Presiden ingin pengembangan Danau Toba terintegrasi
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 21:35 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Presiden ingin pengembangan Danau Toba terintegrasi
Presiden ingin pengembangan Danau Toba terintegrasi. Foto: https://bit.ly/2Kfh1mO/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo ingin agar pengembangan destinasi wisata super prioritas yaitu Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dilakukan secara terintegrasi.

Presiden Joko Widodo menindaklanjuti langsung hasil rapat terbatas pada 15 Juli 2019 terkait pengembangan wisata di Danau Toba. Untuk itu, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Sumut dan tiba di Bandara Silangit, Siborong-borong, Senin (29/7).

Melalui kunjungan kerjanya, Kepala Negara meninjau kesiapan infrastruktur dan destinasi wisata di sekitar Kawasan Danau Toba, mulai dari Geosite Sipinsur yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) serta meninjau aksesibilitas di Pelabuhan Penyeberangan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara.

Saat di Geosite Sipinsur, Presiden menginginkan Danau Toba menjadi sebuah tempat yang wajib untuk dikunjungi bagi wisatawan yang pengembangan infrastrukturnya dengan investasi yang besar.

“Ini membutuhkan investasi besar dan membutuhkan anggaran dari APBN juga besar. Sehingga kombinasi antara Investasi dan APBN itulah yang bisa mengintegrasikan sehingga Danau Toba menjadi destinasi berkelas,” kata Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara juga menyampaikan saat ini sudah terdata di sekitar Danau Toba memiliki 28 destinasi wisata yang terbagi menjadi 4 cluster dengan konsep berbeda, mulai dari sejarah, budaya, alam, dan masih banyak lagi.

“Kita akan bekerja mulai tahun 2019 dan Insya Allah selesai pada 2020,” katanya.

Terkait isu lingkungan di sekitar Danau Toba, Presiden pun berjanji akan membenahi sesuai dengan yang sudah direncanakan sebelumnya. Tidak hanya infrastruktur, destinasi wisata, SDM, tapi juga lingkungan.

“Perbaikan produk itu tidak hanya destinasi wisatanya saja namun harus terintegrasi baik produknya, SDM, kemasan, dan brandnya. Sehingga mempunyai diferensiasinya dengan destinasi lain sehingga kalau wisatawan datang ke Indonesia itu berbeda-beda. Bali beda, Mandalika berbeda, dan lainnya,” kata Presiden Jokowi mengutip infopublik. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bertemu di Masjid Raya Sumbar, wisatawan Tiongkok ajak gubernur ke Tiongkok
Rabu, 29 Januari 2020 - 18:56 WIB
`Kami merasa di rumah sendiri di sini, dan kami juga meminta maaf, kami sangat paham dan mengerti de...
 Virus corona tak pengaruhi jumlah wisatawan asing ke Malang
Rabu, 29 Januari 2020 - 15:16 WIB
Mewabahnya virus corona di daratan Tiongkok berpengaruh pada kedatangan wisatawan di Kabupaten Malan...
Menpar perkirakan virus corona pengaruhi pariwisata Indonesia
Selasa, 28 Januari 2020 - 19:47 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama memperkirakan peristiwa merebaknya virus corona di...
Turis luar negeri terpikat Bunga Rafflesia yang mekar di pohon
Sabtu, 25 Januari 2020 - 06:59 WIB
Ratusan wisatawan dari dalam dan luar negeri mengunjungi bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar sempurna...
Kunjungan kapal pesiar tidak berkontribusi besar bagi Raja Ampat
Jumat, 24 Januari 2020 - 06:56 WIB
Kunjungan kapal pesiar belum sepenuhnya membawa dampak yang baik bagi pemerintah dan masyarakat di K...
Genjot pariwisata Berau, Bandara Kalimarau siapkan transportasi bagi turis
Kamis, 23 Januari 2020 - 08:24 WIB
Sebagai pintu masuk utama untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Kabupaten Berau, maka Unit ...
Wisatawan mancanegara lalui Bandara Ngurah Rai Bali tumbuh tiga persen 
Rabu, 22 Januari 2020 - 20:34 WIB
Selama periode bulan Januari hingga Desember tahun 2019 yang lalu, wisatawan mancanegara (wisman) da...
Ketika Negeri Hitler melirik `halal tourism`
Rabu, 22 Januari 2020 - 17:58 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman ternyata mulai melirik potensi wisata muslim (halal touri...
 Membidik `halal tourism` di Eropa
Selasa, 21 Januari 2020 - 20:43 WIB
Beberapa negara di Eropa, khususnya Jerman mulai melirik potensi wisata muslim (halal tourism). Ini ...
Bandara YIA beroperasi, Kulon Progo garap Pantai Glagah `go international`
Senin, 20 Januari 2020 - 18:48 WIB
Hadirnya Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo diharapkan meningka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV