`Sejarah` munculnya wacana rekrut CEO dan Rektor asing
Elshinta
Kamis, 15 Agustus 2019 - 07:21 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
`Sejarah` munculnya wacana rekrut CEO dan Rektor asing
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menjawab wartawan usai menjadi pembicara pada acara `Dengar Yang Muda Seri XVI: #dibuang sayang`, Rabu (14/8) pagi. Sumber foto: https://bit.ly/2MpIFkX

Elshinta.com - Wacana kemungkinan pemerintah merekrut pimpinan perusahaan (CEO) dan rektor perguruan tinggi negeri dari luar negeri menuai pro dan kontra. Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono memberikan tanggapan soal komentar sejumlah pihak mengenai wacana tersebut. 

“Waktu kita bertukar pikiran dengan Presiden, memang keinginan pemerintah itu bukan karena orang Indonesia tidak mampu jadi CEO, bukan karena orang Indonesia tidak mampu menjadi rektor. Tetapi, kalau ada orang asing kita menjadi terpacu. Pak, gue juga bisa,” kata Diaz saat menjadi pembicara kunci pada acara `Dengar Yang Muda Seri XVI: #dibuang sayang`, di Rumah Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (14/8). 

Menurut Diaz, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah bercerita mengenai perkembangan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dimana pada tahun 1960, warga Dubai yang ke Abu Dhabi, kata Diaz mengutip Presiden Jokowi, harus naik onta dan orang Indonesia sudah naik mobil Holden.

Selanjutnya, pada 1970, warga Dubai sudah naik truk, Indonesia naik Kijang. Dan sekarang, lanjut Diaz, warga Dubai yang ke Abu Dhabi naik kendaraan macam-macam, tapi Indonesia masih naik Kuda.

Terkait hal itu, saat ditanya Presiden, menurut Diaz, Emir Dubai menjawab karena mereka menghire orang asing, CEO asing, untuk menjalankan tugas-tugas seperti memimpin BUMN. 

“Itu untuk membangkitkan semangat bersaing,” kata Diaz.

Ketika bertukar pikiran dengan Presiden, Diaz mendapatkan penegasan, keinginan pemerintah itu bukan karena orang Indonesia tidak mampu jadi CEO, bukan karena orang Indonesia tidak mampu menjadi rektor. “Tetapi kalau ada orang asing kita menjadi terpacu,” tandas Diaz.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akibat karhutla, sekolah di Pekanbaru masih diliburkan
Rabu, 18 September 2019 - 09:45 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menyampaikan pengumuman perpanjan...
Perpustakaan keliling Yonif Mekanis Raider 411/Kostrad datangi Kampung Rawabiru, Papua
Selasa, 17 September 2019 - 13:12 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati "Hari Kunjung Perpustakaan", Mobil Pintar Satgas Yonif Meka...
Sekolah dinilai harus jadi rumah kedua bagi anak
Selasa, 17 September 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan sekolah harus menjadi rumah kedua bag...
Ujian berbasis Android, siswa kerjakan soal di telepon pintar
Senin, 16 September 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Citra Medika Sukoharjo mulai menerapkan ujian berbas...
Kualitas udara masih buruk, Disdik Pekanbaru perpanjang libur sekolah
Senin, 16 September 2019 - 07:02 WIB
Elshinta.com - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memperpanjang libur sekolah selama dua hari...
Pindah sekolah dipersulit, 5 anak panti asuhan tidak bisa sekolah
Minggu, 15 September 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Hampir satu bulan lima anak usia sekolah asal Makasar Selatan yang berada di Pantai...
UNP MoU bidang pendidikan dengan Pemkab Pasaman
Minggu, 15 September 2019 - 16:51 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar), akan memacu pembangunan p...
Hari Kunjung Perpustakaan, ada yang tahu?
Sabtu, 14 September 2019 - 06:00 WIB
Elshinta.com - Pada tanggal 14 September merupakan salah satu perayaan hari besar perpustakaan yai...
Ingin cetak lulusan unggul, ITP undang Sandiaga Uno
Kamis, 12 September 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Institut Teknologi Padang (ITP) Sumatera Barat (Sumbar) saat ini mengalami lompatan b...
Penyusunan sejarah lokal diperlukan untuk pengembangan `mulok` pembelajaran sejarah 
Kamis, 12 September 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Para guru diharapkan dapat menyusun sejarah lokal untuk pengembangan muatan lokal (m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)