suhu yang mencapai lebih dari 32 derajat celsius telah mengakibatkan hutan mudah ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)