Pemprov DKI jalin kerjasama penggunaan ERP dengan Kominfo
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:45 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Pemprov DKI jalin kerjasama penggunaan ERP dengan Kominfo
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sumber foto: https://bit.ly/2TA3PgG

Elshinta.com - Pemprov DKI Jakarta bersama Dirjen Aplikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membahas penggunaan teknologi yang paling tepat untuk mengatur pajak, kemacetan atau ERP.

“Karena dengan era sekarang, maka kita sudah bisa menggunakan aplikasi yang menempel di HP,  yang menempel di kendaraan, untuk kemudian memberikan yang disebut electronic road pricing (ERP) itu. ERP bukan hanya berbasis satu, dua ruas jalan, tapi bisa banyak ruas jalan, dan bergantung jamnya, jauh lebih canggih sekarang,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/8).

Penerapan sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) yang sudah lama diwacanakan Pemprov DKI Jakarta ini sebagai salah satu cara mengatasi kemacetan. Meski demikian, sampai saat ini belum ada kepastian kapan ERP akan dilaksanakan.

Setelah konsultasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung), disarankan agar Pemprov DKI mengulang proses tender. “Dari Kejaksaan sudah mengirimkan surat, bahwa proses tender harus diulang. Kita nanti akan melakukan ulang,” jelas Anies.

Ia juga menyebutkan jajarannya sudah bertemu dengan Dirjen Aplikasi untuk membahas hal tersebut. Jika fase pembahasan rampung, pihaknya akan menyampaikan kepada publik bagaimana kelanjutan proyek tersebut.

Ia menambahkan, kalau dulu perkembangan teknologi belum secanggih seperti sekarang. Zaman dulu, masih  menggunakan gawang (gate) yang harus dilewati, dan diatur secara manual, dilansir dari InfoPublik, Jumat (16/8).

Pihaknya tidak ingin konsep ERP ini mengadopsi teknologi yang lama, seperti menggunakan gawang atau gate tersebut. Kendaraan masuk di tempat-tempat tertentu. “Oleh karena itu, pihaknya menjalin kerjasama dengan Dirjen Aplikasi, untuk memastikan, bahwa teknologi yang nanti digunakan untuk ERP di Jakarta adalah teknologi yang terbaru, memudahkan bagi kita dan memudahkan bagi  warga,” imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Waspada! Potensi hujan di Jakarta hari ini
Jumat, 28 Februari 2020 - 07:12 WIB
Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah DKI Jakarta, Jumat (28/2) hari ini. Namu...
Politisi Demokrat minta Sekda DKI mundur soal banjir
Kamis, 27 Februari 2020 - 21:34 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat Irwan menyayangkan pernyataan dari Sekretaris Daerah ...
 Berbuat asusila pada 5 bocal lelaki, Kakek KS ditangkap petugas
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:08 WIB
Polres Metro Depok jadikan tersangka seorang lelaki KS (63) yang melakukan perbuatan asusila kepada ...
Potensi hujan di Jakarta hari ini
Kamis, 27 Februari 2020 - 08:05 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan da...
BI dan Polri musnahkan sekitar 50.000 lembar rupiah palsu
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:58 WIB
Bareskrim Polri bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) memusnahkan 50.087 lembar uang rupiah palsu ...
Bareskrim Polri musnahkan 341 kg sabu dan 51 kg ganja
Rabu, 26 Februari 2020 - 13:47 WIB
Sebanyak 341,6 kg narkoba jenis sabu dan 51 kg ganja hasil pengungkapan tim penyidik Direktorat Tind...
Hujan lebat berpotensi guyur Jakarta
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:55 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hu...
Tiga pintu air Jakarta masih siaga tiga
Rabu, 26 Februari 2020 - 07:31 WIB
Hingga Rabu (26/2) pagi, tiga pintu air di Jakarta masih berstatus siaga tiga atau waspada. 
Projo DKI pertanyakan `Contingency Plan` hingga anggaran banjir Jakarta
Selasa, 25 Februari 2020 - 20:11 WIB
Banjir Jakarta membuktikan buruknya pengelolaan lingkungan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Menteri Edhy: Satgas 115 tidak akan tumpang tindih
Selasa, 25 Februari 2020 - 19:36 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan bahwa Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)