Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Elshinta
Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:09 WIB |
Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Kondisi kabut asap di salah satu komplek yang ada di Parit Mayor Pontianak, Selasa (13/8), pukul 05.20 WIB. Sumber foto: https://bit.ly/2MZiGjw

Elshinta.com - Kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/8) subuh, makin pekat hingga mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Hal itu seperti dikatakan sejumlah warga, diantaranya Tomi, warga yang tinggal Parit Mayor, Kota Pontianak, Selasa pagi, seperti dikutip Antara

"Subuh ini udara makin tebal. Ketika menuju ke masjid untuk salat Subuh dari rumah sangat terasa bau asap yang dihirup," kata Tomi. 

Menurutnya, jarak pandang saat ini makin pendek akibat kabut asap, hanya sekitar 150 hingga 200 meter.

"Tentu hal ini mengganggu aktivitas warga keluar rumah. Saya khawatir dampak kesehatan bagi saya dan keluarga. Saya dengar-dengar sudah ada beberapa teman yang radang tenggorokan dan lainnya akibat kabut asap," ucap Tomi. 

Tomi mengatakan, sudah beberapa minggu Kota Pontianak maupun daerah lain di Kalbar belum diguyur hujan. Dengan kondisi kemarau di Kalbar yang memiliki banyak lahan gambut, mudah terbakar oleh pembukaan lahan secara dibakar atau lainnya.

Ia berharap secepatnya hujan turun agar kabut hilang. Di lain pihak, ia juga mengharapkan tidak ada lagi pembakaran lahan dan hutan.

"Saya setengah trauma dengan kabut asap seperti beberapa tahun lalu yang sangat pekat atau parah lagi dengan kondisi seperti ini. Saya tidak ingin hal itu terulang," katanya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak meliburkan aktivitas belajar sekolah tingkat TK dan SD di Pontianak, mulai 13 Juli hingga 14 Agustus 2019 karena makin tebalnya kabut asap akibat karhutla. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Puluhan rumah terbakar di Muara Baru Jakarta Utara
Sabtu, 06 Juni 2020 - 12:10 WIB
Sebanyak 20 petak rumah semi permanen di pemukiman padat penduduk terbakar, Sabtu (6/6) pagi di Kamp...
Tanah longsor terjang rumah warga di Solok akibatkan dua meninggal
Jumat, 05 Juni 2020 - 15:55 WIB
Tanah longsor di kawasan Andaleh, Jorong Sariak Ateh, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kabupaten Solok, Su...
5 Juni 2017, Angkot terbakar, tiga orang alami luka bakar
Jumat, 05 Juni 2020 - 06:14 WIB
Satu unit angkot (angkutan kota) jurusan Gedebage-Dago terbakar di Jalan Surapati, Senin 5 Juni 2017...
Tungku pelebur baja meledak, 8 karyawan alami luka bakar, 1 meninggal
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:48 WIB
Tungku pelebur baja PT Indotama Ferro Alloys di Jl. Raya Industri Purwakarta Jawa Barat meledak kemu...
2 Juni 2016, dua kapal milik Pemda dan DPRD Bengkalis terbakar
Selasa, 02 Juni 2020 - 06:12 WIB
Kapal dinas milik Pemerintah Kabupaten Bengkalis terbakar, sekira pukul 18.20 WIB, Kamis 2 Juni 2016...
Tenda darurat dan makanan disiapkan bagi pengungsi kebakaran Menteng
Senin, 01 Juni 2020 - 12:26 WIB
Suku Dinas (Kasudin) Sosial Jakarta Pusat menyiapkan tenda darurat dan makanan siap saji untuk para ...
Korsleting diduga jadi pemicu terbakarnya 26 rumah di Menteng
Senin, 01 Juni 2020 - 10:28 WIB
Korsleting atau hubungan arus pendek listrik diduga menjadi pemicu terbakarnya 26 rumah di Kelurahan...
20 armada damkar padamkan api di Menteng Jakarta Pusat
Senin, 01 Juni 2020 - 08:25 WIB
Sebanyak 20 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan menuju kawasan padat hunian yang terbakar di Ke...
Sedang berenang, warga asal Cilacap-Jateng hilang di laut Pangandaran
Sabtu, 30 Mei 2020 - 16:28 WIB
Seorang pengunjung asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tenggelam saat berenang di Pantai Bojong Sal...
Personel Satpol PP Bangka tewas terseret ombak saat mancing
Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:10 WIB
Personel Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, atas nama...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV