Asap karhutla tak surutkan antusias jemaah Salat Idul Adha di Kota Pekanbaru
Elshinta
Minggu, 11 Agustus 2019 - 09:43 WIB |
Asap karhutla tak surutkan antusias jemaah Salat Idul Adha di Kota Pekanbaru
Sejumlah jemaah bersiap shalat Idul Adha di halaman Masjid Raya Annur, Kota Pekanbaru, Minggu (11/8). Sumber foto: https://bit.ly/2KI5jkT

Elshinta.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau, bertepatan perayaan Idul Adha 1440 Hijriah terpantau mulai menyelimuti Kota Pekanbaru.

Berdasarkan pantauan Antara, Minggu (11/8), bau menyengat seperti arang terbakar terasa menyengat saat umat muslim mulai berbondong-bondong memadati Masjid Raya Annur di Kota Pekanbaru untuk menjalankan shalat Idul Adha. Panitia di masjid dan warga terpaksa mengenakan masker medis karena asap yang terasa pekat.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kualitas udara pada Minggu (11/8) pagi di Kota Pekanbaru berasap sehingga jarak pandang menurun. “Jarak pandang di Pekanbaru pada pagi ini cukup buruk, hanya dua kilometer akibat asap,” kata Staf Analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami.

Sanya menjelaskan, kondisi berasap juga terpantau di Kota Dumai dengan jarak pandang 2 kilometer, dan Kabupaten Pelalawan 3 kilometer.

Sanya mengatakan kualitas udara kini status sedang akibat tercemar asap atau jerebu. Informasi konsentrasi partikulat (PM10) yang terkandung di udara pada sekitar pukul 06.30 WIB lebih dari 110 mikrogram per meter kubik. “PM10 tercatat di angka 110, kualitas udara sedang,” ujar Sanya.

Berdasarkan pantauan satelit pada Minggu (11/8) pagi pukul 06.00 WIB, lanjutnya, terpantau ada delapan titik panas di Riau yang jadi indikasi awal Karhutla. Dari jumlah tersebut ada enam titik yang terindikasi kuat merupakan titik api karhutla. “Seluruhnya berada di Kabupaten Indragiri Hulu,” pungkasnya. (FAN)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonom serukan agar Presiden Jokowi pangkas birokrasi hingga daerah
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Pemangkasan proses birokrasi seperti yang direncanakan Presiden Joko Widodo...
Kodim 0722 Kudus <i>dropping</i> air bersih bantu 300 KK
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Kemarau panjang yang terjadi di wilayah Kabupaten Kudus membuat puluhan des...
Masuknya Nadiem Makarim di kabinet Jokowi bawa aura positif
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menilai masukny...
Mantan Ketua MK Mahfud MD miliki total kekayaan Rp15 miliar
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:16 WIB
Elshinta.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang bakal menjadi menteri ...
Beberapa resto sudah pakai Bright Gas
Senin, 21 Oktober 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Konsumsi elpiji subsidi saat ini masih memakan porsi terbesar di Provinsi S...
Gubernur Jabar apresiasi Nadiem Makarim jadi calon menteri
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:57 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil atau Emil mengapresiasi CEO sekaligus p...
Jokowi harus pilih menteri luar negeri yang visioner
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Joko Widodo-Ma`ruf Amin diminta memilih menteri luar negeri ya...
Jokowi-Ma`ruf diminta rampingkan kedutaan agar lebih produktif
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:37 WIB
Elshinta.com - Pemerintahan Joko Widodo-Ma`ruf Amin perlu merampingkan kedutaan-kedutaan d...
Presiden tugaskan Airlangga tekan defisit neraca perdagangan
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:25 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku ditugaskan oleh Preside...
Mahfud MD dinilai cocok tepati posisi Menkumham
Senin, 21 Oktober 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Polcomm Institute Heri Budia...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 214
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once