Kremlin: Aksi protes di Moskow belum timbulkan krisis politik
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:19 WIB |
Kremlin: Aksi protes di Moskow belum timbulkan krisis politik
Aparat penegak hukum berjaga saat aksi menuntut pihak berwenang mengizinkan kandidat dari oposisi untuk mengikuti pemilihan wilayah yang akan datang di Moskow, Rusia, Sabtu (10/8). Sumber foto: https://s.id/6cu6s

Elshinta.com - Kremlin pada Selasa membantah bahwa demonstrasi di Moskow beberapa pekan terakhir menciptakan krisis politik di Rusia, dalam pernyataan pertama oleh Kremlin mengenai aksi tersebut.

Demonstrasi, yang terkait dengan pemilihan legislatif Kota Moskow, berubah menjadi gerakan protes berkelanjutan terbesar di Rusia sejak 2011-2013, saat demonstran turun ke jalan menentang kecurangan pemilihan umum.

"Kami tidak setuju dengan kebanyakan orang yang menyebut apa yang sedang terjadi sebagai krisis politik," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov kepada awak media.

"Aksi protes terjadi di banyak negara di dunia. Mereka terprovokasi oleh isu-isu spesifik," kata dia.

Kepolisian menahan lebih dari 2.000 orang selama demonstrasi di Moskow. Sejumlah tayangan video yang memperlihatkan kebrutalan aparat dalam demonstrasi menuai kemarahan warga Rusia, yang meyakini bahwa pihak berwenang telah menggunakan kekuatan berlebihan.

Peskov mengatakan tindakan tegas aparat dalam aksi tersebut dibenarkan, namun kasus individu yang melibatkan kekuatan berlebihan dari aparat masih diselidiki, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV