Suap impor bawang putih, APT2PHI desak KPK periksa Mendag
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:09 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Suap impor bawang putih, APT2PHI desak KPK periksa Mendag
Sumber foto: Elshinta/Effendi Murdiono

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Menteri Pertanian yaitu Direktorat Jenderal Hortikultura pada, Selasa (12/8) kemarin, terkait kasus suap izin impor bawang putih. Hal ini membuat Ketua Umum APT2PHI, Rahman Sabon Nama angkat bicara pokok masalahnya ada di Kementrian Pertanian, karena hingga saat ini Kementan belum mampu meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri. Produksi bawang putih belum ada peningkatan baru hanya untuk kebutuhan bibit tidak ada peningkatan produksi.

Kata Rahman Saboon sehingga peluang ini dimanfaatkan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito dengan menjadikan lembaga kementriannya untuk ladang bisnis semata. Menurutnya harus ada pemetaan zona pertanian yang jelas, daerah mana saja yang cocok untuk menanam bawang putih, jangan hanya di Brebes dan Malang saja.

Oleh karena itu demi terciptanya keadilan masyarakat, Rahman meminta agar KPK memeriksa Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito terkait pembatalan izin impor bawang putih untuk Bulog dari Menko Ekuin. "Seenaknya dibatalkan Menteri Perdagangan, ketika Februari lalu harga bawang putih melonjak mencapai Rp100.000/kg. Padahal untuk pemenuhan stok dan pengendalian stabilisasi harga bawang putih seharusnya dilakukan oleh pemerintah melalui peran Bulog bukan oleh swasta. Oleh karena itu menjadi pertanyaan ada apa Menteri Perdagangan membatalkan izin impor Bulog dan memberikannya kepada 15 importir swasta untuk mengimpor 568,000 ton bawang putih dari Tiongkok", kata Rahman Saboon. Kamis (15/8).

Rahman mengapresiasi sikap tegas Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman dengan melakukan tindakan tegas dengan menonaktifkan pejabat eselon II, III dan IV terkait dengan verifikasi wajib tanam bawang putih 5 persen. "Saya kira bukan itu persoalannya tetapi yang kebih penting seharusnya adalah melakukan terobosan fundamental yang berdampak signifikan untuk melepaskan Indonesia dari ketergantungan impor," terang Rahman, dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Di tegaskan Rahman momentum untuk memperbaiki citra pemerintahan Jokowi di mata rakyat di tengah lemahnya legitimasi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf maka untuk memperkuat dukungan atas suksesnya program Nawacita di periode kedua masa jabatan Presiden Jokowi. Sehingga pentingnya diperlukan nomenklatur baru Kementerian Pangan dan Bulog untuk menangani permasalahan ketersedian cadangan pangan yang berketahanan, distribusi dan pencegahan dan penanggulangan masalah carut marut penanganan pangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK: Draf RUU Pemasyarakatan samakan korupsi dengan kejahatan biasa
Jumat, 20 September 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengatakan, draf RUU...
Buwas sebut ada pihak yang fitnah Bulog berasnya tidak layak konsumsi
Jumat, 20 September 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengatakan, ada pihak-pihak yang se...
Kata MK soal pengajuan uji materi hasil revisi UU KPK
Jumat, 20 September 2019 - 08:47 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan siap menerima pengajuan uji materi hasil revisi...
KPK duga uang suap Menpora mengalir ke pihak lain
Jumat, 20 September 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mend...
Menteri KKP incar pemodal kapal `illegal fishing`
Kamis, 19 September 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengincar pemilik modal kapal-kapal...
Susi minta serahterimakan enam kapal asing sebelum kabinet baru
Kamis, 19 September 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta agar enam kapal asing bisa ...
Eggi Sudjana kirim surat ke Presiden minta perlindungan hukum
Kamis, 19 September 2019 - 16:10 WIB
Elshinta.com - Tim pengacara Eggi Sudjana, Pitra Romadhoni Nasution mengatakan, Eggi mengirimkan su...
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkob...
KPK periksa mantan Direktur Strategi, Pengembangan Bisnis dan Manajemen Risiko PT GI
Kamis, 19 September 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan,  KPK memeriksa mantan Direktur Strategi...
Jadi tersangka, Imam Nahrawi mengundurkan diri
Kamis, 19 September 2019 - 12:54 WIB
Elshinta.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengund...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)