Pemeran `seks gangbang` diduga produksi banyak video porno
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:06 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pemeran `seks gangbang` diduga produksi banyak video porno
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/31CUBTM

Elshinta.com - Polres Garut, Jawa Barat, mengusut kasus video porno `seks gangbang` yang beredar luas dan viral di media sosial. Penyelidikan ini termasuk untuk mengungkap apakah ada atau tidaknya praktik produksi video porno yang diduga sengaja dilakukan para pemerannya.

Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat mengatakan, personel Satreskrim masih mendalami kasus tersebut. Ia tak membantah soal dugaan para pelaku memproduksi banyak video porno untuk mendapatkan keuntungan.

“Itu masih kita dalami,” kata Muslih di Mapolres Garut, Rabu (14/8), seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

“Mohon bersabar dulu karena masih dalam tahap penyelidikan oleh tim Reskrim,” ucapnya.

Muslih memastikan pihaknya akan segera memberikan informasi lebih lanjut kepada publik soal pengungkapan kasus ini.

“Secepatnya, mudah-mudahan segera dinaikkan menjadi proses sidik,” katanya.

Video porno ‘seks gangbang‘ beredar luas di media sosial sejak Selasa (13/8). Dalam video itu, terlihat seorang wanita dan tiga orang pria sebagai pemerannya.

Polisi telah menangkap wanita berinisial VA (19) yang diduga sebagai salah satu pemeran dalam video ‘seks gangbang‘ itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus penusukan Wiranto akan disidangkan di PN Jakbar
Kamis, 27 Februari 2020 - 07:26 WIB
Kasus penusukan terhadap mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, ti...
Mahfud jamin tak ada tindakan represif saat buruh demo 
Rabu, 26 Februari 2020 - 21:56 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menjamin tidak ada tindakan represif...
Luncurkan aplikasi No Pungli No Money, Kabandiklat: Optimis Kejati Sumbar raih WBBM 
Rabu, 26 Februari 2020 - 17:55 WIB
Aplikasi No Pungli,  No Money diluncurkan oleh Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (S...
Ketua KPK: Satgas terus bekerja keras cari Nurhadi
Rabu, 26 Februari 2020 - 15:15 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan satuan tugas (satgas) yang telah di...
Bareskrim Polri musnahkan hampir setengah ton narkoba sindikat internasional
Rabu, 26 Februari 2020 - 14:07 WIB
Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan hampir setengah ton barang bukti narkoba jenis sa...
Berkas perkara kasus penyiraman air keras terhadap Novel dinyatakan lengkap
Rabu, 26 Februari 2020 - 06:53 WIB
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menyatakan berkas perkara dua tersangka pelaku penyiraman air ker...
Kasus OTT Walikota Medan non aktif TDE disidangkan 5 Maret
Selasa, 25 Februari 2020 - 21:34 WIB
Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara telah menjadwalkan persidangan Wali...
Mantan Direktur Jiwasraya Hary Prasetyo terancam dijerat pidana TPPU
Selasa, 25 Februari 2020 - 15:07 WIB
Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (AJS) Hary Prasetyo Dkk terancam dijerat TPPU (Tindak...
Rano Karno bantah terima uang Rp1,5 miliar dari Wawan
Senin, 24 Februari 2020 - 17:26 WIB
Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno membantah menerima uang Rp1,5 miliar dari pemilik PT Bali Pa...
Hakim ancam pidana Rano Karno jika tak jujur beri keterangan
Senin, 24 Februari 2020 - 17:07 WIB
Majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta mengingatkan eks Wagub Banten Rano Karno soal...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)