MPR terima usulan PMP diajarkan kembali
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 16:18 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
MPR terima usulan PMP diajarkan kembali
Sekjen MPR RI dari Fraksi Demokrat Ayub Khan. Foto: Efendi Murdiono/elshinta.com.

Elshinta.com - Usulan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dari berbagai elemen masyarakat yang disampaikan lewat forum sosialisasi MPR RI tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika (4 Pilar) serta kegiatan resap aspirasi masyarakat kepada DPR RI MPR RI terus mewarnai setiap pertemuan yang digelar seperti di wilayah daerah pemilihan Jawa Timur IV meliputi kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember. Diharapkan pemerintah menentukan kebijakan pendidikan kembali memberikan anjuran materi pelajaran tersebut pada anak didik untuk mengantarkan mereka sebagai bekal hidup di lingkungan pendidikan di tengah masyarakat bangsa dan negara, selain itu mempersiapkan kader yang akan menerima estafet kepemimpinan bangsa dan memiliki rasa nasionalisme dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945.

Sekjen MPR RI dari Fraksi Demokrat Ayub Khan mengatakan, keinginan masyarakat mengembalikan pelajaran PMP bisa diberikan lagi kepada anak didik sejauh ini telah disampaikan sebelumnya ke MPR RI. Bilamana usulan itu baik akan direalisasikan namun harus lolos di lembaga tim pengkajian usulan secara ilmiah.

"Iya setiap kita melakukan sosialisasi 4 Pilar banyak pertanyaan masyarakat memang pendidikan moral Pancasila harus dihidupkan kembali, kita sepakat dan kita sampaikan setiap rapat di MPR," kata Ayub Khan saat menggelar sosialisasi 4 Pilar kebangsaan di Pendopo Kantor Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (30/7).

Ayub Khan di hadapan undangan seminar yang melibatkan pendidik, tokoh masyarakat dan unsur pengawai desa serta kecamatan berjumlah 120 orang, juga menyinggung soal Ospek atau MOS diharapkan dilakukan perobahan dengan memberikan materi pendidikan Pancasila bukan lagi membuat calon mahasiswa atau siswa baru mendapatkan perlakuan yang dapat menyebabkan pelanggan hukum oleh seniornya.

"Atau saling dendam dulu atau saling mengerjai ke generasi berikutnya, justru kita inginnya seperti pengantaran penanaman nilai-nilai Pancasila termasuk kebhinnekaan dan mengenal para pahlawan termasuk butir-butir Pancasila," saran Ayub Khan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Walaun belum diberlakukan kembali materi pelajaran PMP Ayub Khan minta agar diamalkan atau mewarnai kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan dan di masyarakat selain itu pengenalan tokoh pejuang sebagai inspirasi menanamkan jiwa patriotisme.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perpustakaan keliling Yonif Mekanis Raider 411/Kostrad datangi Kampung Rawabiru, Papua
Selasa, 17 September 2019 - 13:12 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka memperingati "Hari Kunjung Perpustakaan", Mobil Pintar Satgas Yonif Meka...
Sekolah dinilai harus jadi rumah kedua bagi anak
Selasa, 17 September 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan sekolah harus menjadi rumah kedua bag...
Ujian berbasis Android, siswa kerjakan soal di telepon pintar
Senin, 16 September 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Citra Medika Sukoharjo mulai menerapkan ujian berbas...
Kualitas udara masih buruk, Disdik Pekanbaru perpanjang libur sekolah
Senin, 16 September 2019 - 07:02 WIB
Elshinta.com - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memperpanjang libur sekolah selama dua hari...
Pindah sekolah dipersulit, 5 anak panti asuhan tidak bisa sekolah
Minggu, 15 September 2019 - 17:41 WIB
Elshinta.com - Hampir satu bulan lima anak usia sekolah asal Makasar Selatan yang berada di Pantai...
UNP MoU bidang pendidikan dengan Pemkab Pasaman
Minggu, 15 September 2019 - 16:51 WIB
Elshinta.com - Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat (Sumbar), akan memacu pembangunan p...
Hari Kunjung Perpustakaan, ada yang tahu?
Sabtu, 14 September 2019 - 06:00 WIB
Elshinta.com - Pada tanggal 14 September merupakan salah satu perayaan hari besar perpustakaan yai...
Ingin cetak lulusan unggul, ITP undang Sandiaga Uno
Kamis, 12 September 2019 - 19:55 WIB
Elshinta.com - Institut Teknologi Padang (ITP) Sumatera Barat (Sumbar) saat ini mengalami lompatan b...
Penyusunan sejarah lokal diperlukan untuk pengembangan `mulok` pembelajaran sejarah 
Kamis, 12 September 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Para guru diharapkan dapat menyusun sejarah lokal untuk pengembangan muatan lokal (m...
Tingkatkan minat baca, pelajar SD/MI ikuti lomba bercerita
Rabu, 11 September 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka bulan berkunjung perpustakaan tahun 2019, Dinas Kearsipan dan Perpusta...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)