Sepakbola jadi wadah persatuan, Muhammadiyah dan Uni Papua FC teken MoU
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:23 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Sepakbola jadi wadah persatuan, Muhammadiyah dan Uni Papua FC teken MoU
Sumber foto: Elshinta/Istimewa

Elshinta.com - Sepakbola adalah medium yang paling cair bisa menjadi wadah dalam membangun kemajemukan bangsa. Pertandingan sepakbola membuat masyarakat mudah berbaur dan berinteraksi. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir saat melakukan kesepakatan bersama dengan Perkumpulan Sepakbola Uni Papua, Komunitas Sepakbola Sosial di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Jakpus, Jumat (16/8).

Namun, Haedar menilai, kejadian belakangan sepakbola di tanah air menjadi media vandalisme dan menjadi menyeramkan. Karena itulah, PP Muhammadiyah berharap MoU dengan Uni Papua bisa menjadikan sepakbola sebagai media perdamaian, relasi sosial yang inklusif terang Haedar.

"MoU ini bisa membangun karakter yang cinta damai, kemajuan dan keberagaman bangsa," ungkap Haedar. Ia menambahkan, begitu terbuka dengan MoU ini karena lembaganya berbuat tidak kenal lelah lewat karya nyata yang konkret.

Terlebih Muhammadiyah memiliki organisasi Hubbul Wathon, organisasi sepakbola Muhammadiyah yang telah berdiri lebih dari setengah abad, seperti rilis resmi yang diterima Redaksi Elshinta.com.

CEO Uni Papua FC, Harry Widjadja mengungkapkan, kesepakatan bersama ini adalah pondasi untuk bersama sama membangun karakter generasi muda khususnya sepakbola. "Kita ingin sepakbola sebagai wadah kedamaian dan karakter fairplay," ungkap Harry. Harry melanjutkan pihaknya akan melakukan pelatihan pelatihan sepakbola di lembaga pendidikan milik muhammadiyah.

Sementara Presiden Football For Peace Interfaith Indonesia KH. Zahrul Azhar Asumta menegaskan, sepak bola menjadi media sangat tepat untuk menjaga persatuan. Sepakbola bisa menularkan virus perdamaian anti diskriminasi, kompak membangun bersama dan cara smart bisa dilakukan melalui cara ini untuk menyatukan bangsa.

"Dengan sepakbola untuk menanamkan nilai-nilai demi mewujudkan Indonesia aman dan damai. PP Muhammadiyah dan Uni Papua FC bisa ikut serta dalam pertandingan Sepakbola dan menjadikan Pancasila sebagai keajaiban dan jadi contoh dunia," ungkap Gus Hans, sapaan akrabnya.

Dalam acara itu juga dilakukan pertukaran jersey antara PP Muhammadiyah dan Unia Papua FC. Jersey Uni Papua FC dengan nomor 17 sebagai simbol kemerdekaan dan jersey Hubbul Wathon nomor 5 sebagai simbol Pancasila.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua klub raksasa Eropa incar bek Liverpool
Selasa, 17 September 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Barcelona dan Real Madrid tengah mengincar kesepakatan dengan bek tengah Liverpool ...
Bus Persib dilempari batu, dua pemain terluka di kepala
Minggu, 15 September 2019 - 07:49 WIB
Elshinta.com - Dua pemain Persib Bandung mengalami luka terkena lemparan batu dari sekelompok oran...
Tottenham sikat Crystal Palace empat gol tanpa balas
Minggu, 15 September 2019 - 06:24 WIB
Elshinta.com - Tottenham Hotspur menang 4-0 atas Crystal Palace dalam laga pekan kelima Liga Inggri...
Wolfsburg bermain imbang 1-1 lawan Dusseldorf
Sabtu, 14 September 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - VfL Wolfsburg bermain imbang 1-1 di kandang Fortuna Dusseldorf, Jumat (13/9) waktu s...
Satgas Antimafia Bola jilid II awasi Liga 2 dan Liga 3
Sabtu, 14 September 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Satgas Antimafia Bola jilid II yang diaktifkan mulai 6 Agustus 2019 bergerak mengawa...
Pendaftaran calon ketum, wakil, dan anggota Exco PSSI bergulir
Jumat, 13 September 2019 - 10:27 WIB
Elshinta.com - Komite Pemilihan PSSI telah membuka pendaftaran calon ketua umum, wakil, dan anggot...
Iran antisipasi kejutan pemain Timnas Indonesia U-19
Rabu, 11 September 2019 - 07:27 WIB
Elshinta.com - Tim Nasional Iran U-19 mengantisiapasi kejutan permainan dari Indonesia U-19, saat na...
Arsene Wenger ungkapkan penyesalan terbesar dalam hidup
Selasa, 10 September 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger (69) mengungkapkan salah satu penyesalan terb...
Atletico Madrid sandang gelar raja transfer Eropa tahun ini
Selasa, 10 September 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Surat kabar Spanyol `As` dan `Transfermarkt` mendaulat Atletico Madrid sebagai raja...
Pradi Supriatna sebut Depok pemasok pesepakbola nasional
Senin, 09 September 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mencanangkan kebangkitan persepakbolaan Kota ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)