Lapar lagi padahal sudah makan, ini penyebabnya
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 15:05 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Lapar lagi padahal sudah makan, ini penyebabnya
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/32ZGOrR

Elshinta.com - Umumnya setelah makan, 3 sampai 4 jam kemudian rasa lapar akan datang kembali. Rasa lapar itu akan terus meningkat jika tidak mengonsumsi apa pun. Namun, ada pula yang merasa lapar padahal baru saja makan.

Mengapa bisa demikian? Padahal sebenarnya rasa lapar tersebut tidak selalu berarti butuh makanan. Lalu apa penyebab seseorang jadi sudah lapar lagi walau sudah makan?
 
Banyak kebiasaan yang dilakukan yang membuat rasa lapar terus datang sepanjang hari. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab perut selalu merasa lapar:
 
Dehidrasi
Terkadang rasa lapar muncul akibat tubuh kekurangan cairan dan disalahartikan menjadi rasa lapar. Sehingga bukannya mencari air, malah justru mencari makanan. 
 
Untuk mencegahnya pastikan asupan cairan tubuh terpenuhi. Tubuh yang tidak kekurangan cairan akan memiliki pengaturan nafsu makan dan berat badan yang baik.
 
Jika merasa lapar dan memang belum banyak minum, cobalah minum segelas air dan tunggu 15 sampai 20 menit untuk melihat apakah masih lapar atau tidak.
 
Kelebihan karbohidrat
Agar kenyang lebih lama, beberapa orang memilih makan dengan porsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak, bahkan berlebihan. Karbohidrat seperti nasi, pasta, kue kering, biskuit, dan mie meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
 
Namun secepat itu pula turun. Penurunan kadar gula darah inilah yang bisa menyebabkan perut merasa lapar.
 
Kurang protein
Berdasarkan acuan Label Gizi Indonesia bahwa kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata 60 gram per hari. Selain dapat membantu meningkatkan perasaan kenyang, protein juga  mampu menekan nafsu makan.
 
Kurang tidur
Tidak tidur dengan waktu yang cukup, bisa membuat perut lapar terus sepanjang hari. Kurang tidur dapat menyebabkan naiknya hormon yang merangsang nafsu makan dan penurunan hormon yang menyebabkan perasaan kenyang.
 
Saat perut kosong, saraf perut akan mengirimkan sinyal ke otak, sehingga ketika melihat makanan, akan muncul nafsu makan.
Kurang tidur juga membuat tubuh merasa lelah ketika bangun.
 
Akibatnya, sistem pada tubuh sangat membutuhkan energi sehingga memicu keinginan untuk mengonsumsi gula.
 
Telat makan
Saat melewatkan makan dan perut terlalu lama dalam keadaan kosong maka akan meningkatkan hormon kelaparan sehingga nafsu makan menjadi meningkat.
Untuk itu, cobalah untuk tidak melewatkan waktu makan dan jangan biarkan perut kosong lebih dari 4 sampai 5 jam.
 
Lapar mata
Lapar mataTerkadang masih ada yang tidak bisa membedakan apakah lapar sesungguhnya atau hanya merasakan nafsu makan alias hanya lapar mata.
Rasa lapar adalah respon alami tubuh saat kekurangan gula darah, energi, dan makanan. 
Sedangkan lapar mata yaitu rangsangan psikologi yang membuat ingin makan sesuatu saat melihatnya. Untuk membedakannya ada tandanya.
 
Saat rasa lapar datang bisanya muncul gejala seperti kepala pusing, perut bunyi atau ‘keroncongan’ dan lemas. Nah, jika Anda tidak merasakan hal yang seperti itu, maka itu hanya lapar mata.
 
Diabetes
Penderita diabetes biasanya merasa lapar yang tidak berhenti. Hal ini dikarenakan glukosa tidak dapat tersampaikan ke sel-sel tubuh, sehingga tubuh akan merasa selalu lapar.
 
Salah diet
Beberapa orang membatasi asupannya asal-asalan karena ingin menurunkan berat badan dengan mengonsumsi sedikit karbohidrat atau protein.
Padahal tubuh sangat membutuhkannya. Sehingga timbul rasa lapar terus menerus karena tubuh kekurangan nutrisi penting.
 
Bosan
Sebuah penelitian menemukan otak kanan akan terstimulasi mencari sesuatu yang dapat mengenyangkan tubuh jika tubuh tidak melakukan aktivitas.
Maka jika sedang merasa bosan, sebaiknya cari kegiatan agar tidak terbayang-bayang makanan yang bisa membuat lapar.
 
Stres
Saat sedang tegang atau perasaan sedang terganggu, biasanya otak akan mengalihkan pikiran pada makanan untuk mencoba menyelesaikannya. Sehingga meningkatkan produksi hormon stres adrenalin dan kortisol.
 
Sistem tubuh mengira sedang membutuhkan energi dan ingin makan. Stres juga mengurangi kadar seretonin kimia otak, dan itu bisa membuat rasa lapar saat tidak tidur.
 
 
 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Naiknya cukai rokok upaya Pemerintah kurangi perokok pemula
Rabu, 18 September 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa naiknya harga cukai rokok sebesar 2...
Pemprov Kepri siapkan masker untuk para pelajar
Selasa, 17 September 2019 - 14:43 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan masker untuk para pelajar untuk mencega...
Dinkes diminta siaga layani masyarakat terdampak asap
Selasa, 17 September 2019 - 14:33 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta kepada Dinas Kesehatan di sejumlah wilayah ter...
Dinkes Kalteng sediakan rumah singgah bagi penderita ISPA
Selasa, 17 September 2019 - 10:50 WIB
Elshinta.com - Satuan Tugas Perawatan dan Pelayanan Kesehatan terus memberikan pelayanan kesehatan p...
Hati-Hati, lima kebiasaan ini berefek buruk bagi otak
Senin, 16 September 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Pada saat menerapkan gaya hidup sehat, biasanya orang hanya memperhatikan ukuran pin...
Ada 94 kasus baru HIV di Cianjur hingga September 2019
Minggu, 15 September 2019 - 18:29 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat hingga September terdapat 94 orang de...
Kabut asap, 2.188 balita Sumsel terkena ISPA
Sabtu, 14 September 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 2.188 balita di Sumatera Selatan terkena infeksi saluran pernapasan akut (...
Pemkab Cianjur targetkan 2030 wilayahnya `triple zero` kasus HIV/AIDS
Jumat, 13 September 2019 - 20:43 WIB
Elshinta.com - Pelaku hubungan seks menyimpang, laki-laki seks laki-laki (LSL) menjadi penyumbang te...
Apa sebenarnya manfaat kopi dan teh?
Jumat, 13 September 2019 - 20:33 WIB
Elshinta.com - Minuman yang biasa dikonsumsi masyarakat umum, kopi dan teh, ternyata dapat memberi...
Unri sediakan layanan kesehatan bagi masyarakat
Jumat, 13 September 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Universitas Riau (Unri) menyediakan pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Universitas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 207
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once