Soal hujan es di Tanah Suci, ternyata ini yang terjadi
Elshinta
Rabu, 14 Agustus 2019 - 06:31 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Soal hujan es di Tanah Suci, ternyata ini yang terjadi
Hujan mengguyur Mina, Senin (12/8). Foto: Dwi Iswanto/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kepala Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah, Subhan Cholid membantah kabar terjadinya hujan es di wilayah Makkah dan sekitarnya, termasuk di Mina. 

“Yang kami rasakan di Mina itu hujan air biasa saja seperti di Tanah Air. Tapi karena terjadi di Tanah Suci, kita bisa rasakan bedanya,” kata Subhan dalam keterangannya, Selasa (13/8), seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag RI.

Subhan menyampaikan, ada beberapa akibat dari hujan yang terjadi pada hari Senin itu. Pertama, hujan memang membuat sebagian karpet di tenda Mina basah, tetapi tidak membuat jemaah keluar dari tenda. 

“Karpet yang basah dilipat dan sudah kembali selesai. Yang kedua, betul ada beberapa maktab yang listriknya dimatikan. Ini untuk menghindari korsleting listrik akibat genangan air,” terang Subhan.

Saat hujan, menurut Subhan, petugas juga mengimbau jemaah untuk tetap ada di tenda. Ini untuk menghindari resiko penumpukan di wilayah jamarat.  

“Jemaah diimbau tetap di tenda. Karena di luaran hujan. Dan juga jemaah yang selesai melontar jumrah, berhenti di jamarat karena berlindung dari hujan. Kalau yang di tenda berangkat ke jamarat, bisa terjadi penumpukan,” jelas Subhan.

Akibat hujan, beberapa eskalator yang mengarah ke jamarat juga terpaksa dihentikan. “Adapun satu atau dua eskalator yang dimatikan karena memang berada di tempat terbuka. Menghindari korslet dan bisa berakibat pada jemaah. Maka oleh pertahanan sipil Makkah, sambungan listrik dimatikan,” imbuhnya.

Menanggapi maraknya gambar maupun video yang beredar tentang kondisi Mina, Subhan menjelaskan bahwa kenyataannya itu sesungguhnya hanyalah genangan air saja. 

“Karena petugas kita sudah langsung melakukan antisipasi dengan sigap berada di tenda jemaah. Berkoordinasi dengan pengurus maktab. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Subhan, yang mengabarkan kondisi cuaca di Makkah dan Mina untuk Selasa kemarin sangat cerah.

Kondisi kondusif di Mina juga dibenarkan oleh jemaah haji yang tergabung dalam kloter 20 embarkasi Batam (BTH 20), Zaini. “Kemarin kondisinya aman-aman saja, gak ada apa-apa. Ada bocor sikit-sikit mah wajar ya kan. Tempat kita ndak ada banjir. Kalau di luar tenda ada ya kan, tapi ya cuma air ngalir,” ujar jemaah asal Riau ini.

“Kalau listrik mati itu ada hanya sebentar, setelah itu diperbaiki langsung bisa lagi,” imbuhnya.

Surati, jemaah asal Indragiri Hilir, juga menyampaikan hal senada. “Biasa-biasa aja, ndak ada bocor, ndak ada apa. Cuma embun sajalah itu sifatnya. Gak ada apa-apa. Memang di luar tenda ada lah tapi ya air mengalir itu,” tuturnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Unggah candaan Facebook berbau agama, blogger Tunisia divonis penjara
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:32 WIB
Pengadilan Tunisia menjatuhkan vonis enam bulan penjara serta denda 700 dolar AS (sekitar Rp 10 juta...
Musim Haji 2020, orang yang masuk Makkah tanpa izin kena denda 
Rabu, 15 Juli 2020 - 07:34 WIB
Pemerintah Arab Saudi membatasi jemaah haji 1441H hanya untuk warga negara dan ekspatriat yang ada d...
UAE tunda misi ke Mars karena cuaca buruk
Selasa, 14 Juli 2020 - 20:55 WIB
Uni Emirat Arab (UAE) menunda peluncuran alat jelajah Planet Mars-nya yang diberi nama, \"Hope Probe...
Belgia laporkan nol kematian COVID-19 pertama sejak Maret
Selasa, 14 Juli 2020 - 19:47 WIB
Belgia, yang berhasil menekan virus corona setelah menjadi negara paling terdampak wabah tersebut, m...
Pejabat: AS akan mulai produksi vaksin COVID-19 akhir musim panas
Selasa, 14 Juli 2020 - 09:02 WIB
Perusahaan pembuat obat, atas kerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat, sedang berada dalam pros...
Menkes: Jerman mampu cegah gelombang kedua corona
Selasa, 14 Juli 2020 - 08:39 WIB
Jerman mampu mencegah gelombang kedua virus corona pada musim gugur jika masyarakat tetap waspada, t...
Paus Fransiskus `tersakiti` dengan keputusan Turki soal Hagia Sophia
Senin, 13 Juli 2020 - 15:11 WIB
Paus Fransiskus pada Minggu (12/7) mengatakan bahwa dirinya merasa tersakiti dengan keputusan Turki ...
Lebih dari 70 buruh tani di Inggris positif COVID-19
Senin, 13 Juli 2020 - 11:59 WIB
Sekitar 200 buruh tani dekat Malvaren di kawasan West Midlands, Inggris diminta mengisolasi diri set...
Kapal perang AS terbakar di San Diego, 21 orang cedera
Senin, 13 Juli 2020 - 11:48 WIB
Kapal perang Amerika Serikat USS Bonhomme Richard, yang merapat di Pangkalan Angkatan Laut di San Di...
Kasus corona naik, Afrika Selatan kembali terapkan jam malam
Senin, 13 Juli 2020 - 10:26 WIB
Afrika Selatan akan kembali melarang penjualan alkohol selain menerapkan jam malam untuk menurunkan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV