Kiai Muchlas wafat, Dewan Syura PKB: NU kembali kehilangan tokoh kharismatik
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 22:12 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Kiai Muchlas wafat, Dewan Syura PKB: NU kembali kehilangan tokoh kharismatik
Kiai Muchlas wafat, Dewan Syura PKB: NU kembali kehilangan tokoh kharismatik. Foto: Yohanes Charles/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dewan Syura PKB, Maman Imanulhaq mengatakan Nahdlatul Ulama kembali kehilangan tokoh kharismatiknya menyusul meninggalnya pengasuh Pesantren Gedongan Cirebon KH Muchlas Dimiyati di RSPAD Jakarta, Selasa (13/8) pukul 14.05 WIB.

“Innaa lillahi wa Innaa ilaihi rajiun. Kita semua berduka. Abah Muchlas itu Kiai yang istiqomah memegang tradisi pesantren tetapi punya visi yang transformatif dan konstruktif untuk kemajuan bangsa," tutur Maman seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Yohanes Charles, Selasa (13/8).

Maman menambahkan bahwa KH Muchlas ada di jajaran Dewan Syura DPP PKB dan menjadi rujukan berbagai keputusan politik PKB. Mengutip pernyataan Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Maman menyebut Abah Muchlas merupakan ulama klasik bervisi maju dan insting politiknya tajam.

Dia menjelaskan, almarhum yang masih kerabat dekat Ketum PBNU KH Said Aqil Sirodj, akan dikebumikan di kompleks pemakaman Ponpes Gedongan Cirebon.

“Sesuai intruksi Ketum PKB, Gus Imin, kami akan mengadakan tahlilan tujuh hari berturut-turut di Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Jakpus. Dan meminta semua pengurus PKB di seluruh Indonesia melaksanakan Salat Gaib dan doa bersama untuk almarhum Kiai Muchlas," ujar Maman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jelang pelantikan Presiden, penjagaan Kompleks Parlemen diperketat
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Puluhan ribu personel keamanan TNI/Polri dikerahkan memperketat penjagaan K...
Ketua MPR tanggapi rencana arak-arakan Presiden usai pelantikan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:15 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku tidak mengetahui soal rencana arak-araka...
Tiga nama berebut kursi Sekda Lumajang
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Bupati Lumajang, Jawa Timur Thoriqul Haq melakukan pertemuan dengan Panitia Seleksi J...
Peternak di Purwakarta butuh pengetahuan tentang ternak
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:51 WIB
Elshinta.com - Para peternak di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat men...
Kota Batam miliki lima waduk buatan sebagai sumber air
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Kota Batam yang berada di Provinsi Kepulauan Riau memiliki lima waduk buatan sebagai ...
Pemprov Jatim tanggung pengobatan salah satu warganya yang alami depresi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akan menanggung biaya pengobatan pad...
Kurangi kemacetan Bandung, Disbudpar nilai lokasi wisata perlu disebar
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kania...
Kembali jalani perawatan, ini alasan Wiranto sempat tinggalkan RSPAD
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wi...
Jelang pelantikan presiden, TNI-Polri gelar patroli bersama
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan K...
MPR gelar gladi bersih pelantikan Presiden
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Sehari sebelum acara, MPR menggelar gladi bersih pelantikan Presiden dan Wa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV