Sinergi ESDM dan Pertamina tangani peristiwa YYA-1
Elshinta
Jumat, 16 Agustus 2019 - 08:37 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Sinergi ESDM dan Pertamina tangani peristiwa YYA-1
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Z5JDZw

Elshinta.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina bersinergi  dalam menangani peristiwa yang terjadi di sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ).

Kasubdit Keselamatan Hulu Direktorat Teknik dan Lingkungan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, Mirza Mahendra menjelaskan, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pengawasan dan pemantauan atas upaya penanganan yang dilakukan di lapangan.

“Kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini dan KESDM terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara langsung  upaya penanganan di lapangan,” katanya dalam konferensi pers yang digelar di kantor Pertamina, Jakarta, Kamis (15/8).

Lebih lanjut ia menuturkan saat ini Kementerian ESDM masih fokus pada penanganan peristiwa tersebut dan proses investigasi penyebab kebocoran akan dilakukan setelah seluruh proses penanganan selesai.

“Investigasi penyebab bocoran akan dilakukan setelah selesai penanganan,” tambahnya, berdasarkan rilis resmi yang diterima Redaksi Elshinta.com.

Seperti diketahui, PHE ONWJ menerapkan strategi proteksi berlapis untuk menahan tumpahan minyak Sumur YYA-1. Selain penanganan kontrol sumur yang saat ini sudah mencapai kedalaman 1680 meter atau 5512 feet, PHE ONWJ melokalisasi minyak dengan pengoperasian static dan moveable oil boom, serta menyedot ceceran minyak menggunakan skimmer dan slurry pump.

“Saat ini Static Oil Boom hampir penuh mengelilingi sumber utama (anjungan), bukaan hanya untuk akses skimmer dan kapal untuk mengambil spill yang nantinya dimasukkan kedalam penampungan sementara untuk diproses lebih lanjut,” jelas Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu pada kesempatan yang sama.

Menurut Dharmawan, progress penanganan yang dicapai saat ini juga karena dukungan banyak pihak, termasuk Kementerian ESDM, Kementerian Kordinator Kemaritiman, Ditjen Migas, SKK Migas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian LHK, serta Kemenko Perekonomian dan Menteri di bawah koordinasinya antara lain Menteri BUMN, Mendagri, TNI dan Polri, BNPB, Basarnas dan KKS migas lainnya. Selain itu juga Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, dan para Bupati serta unsur Muspida daerah terdampak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang luar biasa mendukung upaya kami ini,” tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi tetapkan Direktur PT BHL sebagai tersangka
Kamis, 19 September 2019 - 20:25 WIB
Elshinta.com - Polisi menetapkan Direktur Operasional PT Bumi Hijau Lestari (BHL) berinisial AK seba...
Kepala BNPB: Butuh dukungan semua pihak atasi karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 19:04 WIB
Elshinta.com - Instansi pemerintah tidak dapat mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla...
Ibu Negara akan sulap bantaran Sungai Cipakancilan jadi taman
Kamis, 19 September 2019 - 18:17 WIB
Elshinta.com - Setelah menjadi lokasi pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih, Ibu Negara Iriana...
Ibu Negara canangkan Aksi Gerakan Indonesia Bersih di Bogor
Kamis, 19 September 2019 - 13:37 WIB
Elshinta.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Istri Gubernur Jawa Barat Atalia Praratya, da...
Kemarau panjang, Pemkab Muba gelar Salat Istisqa
Rabu, 18 September 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Akibat musim kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan b...
Kurangi asap pekat akibat karhutla dengan hujan buatan
Rabu, 18 September 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Menyikapi kondisi kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) yang terjadi di Kalimantan Teng...
Pemkot Palangka Raya tetapkan tanggap darurat karhutla
Rabu, 18 September 2019 - 10:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menetapkan untuk menaikan status keb...
Kenapa BPBD Riau tolak bantuan DKI Jakarta? Ini alasannya
Rabu, 18 September 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengaku...
Modifikasi cuaca opsi penanganan karhutla, bagaimana caranya?
Selasa, 17 September 2019 - 17:54 WIB
Elshinta.com - Kabut asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi faktor yang mengha...
Tinjau lokasi karhutla, Presiden: Kalau sudah kejadian sulit memadamkannya
Selasa, 17 September 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Usai melaksanakan salat Istisqa untuk meminta turunnya hujan, Presiden Joko Widodo (J...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)