Tim Sanitasi Kemenkes cegah jemaah haji dari keracunan
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 08:27 WIB |
Tim Sanitasi Kemenkes cegah jemaah haji dari keracunan
Delegasi Amirul Hajj ketika meninjau perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah. Sumber Foto: https://bit.ly/2OXpn8n

Elshinta.com - Tim Sanitasi Kemenkes Daker Madinah pada Senin (12/8) malam waktu setempat berhasil mencegah terjadinya keracunan makanan pada salah satu kelompok terbang yang tinggal di Maktab 50 Mina. Kloter tersebut adalah BDJ 09, asal Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (14/8), tim sanitasi menemukan makanan yang diduga sudah tidak layak dan tak aman bagi kesehatan jika dikonsumsi oleh jemaah haji Indonesia.

Penanggung Jawab Tim Sanitasi Kemenkes Daker Madinah Ali Wardana sebelumnya mendapatkan laporan dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) melalui Sistem Informasi Kesehatan Jemaah Haji Indonesia (Siskohatkes) bahwa terdapat temuan makanan yang diduga tidak layak dikonsumsi.

“Kami langsung melakukan verifikasi melalui pemeriksaan organoleptik pada sampel makanan serta melakukan pemeriksaan higienis dengan menggunakan ATP meter pada sekitar jam 23 tadi malam,” tutur Ali.

Tim Sanitasi Kemenkes selanjutnya berkoordinasi dengan Seksi Katering Kementerian Agama untuk melakukan pemeriksaan cepat. Lalu diputuskan menarik seluruh kotak makanan yang diduga memiliki potensi atau dapat menjadi faktor risiko timbulnya permasalahan bagi kesehatan jemaah apabila tetap dikonsumsi. Berikutnya pihak katering segera memberikan makanan pengganti.

Dugaan sementara kejadian ini disebabkan karena ketiadaan pasokan listrik ketika terjadi hujan lebat di Mina pada Senin (12/8) sore. Saat itu pihak katering dalam proses penyediaan makanan bagi jemaah haji, sehingga akibatnya proses pengolahan dan pengiriman menjadi terganggu.

Tim sanitasi juga menyarankan kepada tim Kemenag untuk segera mengevaluasi dan memantau seluruh maktab yang bertanggung jawab terhadap konsumsi yang ada di Mina untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi di maktab atau kloter lainnya yang hasilnya tidak ditemukan adanya kasus serupa.

Agar kejadian yang sama tidak terulang, Ali mengimbau kepada TKHI dan jemaah haji agar lebih memerhatikan kondisi makanan yang akan dikonsumsi. “TKHI untuk lebih waspada lagi dalam hal pemantauan dan pendistribusian makanan sebelum ke jamaah haji. Lakukan tes organoleptik terlebih dahulu sehingga sebelum sampai kepada jemaah, betul-betul makanan tersebut terjamin baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya,” tegas Ali.

Ali menganjurkan jemaah segera mengonsumsi makanan dan tidak membiarkan melewati batas toleransi yang sudah ditentukan. Meski demikian, ketika masih dalam batas waktu yang tertera pada label kotak katering, jamaah tetap harus memerhatikan dulu dari sisi bau, rupa dan rasa (organoleptik).

Proses pemeriksaan dan pengawasan makanan dari katering, baik pada aspek pengolahan dan pendistribusian menjadi tugas dari Tim Sanitasi Kemenkes. Upaya deteksi dini yang mereka lakukan terhadap potensi keracunan makanan menunjukkan peran vital tim sanitasi bagi kesehatan jemaah haji Indonesia.

Mulai 2019, Tim Sanitasi Kemenkes dilengkapi peralatan baru yang dapat lebih menunjang kemampuan pengawasan dan deteksi dini mereka. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasca-serangan minyak, Putin tawarkan senjata Rusia ke Saudi
Selasa, 17 September 2019 - 16:53 WIB
Elshinta.com - Pasca-serangan industri minyak milik Arab Saudi, Rusia siap membantu jika diperlukan...
Iran: Serangan terhadap minyak di Saudi aksi balasan dari Yaman
Selasa, 17 September 2019 - 16:41 WIB
Elshinta.com - Serangan terhadap industri minyak Aramco di Arab Saudi merupakan aksi balasan dari `...
Indonesia: Janji kampanye Israel langgar hukum Internasional
Senin, 16 September 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Indonesia memandang janji kampanye di Israel terkait aneksasi wilayah Tepi Barat Pa...
Edward Snowden berharap Prancis beri suaka
Minggu, 15 September 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Mantan pegawai kontrak badan intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, berharap Pra...
Waduh! toilet emas di istana Inggris hilang dicuri
Minggu, 15 September 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Sekelompok pencuri mengambil toilet terbuat dari emas 18 karat yang masih berfungsi ...
Absen 30 tahun, wayang orang kembali tampil di Jerman
Minggu, 15 September 2019 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Setelah 30 tahun absen di Eropa, pagelaran wayang orang kembali dipentaskan di tiga ...
Bos Disney pamit dari jajaran direksi Apple
Minggu, 15 September 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Chief Executive Officer Walt Disney Bob Iger mengundurkan diri dari posisinya selak...
Ratusan undangan hadiri resepsi diplomatik HUT RI ke-74 di Baku Azerbaijan
Rabu, 11 September 2019 - 14:24 WIB
Elshinta.com - Sejumlah ratusan tamu undangan hadir dalam Resepsi Diplomatik Peringatan Ulang Tahun...
Dekati fase akhir, PPIH paparkan penyelenggaraan haji 1440H/2019M
Rabu, 11 September 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terban...
AMPHURI sambut positif penghapusan aturan visa progresif umrah
Selasa, 10 September 2019 - 15:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progresif. Seb...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)