Pemprov DKI luncurkan aplikasi e-Uji Emisi
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:45 WIB |
Pemprov DKI luncurkan aplikasi e-Uji Emisi
Ilustrasi - aplikasi e-Uji Emisi. Sumber foto: https://bit.ly/2H5mjAR

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Uji Emisi Elektronik (e-Uji Emisi) untuk perangkat telepon pintar berbasis android agar  mempermudah masyarakat melakukan uji emisi kendaraan.

"Aplikasi ini bisa mudahkan masyarakat untuk mengetahui dimana uji emisi dilakukan. Di Jakarta sendiri ada 150-an bengkel yang bisa. Kita harus dorong lebih banyak lagi," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat acara peluncuran aplikasi e-Uji Emisi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/8).

Aplikasi e-Uji Emisi yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta ini memiliki fitur-fitur seperti riwayat pengujian emisi dan hasilnya, serta lokasi bengkel penyedia uji emisi yang juga dilengkapi informasi aturan-aturan tentang uji emisi.

Selain itu, data pengguna pada aplikasi ini akan disambungkan dengan sistem yang lain dengan tawaran mendapat beberapa keuntungan seperti mendapatkan potongan harga parkir.

"Aplikasi ini harus dilihat dengan perspektif lebih luas. Bukan hanya daftar lokasi uji emisi, bukan sekedar catat hasil emisi, tapi ini akan disambungkan dengan sistem perpajakan, perparkiran dan smart city Jakarta," ucap Anies, seperti dikutip Antara.

Hadirnya aplikasi ini menyusul rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengetatkan uji emisi kendaraan di 2020 yakni nantinya kendaraan yang tidak melakukan uji emisi tidak dapat mengurus pajak kendaraan bermotor. "Tahun ini, tahun terakhir uji emisi longgar. Tahun 2020, kami hanya memproses (pajak) kendaraan yang sudah uji emisi," tambahnya. (FAN/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendes resmikan aplikasi E-Government
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro San...
Twitter sebut data pengguna telah digunakan untuk iklan
Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Twitter mengatakan alamat surat elektronik (email) dan nomor telepon yang d...
Instagram sediakan fitur mode gelap di Android dan iOS
Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:39 WIB
Elshinta.com - Instagram menyediakan mode gelap (dark mode) untuk aplikasi mereka di ponse...
Mengenal aplikasi Batik Analyzer, apa hebatnya?
Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:41 WIB
Elshinta.com - Salah satu lembaga litbang Kemenperin, yakni Balai Besar Kerajinan dan...
Mulai Februari 2020, WhatsApp tak bisa digunakan di iOS dan Android versi lama
Rabu, 02 Oktober 2019 - 15:32 WIB
Elshinta.com - Aplikasi pesan instan WhatsApp mengumumkan mereka tidak lagi memberi dukungan un...
Facebook uji coba sembunyikan jumlah `like`
Jumat, 27 September 2019 - 16:08 WIB
Elshinta.com - Facebook di Australia mulai menguji coba menyembunyikan jumlah teman yang menyuk...
Pesaing Apple Arcade, Google luncurkan Google Play Pass
Rabu, 25 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Kurang dari seminggu setelah peluncuran Apple Arcade, Google Play Store mengumumkan...
Mudahkan kutip ayat saat mengetik, Kemenag luncurkan Quran in Word
Selasa, 24 September 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan aplikasi Quran in Word untuk memudahkan mas...
Twitter mulai uji coba fitur sembunyikan balas cuitan
Sabtu, 21 September 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Twitter tengah menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan...
Jadi solusi, aplikasi ini dapat respon positif dari pelanggan
Jumat, 20 September 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pada Hari Pelanggan Nasional (4/9) lalu, manajemen Depo Bangunan turun melayani pel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV