MemoRI 14 Agustus
14 Agustus: Selamat Hari Pramuka ke-58, yuk kenali sejarahnya!
Elshinta
Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
14 Agustus: Selamat Hari Pramuka ke-58, yuk kenali sejarahnya!
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2yLpxoD

Elshinta.com - Pada tanggal 14 Agustus diperingati sebagai hari Pramuka Indonesia. Tahun ini gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) di Indonesia telah merayakan ulang tahunnya yang ke-58 tahun. 

Gerakan Pramuka Indonesia merupakan nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. 

Gerakan Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).

Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.

Gerakan yang digagas oleh Lord Baden-Powell ini diawali dari upaya mempertahankan kota Mafeking dari serangan musuh, seperti dikutip dari berbagai sumber.

Lord Baden-Powell merekrut para pemuda menjadi tentara sukarela ikut berperang mempertahankan kota.

Mereka dimanfaatkan untuk mengirim pesan, membawa barang ataupun tugas lain yang tak melibatkan pemuda ini berperang secara langsung di medan tempur.

Setelah perang usai ternyata gagasan gerakan ini menarik perhatian, dan akhirnya menyebar ke berbagai negara Eropa termasuk Belanda yang saat itu masih bercokol di Tanah Air.

Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional.

Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).

Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.

Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia).

Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.

Setelah proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Surakarta.

Gerakan Kepanduan di Tanah Air akhirnya diperkuat melalui Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.

Lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa yang kita ketahui saat ini disahkan dalam Keppres Nomor 238 Tahun 1961.

Kemudian pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat setelah Presiden Sukarno menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keppres Nomor 448 Tahun 1961.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jelang pelantikan Presiden, penjagaan Kompleks Parlemen diperketat
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Puluhan ribu personel keamanan TNI/Polri dikerahkan memperketat penjagaan K...
Ketua MPR tanggapi rencana arak-arakan Presiden usai pelantikan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:15 WIB
Elshinta.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengaku tidak mengetahui soal rencana arak-araka...
Tiga nama berebut kursi Sekda Lumajang
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:15 WIB
Elshinta.com - Bupati Lumajang, Jawa Timur Thoriqul Haq melakukan pertemuan dengan Panitia Seleksi J...
Peternak di Purwakarta butuh pengetahuan tentang ternak
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:51 WIB
Elshinta.com - Para peternak di Desa Cisaat, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat men...
Kota Batam miliki lima waduk buatan sebagai sumber air
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Kota Batam yang berada di Provinsi Kepulauan Riau memiliki lima waduk buatan sebagai ...
Pemprov Jatim tanggung pengobatan salah satu warganya yang alami depresi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 18:48 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akan menanggung biaya pengobatan pad...
Kurangi kemacetan Bandung, Disbudpar nilai lokasi wisata perlu disebar
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kania...
Kembali jalani perawatan, ini alasan Wiranto sempat tinggalkan RSPAD
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wi...
Jelang pelantikan presiden, TNI-Polri gelar patroli bersama
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan K...
MPR gelar gladi bersih pelantikan Presiden
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:14 WIB
Elshinta.com - Sehari sebelum acara, MPR menggelar gladi bersih pelantikan Presiden dan Wa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV