Dunia investasi di Malang masih menjanjikan
Elshinta
Kamis, 08 Agustus 2019 - 09:08 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Dunia investasi di Malang masih menjanjikan
Komisaris Nayumi Grup, Rudi Basalamah. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dunia investasi khususnya properti di Kota Malang, Jawa Timur, masih terbuka apalagi kebutuhan untuk memiliki rumah sendiri masih berpeluang.

"Malang daerah potensi untuk properti khususnya apartemen," kata Komisaris Nayumi Grup, Rudi Basalamah kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Kamis (8/8).

Dari data yang dimiliki pihaknya dalam satu tahun ada sekitar 46 ribu mahasiswa baru yang kuliah di Kota Malang, apalagi 10 persennya dari jalur Mandiri. "Dan ini segmen pasar yang sangat menjanjikan bagi dunia properti dan apartemen, rumah indekost, serta hotel," ungkapnya.

Berdasar pada data inilah yang membuat pihaknya bakal mengembangkan dan membangun sebuah kawasan apartemen dan hotel di kawasan strategis di Jalan Sukarno-Hatta Kota Malang yang merupakan kawasan kampus.

"Untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal tersebut maka di atas lahan 500 hektar lahan tengah dilakukan pembangunan satu hotel dengan 200 kamar, dan dua tower apartemen dengan 1.037 kamar, dimana sudah dipesan 38 persen tipe studio dengan luas 22 meter persegi yang ditargetkan pembangunannya memakan waktu 24 bulan, dengan harga antara Rp320 juta hingga Rp370 juta," jelasnya.

Sedangkan nilai investasi yang ditanamkan pada hotel dan apartemen mencapai Rp400 miliar. "Bulan September nanti kita akan mulai melakukan pembangunan skala besar, tentu saja seiring dengan berbagai izin yang sudah selesai dan masih dalam proses pengurusannya, dan pemerintah Malang sangat berperan aktif membantu proses investasi ini yang membantu berbagai kemudahan bagi dunia investasi," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
16 Juli 1896, Rel lokomotif uap Kali Serayu dari Maos ke Purwokerto resmi beroperasi
Kamis, 16 Juli 2020 - 08:11 WIB
Agar mobilitas pengangkutan penumpang dan hasil bumi dari Maos ke Banjarnegara (dan selanjutnya Wono...
Kejar pemulihan, Presiden minta ungkit kegiatan ekonomi kuartal III
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:45 WIB
Presiden Joko Widodo mengingatkan para gubernur untuk mengungkit kegiatan perekonomian di kuartal II...
Dirut BPJS jelaskan solusi peserta JKN tak lagi terdaftar PBI
Kamis, 16 Juli 2020 - 07:11 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menjelaskan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indo...
Erick Thohir minta DPR berikan kesempatan pada Krakatau Steel
Kamis, 16 Juli 2020 - 06:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada para anggota Komisi VI DPR RI untuk memberikan kesempatan k...
 BAZNAS laporkan pengelolaan zakat nasional di DPR
Rabu, 15 Juli 2020 - 20:11 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memaparkan laporan pengelolaan zakat nasional dalam Rapat Dengar ...
Peningkatan kapasitas giling tebu diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:36 WIB
PTPN XI yang melakukan revitalisasi Pabrik Gula (PG) Djatiroto Lumajang Provinsi Jawa Timur di harap...
Rabu sore, rupiah ditutup melemah 0,95% ke Rp14.588 per dolar AS
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:11 WIB
Rupiah di pasar spot benar-benar tak bertenaga. Rabu (15/7), rupiah spot ditutup di level Rp 14.588 ...
Akhir perdagangan Rabu sore, IHSG melemah 0,07% ke 5.075 
Rabu, 15 Juli 2020 - 17:46 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 3,32 poin atau 0,07% ke 5.075,79 pada akhir perda...
Ekonom sebut perbankan lebih kuat dan matang hadapi pandemi Covid-19
Rabu, 15 Juli 2020 - 16:11 WIB
Dibandingkan krisis ekonomi yang terjadi pada 1998, 2008, perbankan Indonesia saat ini lebih kuat da...
KKP dorong penyerapan anggaran bantu pemulihan ekonomi nasional
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:21 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong percepatan penyerapan anggaran dalam rangka memba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV