KKP kembali gagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp13,8 miliar
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 09:34 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
KKP kembali gagalkan penyelundupan benih lobster senilai Rp13,8 miliar
Foto: Ist - KKP

Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 91.630 benih lobster (BL), pada Minggu (11/8). 

Benih lobster tersebut kemudian diamankan di Instalasi Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam.

Pansitel Lanal Batam, Mayor Laut (E) Irawan Prastyo mengatakan, penggagalan upaya penyelundupan bermula dari ditangkapnya sebuah speedboat Sea Setar bermesin Yamaha 200 PK 2 Unit pada Kordinat N 0°54'50.7816" E 103°44'51.9684" atau perairan utara Pulau Sugi, Provinsi Kepulauan Riau. 

“Saat dilakukan pemeriksaan, kita temukan 15 kotak styrofoam berisi benih lobster yang siap diselundupkan ke Singapura,” ungkapnya, dalam siaran pers yang diterima Redaksi Elshinta, Rabu (14/8) pagi.

Ia menjelaskan, 15 kotak tersebut terdiri dari 1 kotak styrofoam yang berisi 1.826 BL jenis mutiara dan 14 kotak berisi 89.804 BL jenis pasir. Dengan asumsi harga BL jenis pasir Rp150.000/ekor dan jenis mutiara Rp200.000/ekor, total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan adalah Rp13.835.800.000.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) KKP, Rina menyebut, selanjutnya dilakukan re-packing dan re-oksigen terhadap BL tersebut. “Kita akan lepas liarkan segera ke habitatnya,” kata dia. 

Rina kembali mengingatkan, berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus Spp.), Kepiting (Scylla Spp.), dan Rajungan (Portunus Spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia, lobster yang boleh ditangkap adalah lobster dengan panjang karapas minimal 8 cm dan berat minimal 200 gram. 

“Di bawah itu artinya undersized, jika masih ditangkap pelaku pengepul maupun pemasok dapat ditindak secara hukum,” jelasnya. 

Sementara itu, terkait hal ini, dua ABK speedboat diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat dan tangkas Tim F1QR Lanal Batam di lapangan. Ia berharap, pengawasan dilakukan secara rutin dan terus ditingkatkan.  

“Perairan Kepri hingga daerah Batam dan pantai barat Sumatera memang seringkali dijadikan jalur penyelundupan. Sudah banyak kasus penyelundupan di wilayah tersebut berhasil kita gagalkan. Meski tak lewat pelabuhan, kadang mereka melewati jalur tikus  untuk mengelabui petugas. Maka kerja sama yang baik petugas di lapangan dibutuhkan untuk menghentikan bentuk-bentuk kejahatan yang mengancam keberlanjutan sumber daya perairan kita ini,” ungkap Menteri Susi. 

Selain melanggar Permen KP Nomor 56 Tahun 2016, upaya penyelundupan BL juga telah melanggar Pasal 31 jo Pasal 7 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dan Pasal 88 jo Pasal 16 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Pelaku dapat dikenakan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kronologi penangkapan artis FTV berinisial H, diduga terlibat prostitusi
Senin, 13 Juli 2020 - 07:59 WIB
Pihak kepolisian mengungkap kronologi penangkapan terhadap selebgram yang juga artis Film Televisi (...
Polisi amankan artis FTV berinisial H terkait prostitusi
Senin, 13 Juli 2020 - 06:40 WIB
Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan mengamankan seorang perempuan yang diduga artis FTV berini...
Polres Hulu Sungai Tengah meringkus seorang pria karena kedapatan membawa senjata tajam
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:15 WIB
Anggota Buser Polres Hulu Sungai Tengah, Polda Kalimantan Selatan, meringkus seorang pria karena ked...
Polisi ringkus perampas motor dengan modus jual knalpot
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:39 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat bekerjasama dengan Polres 50 Kot...
Tiga pilot ditangkap dugaan narkoba, begini komentar Kemenhub
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:29 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menegaskan akan men...
Dua bandar ditangkap saat bertransaksi satu ons sabu-sabu di Sampit
Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:14 WIB
Dua tersangka bandar narkoba di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berinisial ...
Polres Hulu Sungai Utara ungkap kasus peredaran kosmetik ilegal
Jumat, 10 Juli 2020 - 19:47 WIB
Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan mengungka...
Polri: Pauline Lumowa ditangkap berkat kerja sama Indonesia-Serbia
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:47 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Maria Pauline Lumowa, tersangka kas...
Residivis kambuhan kasus curanmor ditangkap Polres Malang
Kamis, 09 Juli 2020 - 17:58 WIB
Sepak terjang Agus Setiawan (22), warga Jalan Muharto, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedung Kandang,...
Polisi tembak tiga pencuri motor di Kota Depok
Kamis, 09 Juli 2020 - 15:57 WIB
Melawan ketika hendak ditangakap, anggota Unit Resmob Polres Metro Depok tembak tiga lelaki pancuri ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV