Peluang impor semakin besar dengan holding pembelian gula petani
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 17:46 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Peluang impor semakin besar dengan holding pembelian gula petani
Sumber foto: Elshinta/Effendi Murdiono

Elshinta.com - Pembelian gula petani tangani holding dengan mitranya telah mematikan semangat petani untuk menanam tebu. Menurut Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) DPD Nusantara XI, sistem penjualan yang berlaku saat ini tidak ideal telah merugikan petani sebab ketentuan holding itu yang mengatasnamakan persetujuan petani.

Padahal sejauh ini belum ada pihak-pihak dari lembaga yang diberikan kewenangan untuk membeli gula petani. Bahkan tidak ada komunikasi dengan petani tebu atau perwakilan sah dari petani. Hal ini mendorong terjadinya impor gula besar-besaran, sebab petani tebu lokal enggan untuk menanam tebu kembali.

Wakil Ketua DPD APTRI Nusantara XI, Faiqul Humam mengatakan menurunnya gairah petani untuk menanam tebu kembali dikarenakan tidak adanya keuntungan yang menjanjikan, saat ditemui Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Kamis (15/8).

"Yang pasti dengan sistem seperti itu sangat menyulitkan petani dan dampaknya antusias petani mengembangkan tebu baik kuaulitas atau kuantitas akan menurun jauh", kata Faiqul Humam.

Menurut data, pada periode pertama penjualan gula petani seharga Rp10.500 per kilogram sedangkan pada periode berikutnya sampai dengan saat ini turun ke angka Rp10.250 per kilogram.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonomi Indonesia dinilai rentan terpengaruh perang dagang AS-Tiongkok
Selasa, 17 September 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Perekonomian Indonesia saat ini dalam kondisi berisiko tinggi saat menghadapi efek d...
Menko Luhut: Kerja sama RI-UEA kini fokus bidang ekonomi
Selasa, 17 September 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Menko Maritim, Luhut Pandjaitan menyampaikan hubungan baik Indonesia dengan United Em...
Rupiah diprediksi lanjutkan pelemahan dipicu sentimen negatif global
Selasa, 17 September 2019 - 11:46 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa (17...
Geopolitik Timur Tengah bayangi pelemahan IHSG
Selasa, 17 September 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (17/9) pa...
Kebakaran instalasi minyak Saudi, Menkeu: Pasti timbulkan kerentanan baru
Selasa, 17 September 2019 - 08:21 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kebakaran instalasi miny...
Upah harian nasional naik, daya beli buruh terjaga pada Agustus 2019
Senin, 16 September 2019 - 13:29 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut upah nominal harian buruh t...
Sentimen negatif eksternal bayangi pelemahan rupiah
Senin, 16 September 2019 - 12:16 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin (16/...
Meski dibuka melemah, IHSG berpeluang menguat
Senin, 16 September 2019 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini berpel...
Sandiaga Uno dorong penguatan ekonomi syariah
Minggu, 15 September 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Mantan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia Sandiaga Uno, mendorong adanya pengu...
Ekonom: Event Sail Indonesia bisa dorong keunggulan komparatif daerah
Minggu, 15 September 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Ekonom Hisar Sirait menilai bahw penyelenggaraan Sail Indonesia, seperti Sail Nias ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)