Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres
Cyber Indonesia ingatkan ancaman radikallisme pasca pilpres. Foto: Redaksi/elshinta.com.

Elshinta.com - Terkait pertemuan Jokowi - Prabowo pada 13 Juli 2019 lalu di MRT mengakhiri semua polemik terkait Pilpres 2019. Media sosial menyambut dengan gegap gempita dengan tagar #03PersatuanIndonesia yang menandakan tidak ada lagi polarisasi pendukung #01 dan #02. 

Langkah itu juga dinilai tidak semua pihak menyambut rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo ini. Khususnya dari bekas pendukung Prabowo yang kini disebut-sebut oleh Gerindra sebagai 'Penunggang Gelap'. Pihak yang berbalik menyerang Prabowo dengan sebutan yang terkesan ekstrem dan lain lain.

Menyikapi hal itu, Ketua Umum Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Eko Purnomo, menilai dari yang beredar di media sosial mengenai hal itu diduga ada upaya terstruktur untuk memberi kesan negatif pada rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo.  

Muannas menambahkan bahwa dari Monitoring terhadap media sosial pada tempo 13 Juli sampai 5 Agustus 2019, Rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo justru mendapatkan kesan negatif (34 %) lebih tinggi dari kesan positif (28 %), artinya kesan negatif lebih tinggi 6

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonom UI: Kabinet Jokowi perlu kaum muda mampu jadi eksekutor mumpuni
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:35 WIB
Elshinta.com - Kualifikasi sudah diungkapkan Presiden Jokowi jika akan menempatkan kalanga...
Pengamat sebut tokoh muda penganut result oriented layak masuk kabinet
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:05 WIB
Elshinta.com - Tokoh-tokoh muda yang rata-rata menganut prinsip result oriented dalam etos...
PKS ingin pengusung Prabowo-Sandi tetap jadi oposisi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan partai pengusung Prabowo Subia...
PDIP nilai wajar jika dapat jatah kursi terbanyak di kabinet
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:38 WIB
Elshinta.com - Politisi PDI Perjuangan, Andreas Pareira, menilai hal yang wajar apabila pa...
Demokrat pastikan SBY hadiri pelantikan Presiden
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:26 WIB
Elshinta.com - Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean memastikan Ketua Umum Partai Demokrat...
IPR: Menteri dari profesional belum banyak terkontaminasi virus politik
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:41 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menila...
Kemendagri ajak masyarakat tak lagi terjebak polarisasi Pemilu
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:03 WIB
Elshinta.com - Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar ...
Analis: Masuk kabinet, Erick Thohir bisa mewakili kelompok pebisnis 
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:50 WIB
Elshinta.com - Analis Geopolitik Hendrajit menuturkan bahwa Erick Thohir adalah satu-satunya ka...
Ini pesan MUI jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:25 WIB
Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untu...
Jelang pelantikan presiden, Hanura Lumajang minta pengurus partai ciptakan suasana aman
Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:11 WIB
Elshinta.com - Menjelang pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin, pada M...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV