Kiri Kanan
Tim pelatih evaluasi hasil uji coba Timnas Putri
Elshinta
Jumat, 09 Agustus 2019 - 11:31 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Tim pelatih evaluasi hasil uji coba Timnas Putri
Timnas Putri. Sumber foto: https://bit.ly/31rQo58

Elshinta.com - Tim Nasional Putri Indonesia tak meraih hasil positif pada laga uji coba pertama yang berlangsung di Chonburi, Thailand. Menghadapi tim Chonburi FC Women pada Kamis (8/8) petang, skuat Garuda Pertiwi takluk dengan skor akhir 1-4. Pertandingan ini menjadi pertandingan uji coba perdana Timnas Putri setelah tiba di Chonburi, Thailand dua hari yang lalu.

Melihat hasil pertandingan hari ini, pelatih kepala Rully Nere menilai terdapat kesalahan-kesalahan minor yang dilakukan sehingga tim bisa kebobolan 4 angka di laga uji coba ini. “Tadi kita uji coba bagus sekali karena melawan tim yang punya pengalaman. Positifnya hari ini tim kita bisa menjalankan bola dengan tempo cepat. Namun sayang memang harus kebobolan dengan gol-gol yang sebenarnya semua akibat kesalahan kami sendiri” ungkap Rully.

Rully menambahkan kesalahan yang dibuat bukan hanya dilakukan oleh penjaga gawang semata, namun skuat secara keseluruhan. “Tadi saya menurunkan kiper Norffince Boma karena nantinya Bomalah yang akan menjadi kiper utama. 4 gol yang diberikan lawan bukan semata-mata kesalahan kiper saja, tetapi ada pula miss komunikasi dan kesalahan bek saat mengambil posisi. Ada satu dua pemain yang saya tempatkan di posisi bek dan mereka harus beradaptasi dengan posisi baru di laga uji coba ini” lanjutnya.

Hal ini dibenarkan Asisten Pelatih Timnas Putri, Yopie Riwoe. Di laga uji coba kontra Chonburi FC Women ini, Yopie melihat dan memantau banyaknya peluang yang diciptakan, namun tak berdampak positif. “Hasil uji coba ini kita memang kalah. Namun sebenarnya saat tim inti diturunkan di babak pertama, saya memantau ada 6 peluang yang bisa dikonversi menjadi gol, namun sayang hal itu tidak terjadi. Yang ada tetapi tidak bisa di konversi menjadi gol dan kita ketinggalan 2-1”

Di babak pertama memang skuat Garuda Pertiwi bisa menciptakan gol. Satu-satunya gol yang diciptakan ialah melalui aksi sang striker Dewi Tia Safitri. Meski dapat menciptakan satu gol, namun Yopie menilai penyelesaian akhir dalam permainan hari ini sedikit lemah. “Finishing hari ini agak lemah, masih perlu memberikan perhatian besar untuk pemain-pemain bertahan pada menit-menit akhir. Karena menit-menit inilah yang sangat krusial” tutupnya

Terlepas dari hasil, tim pelatih menilai fighting spirit dari skuat Garuda Pertiwi patut diapresiasi. Apalagi dipengalaman pertama kontra pemain internasional untuk beberapa pemain tidaklah mudah. “Fighting spirit-nya sudah bagus dan tinggi seperti biasanya, kecepatan dalam permainan juga unggul dari lawan, namun harus diakui mereka memiliki pengalaman bertanding yang lebih lebih banyak. Yang terpenting sekarang kondisi tim aman, tidak ada yang cedera. Itu yang sangat kami jaga di sini jangan sampai ada yang cedera. Karena sebelum ke sini sudah kehilangan pemain yang harusnya masuk kerangka tim, jangan sampai kami kehilangan pemain lagi di sini karena tidak berhati-hati saat bermain. Pertandingan resmi sudah semakin dekat, kita harus benar-benar menjaga stabilitas permainan dan kondisi pemain agar terus maksimal,” ungkap pelatih kepala timnas putri Rully Nere, dilansir dari laman resmi PSSI, Jumat (9/8).

Setelah menghadapi tim putri Chonburi FC Women, skuat Garuda Pertiwi pun akan bertolak ke Bangkok, Thailand untuk menghadapi uji coba terakhir sebelum berjuang pada gelaran AFF Women Championship 2019 pada 16 Agustus 2019 nanti. Tim sepakbola putri dari Universitas Suan Sunandha, Bangkok akan menjadi lawan uji coba skuat Garuda Pertiwi, yang akan berlangsung pada Minggu, (11/8) nanti.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Fakhri minta penggantinya adalah pelatih lokal
Senin, 11 November 2019 - 09:21 WIB
Elshinta.com - Setelah membawa Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia melaju ke final Piala AFC U-19 2...
Janji Timnas U-19 yang terlunasi
Senin, 11 November 2019 - 08:41 WIB
Elshinta.com - Hasil imbang 1-1 melawan Korea Utara, para pemain Timnas U-19 Indonesia mem...
Timnas U-19 tertinggal 0-1 dari Korut di babak pertama
Minggu, 10 November 2019 - 20:10 WIB
Elshinta.com - Tim nasional U-19 Indonesia tertinggal 0-1 dari Korea Utara (Korut) di baba...
Timnas U-19 tetap waspadai kekuatan Korut
Minggu, 10 November 2019 - 17:44 WIB
Elshinta.com - Timnas Indonesia U-19 akan bertanding melawan Korea Utara pada laga terakhir grup K k...
Bagas-Fajar bawa Indonesia ungguli Hong Kong 2-0 babak pertama
Jumat, 08 November 2019 - 20:38 WIB
Elshinta.com - Dua gol dari Amiruddin Bagas dan Muhammad Fajar Fathur membawa tim nasional...
Timnas U-19 turunkan Supriadi-Brylian sejak awal kontra Hong Kong
Jumat, 08 November 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Tim nasional U-19 Indonesia menurunkan Mochammad Supriadi dan Brylian Aldam...
Timnas Indonesia U-19 sikat Timor Leste 3-1
Kamis, 07 November 2019 - 06:13 WIB
Elshinta.com - Timnas Indonesia sukses raih poin penuh dalam laga kualifikasi grup K AFC C...
Matangkan persiapan SEA Games, Timnas Indonesia gelar laga uji coba
Rabu, 06 November 2019 - 17:51 WIB
Elshinta.com - Tim Nasional U-22 Indonesia, baik tim putra maupun putri, mematangkan persi...
PSSI ganti Simon McMenemy, pelatih timnas senior
Rabu, 06 November 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Komite Eksekutif PSSI akhirnya memutuskan untuk mengganti pelatih tim nasio...
Timnas U-19 siap berikan yang terbaik di Kualifikasi Piala AFC
Rabu, 06 November 2019 - 10:47 WIB
Elshinta.com - Genderang persaingan di kualifikasi Piala AFC U-19 telah ditabuh. Empat tim yang terg...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Radio Elshinta Medan