Polda Jatim masukkan tersangka penipuan haji ke dalam DPO
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 11:13 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Polda Jatim masukkan tersangka penipuan haji ke dalam DPO
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera. Sumber foto: https://bit.ly/2Z61xHg

Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan Polda Jatim secara resmi mengeluarkan surat pencarian terhadap Syaifullah yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), atas kasus dugaan penipuan percepatan haji terhadap 59 orang.

Menurutnya, sebelumnya Syaiful telah dilakukan pemanggilan pada Senin, 12 Agustus 2019, namun yang bersangkutan tidak hadir dan diduga kabur. "Syaiful ini sudah kita lakukan pencarian ya, di salah satu Kota. Saya tidak mau sebutkan kotanya," jelas Frans.

Polisi telah melakukan pemeriksaan juga di kantor Kanwil Kemenag Jatim, guna memastikan dan mengkonfrontasi berdasarkan keterangan dan pengakuan tersangka lainnya yaitu Junaidi yang mengatakan, jika Syaiful bekerja di Kementerian Agama.

"Karena keterangan dari pada si Junaidi, Syaiful ini bekerja di Kementerian Agama, yang dapat mengatur jadwal pemberangkatan, sehingga dimajukan," tambahnya.

Penyidik Polda Jatim yang melakukan pemeriksaan di kantor Kanwil Kemenag Jatim memperoleh fakta, jika Syaiful bukanlah salah satu pegawai Kemenag. "Ternyata setelah kita cek di Kementerian Agama, Syaiful ini tidak ada. Nomor telepon juga tidak ada," tutur Kabid Humas Polda Jatim, dilansir dari InfoPublik, Rabu (14/8).

Setelah upaya pemanggilan serta dilakukan penjemputan dan pencarian di Kantor Kanwil Kemenag Jatim yang bersangkutan tidak juga ditemukan, maka secara resmi akhirnya polisi mengeluarkan surat DPO terhadap Syaifullah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pencuri ambil brankas berisi puluhan juta rupiah dari toserba di Jaktim
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Brankas yang berisi uang tunai puluhan juta rupiah diduga dibawa kabur penc...
Pembunuh mayat dalam karung di Pekalongan terancam hukuman mati
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan berhasil meringkus seorang buruh be...
Kasus perdagangan WNI bermodus pernikahan, Polri sebut sudah ada 50 korban
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Seorang pria berinisial T diamankan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ter...
Bareskrim Polri ungkap perdagangan WNI ke Tiongkok
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:42 WIB
Elshinta.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kasus perdagangan warga negara In...
90 persen terduga teroris yang ditangkap berbaiat ke ISIS secara online
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, dari 36 terd...
Demi gaya hidup tinggi, Djeni gelapkan 62 mobil rental
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Polisi sebut ibu rumah tangga pelaku penggelapan 62 unit mobil rental dalam...
Penggeledahan 2 lokasi lainnya, Densus 88 sita 9 proyektil peluru
Selasa, 15 Oktober 2019 - 21:37 WIB
Elshinta.com - Sejumlah barang bukti disita dari penggeledahan kontrakan Suhada, terduga t...
Polisi ungkap penyaluran elpiji 3 Kg ke perusahaan cat
Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:55 WIB
Elshinta.com - Polisi Resort Purwakarta, berhasil membongkar penggunaan elpiji subsidi kem...
 Sat Reskrim Polres Bogor ungkap kasus suntik gas oplosan LPG 3 kg ke 12 kg
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Sat Reskrim Polres Bogor berhasil mengungkap kasus suntik gas oplosan elpiji ber...
Densus 88 gerebek rumah pasutri terduga teroris di Gunungpati
Selasa, 15 Oktober 2019 - 15:57 WIB
Elshinta.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sepasang suami istri terduga tero...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV