Ekowisata Mangrove tingkatkan perekonomian masyarakat Pasir Putih
Elshinta
Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:11 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ekowisata Mangrove tingkatkan perekonomian masyarakat Pasir Putih
Foto: Istimewa/Radio Elshinta

Elshinta.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) memiliki berbagai program corporate social responsibility (CSR) untuk masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar wilayah operasinya. 

Salah satunya program CSR unggulan PHE ONWJ yaitu pengelolaan hutan pendidikan di wilayah pesisir Subang dan Karawang, bernama Kapal Kehati GreenThink yang sudah ditetapkan sebagai Jawara Wisata Subang oleh Bupati. 

Keberhasilan ini mendorong perusahaan untuk melakukan replikasi  di Desa Pasir Putih Karawang. Pada 2017 lalu di Pasir Putih sudah memiliki program Orang Tua Asuh Pohon (OTAP), program tersebut terus berjalan dan pada 2018 berkembang dengan program Ekowisata Mangrove Pasir Putih Karawang. 

"Kami melihat berbagai permasalahan di Pasir Putih. Di sini ada 938 keluarga yang terancam terkena abrasi pantai, padahal kehidupan mereka juga bergantung terhadap hasil laut, istri nelayan juga tidak produktif. Dari permasalahan tersebut, kami usung program untuk membantu mempercantik lingkungan serta bisa menambah perekonomian bagi mereka. Caranya dengan membuka ekowisata mangrove dan terumbu karang, peningkatan kapabilitas nelayan. Selain itu kami berdayakan istri nelayan dengan meningkatkan kapasitas mereka mengolah produk hasil laut terutama rajungan, mengingat Pasir Putih ini merupakan sentra rajungan di Jawa Barat," ujar VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya, seperti dalam rilis yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Untuk mengatasi abrasi pantai, PHE ONWJ dan masyarakat bergotong royong untuk menggunakan ban bekas sebagai media penahan abrasi. Ada sekitar 2.000 ban bekas yang digunakan sebagai media penahan abrasi untuk lahan pesisir seluas 14.440 m2. 

Bukan hanya itu, kolaborasi ini menghasilkan 20 hektare lahan termanfaatkan sebagai ekowisata mangrove terintegrasi. Ada 90.000 mangrove yang sudah tertanam di area tersebut. 

Terbentuknya kelompok pengelola ekowisata juga membuat perekonomian nelayan dan masyarakat Pasir Putih meningkat, terbukti kelompok nelayan dan masyarakat berhasil mendapatkan omzet sebesar Rp25.200.000 per tahun dari pengelolaan kawasan Ekowisata Mangrove dan Terumbu Karang Pasir Putih. 

"Ekowisata Pasir Putih bisa dinikmati masyarakat umum. Di sini, ada wisata mangrove, wisata terumbu karang, bird watch tower, rajungan icon, pembibitan mangrove dan dramaga untuk berfoto," jelasnya. 

Ifki berharap, apa yang diupayakan PHE ONWJ dapat melestarikan mangrove sehingga kesejahteraan masyarakat Pasir Putih juga meningkat.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tetapkan Direktur PT BHL sebagai tersangka
Kamis, 19 September 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan Direktur Operasional PT Bumi Hijau Lestari (BHL) berinisial AK seba...
Kepala BNPB: Butuh dukungan semua pihak atasi karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 19:04 WIB
Elshinta.com - Instansi pemerintah tidak dapat mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla...
Ibu Negara akan sulap bantaran Sungai Cipakancilan jadi taman
Kamis, 19 September 2019 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Setelah menjadi lokasi pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih, Ibu Negara Iriana...
Ibu Negara canangkan Aksi Gerakan Indonesia Bersih di Bogor
Kamis, 19 September 2019 - 13:37 WIB
Elshinta.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Gubernur Jawa Barat Atalia Praratya, da...
Kemarau panjang, Pemkab Muba gelar Salat Istisqa
Rabu, 18 September 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Akibat musim kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan b...
Kurangi asap pekat akibat karhutla dengan hujan buatan
Rabu, 18 September 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Menyikapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) yang terjadi di Kalimantan Teng...
Pemkot Palangka Raya tetapkan tanggap darurat karhutla
Rabu, 18 September 2019 - 10:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menetapkan untuk menaikan status keb...
Kenapa BPBD Riau tolak bantuan DKI Jakarta? Ini alasannya
Rabu, 18 September 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengaku...
Modifikasi cuaca opsi penanganan karhutla, bagaimana caranya?
Selasa, 17 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi faktor yang mengha...
Tinjau lokasi karhutla, Presiden: Kalau sudah kejadian sulit memadamkannya
Selasa, 17 September 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Usai melaksanakan salat Istisqa untuk meminta turunnya hujan, Presiden Joko Widodo (J...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)