Lestarikan kuliner Indonesia, aktivis dirikan Selow Food
Elshinta
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 22:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Lestarikan kuliner Indonesia, aktivis dirikan Selow Food
Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Indonesia begitu kaya akan keberagaman budaya dan tradisi, masing-masing suku bangsa memiliki kearifan lokal dalam hal pengelolaan hasil bumi dan pangan, hal tersebut merupakan kekayaan Indonesia yang sangatlah penting untuk dijaga kelestariaannya dan ditingkatkan kualitasnya sehingga menjadi identitas bangsa.  Salah satunya adalah tradisi kuliner dan pola makan Indonesia yang memiliki nilai-nilai kegotongroyongan selain juga mengandung higenitas dan kesehatan.  

Namun, banyak orang di era milenial melupakan cita rasa dari makanan tradisional karena masyarakat modern sudah terbiasa dengan makanan yang banyak mengandung bumbu instan dan penguat citarasa. Terpanggil dengan kondisi seperti ini, beberapa komunitas kemudian berkumpul untuk membuat gerakan yang bisa memberikan kesadaran terhadap pola makan yang lebih sehat. “Kami ingin berkumpul dan ingin mengajak masyarakat Indonesia kembali kepada tradisi pola makan Indonesia yang penuh dengan kebijaksanaan,” ungkap Lily Tjahyandari, Founder Selow Food.
 
Dosen Kebudayaan Universitas Indonesia itu menyebut  kuliner di Indonesia yang beragam menunjukan tradisi kuliner Indonesia memiliki akar kegotongroyongan yang kuat. “Melalui  Gerakan Selow Food diharapkan masyarakat dapat menyadari pola makanan yang lebih sehat dan  mengajak masyarakat untuk mengembangkan ikatan dengan lingkungan sehingga peka terhadap perkembangan pangan di wilayah kita tinggal,” tambah Lily usai menggelar Dialog Nasi Uduk  yang digelar di Padepokan Bromolathi, Jalan Panggul, Pangasinan Sawangan Depok.  
 
Acara itu sendiri dibuat unik.  Kegiatan dikemas dengan perlombaan persahabatan tiga kesebalasan sepakbola U-15. Yakni Klub Uni Papua, Klub Popwilda Depok  dan Klub SMA Ksatria Nusantara Pangandaran. Selain itu ada juga  masak bersama nasi uduk dari warga di sekitar padepokan dengan dibarengi lomba membuat nasi tumpeng dipandu Chef Anti dari Kuliner Indonesia, Kokita.
 
"Terakhir kita makan uduk bersama dan ada demo pembuatan minuman teh sereh yang merupakan minuman asli Indonesia,” jelas, Penangungjawab acara  Surya Putra. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Depok Heritage, Karangtaruna Kecamatan Sawangan, Aktivis Ansor, GMKI dan CEO Uni Papua, Harry Wijaya, tokoh masyarakat Rudi Susilo dan undangan lainnya.
 
“Sederhananya Selow Food itu Makan yang Sehat, Efesien, Logis, Original dan Wenak. Dan punya tagline makan bersama, bersama makan. Artinya makan itu harus menjadi tempat bahagia bersama, tidak berlebihan dan harus wenak,” tutup Bahroji,  sekretaris Selow Food dalam rilisnya yang diterima redaksi elshinta.com.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Apa yang bisa membuat perut kenyang lebih lama? Ini dia daftarnya!
Rabu, 18 September 2019 - 15:12 WIB
Elshinta.com - Terkadang atau mungkin sering, walau sudah sarapan perut masih terasa lapar. Akibatny...
Via Vallen dan Vidi Aldiano bakal meriahkan Pameran Industri Jasa Boga di Bali
Selasa, 10 September 2019 - 09:55 WIB
Elshinta.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V APJI tahun 2019 & Festival Jajan Pasar dan Pamer...
Mekarsari bakal panen raya aneka salak dan mangga chokanan September ini
Sabtu, 07 September 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Sebagai agrowisata seluas 264 hektar, Taman Buah Mekarsari memiliki koleksi 33.868 ...
Padukan keju dengan kuliner Nusantara, ini saran Chef Degan Septoadji
Selasa, 03 September 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Popularitas makanan olahan keju di Indonesia semakin meningkat, yang terlihat dari ...
Ini untungnya jika bisnis kuliner
Rabu, 21 Agustus 2019 - 10:45 WIB
Elshinta.com - Banyak yang bilang bisnis kuliner adalah bisnis yang tak pernah mati. Karena selalu m...
Masuk Industri 4.0, APJI akan gelar festival jajan pasar dan pameran jasa boga bertaraf internasional
Jumat, 16 Agustus 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Dalam roadmap Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beber...
 Yuk, cicipi enak dan lezatnya 5 kuliner di Riau ini!
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Tidak hanya ragam wisata alamnya yang menawan dan sangat indah, pun tidak hanya rag...
Ini lima cara buat daging kurban lebih empuk
Minggu, 11 Agustus 2019 - 08:24 WIB
Elshinta.com - Mengolah daging kurban saat Idul Adha yang jatuh pada Minggu (11/8) ini seb...
Lestarikan kuliner Indonesia, aktivis dirikan Selow Food
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 22:36 WIB
Elshinta.com - Indonesia begitu kaya akan keberagaman budaya dan tradisi, masing-masing suku ba...
Tips ampuh cara hilangkan bau prengus pada daging Kambing
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 17:24 WIB
Elshinta.com - Momen Idul Adha identik dengan daging kurban kambing atau sapi. Berbagai macam m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)