BPBD: Tidak ada korban jiwa pada kebakaran hutan Gunung Arjuna
Elshinta
Selasa, 30 Juli 2019 - 08:35 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
BPBD: Tidak ada korban jiwa pada kebakaran hutan Gunung Arjuna
Gunung Arjuna. Sumber foto: https://bit.ly/2GBFQbN

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Jawa Timur, menginformasikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran hutan Gunung Arjuna. 

BPBD melaporkan, pada Senin (29/7) pukul 11.40 WIB, ada 90 pendaki di sekitar wilayah terdampak.

"Sejumlah 47 orang yang terdata berhasil dievakuasi turun dini hari (Senin, 29/7). Kelompok lain berjumlah 6 pendaki turun lewat jalur Purwosari, sedangkan 25 orang kelompok pendaki lain sudah turun namun tidak terdata karena turun hari Minggu pagi. Sisanya yang berjumlah 12 orang sudah turun pada hari yang sama pukul 09.45 WIB," demikian informasi BNPB melalui siaran persnya, Senin malam. 

BPBD setempat telah mengkonfirmasi bahwa  pendaki yang terdata naik dari Pos Pendakian, sudah turun semua dari Gunung Arjuno. Pendataan telah dilakukan kembali untuk konfirmasi bahwa mereka sudah turun di Pos pendakian. 

Sementara itu, rekomendasi dari personel gabungan di lokasi, bahwa jalur pendakian Gunung Arjuno Welirang masih ditutup sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

"Personel yang terlibat di dalam proses evakuasi dan pemadaman berasal dari TNI, Polri, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kota Batu, Tahura R. Soerjo, FPRB Sumbergondo, relawan dan warga," tulis BNPB.

Pascainsiden, personel gabungan akan melakukan pemantauan di lapangan dalam 3-7 hari ke depan. Selanjutnya mereka akan melakukan kajian untuk melihat kronologi kejadian, luasan yang terbakar, vegetasi yang terbakar, sisa bara api, dan menyisir potensi pendaki yang belum turun.

Informasi dari BPBD pada Senin pukul 18.30 WIB, titik api di puncak Gunung Arjuna sudah dapat dikendalikan dan dipantau menerus 1 hingga 2 jam. Pukul 14.30 WIB seluruh personel gabungan Penanganan Darurat Kebakaran Hutan Gunung Arjuno sudah ditarik mundur.

Estimasi luasan hutan yang terdampak kebakaran hutan diperkirakan mencapai 40 hektar di blok Gentong Growah, dengan elevasi antara 2.700 - 2.800 m dpl. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah akan santuni keluarga siswa SMPN 1 Turi yang meninggal
Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:41 WIB
Kementerian Sosial akan menyantuni keluarga siswa SMPN 1 Turi yang meninggal dunia akibat kecelakaan...
Polda DIY periksa enam orang terkait insiden ratusan siswa hanyut
Sabtu, 22 Februari 2020 - 17:15 WIB
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta memeriksa enam orang yang dianggap terlibat dalam kegiatan sus...
Basarnas: Korban meninggal hanyut di Sungai Sempor menjadi 8 orang
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:55 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menyatakan jumlah korban yang ditemuk...
Ganjar sampaikan duka untuk ratusan pelajar SMPN 1 Turi
Sabtu, 22 Februari 2020 - 09:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa nahas yang m...
Polda DIY akan periksa insiden ratusan siswa SMPN 1 Turi hanyut
Sabtu, 22 Februari 2020 - 09:29 WIB
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan pemeriksaan atas insiden hanyut ratusan siswa-s...
Ratusan siswa SMPN 1 Turi terseret banjir Sungai Sempor
Jumat, 21 Februari 2020 - 18:07 WIB
Ratusan siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, ...
Puluhan rumah warga Gunungsitoli rusak akibat puting beliung
Rabu, 19 Februari 2020 - 14:15 WIB
Puluhan rumah warga di Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara rusak akibat terjangan puting beli...
Panglima TNI katakan evakuasi korban Heli Mi-17 butuh profesional dan skill
Rabu, 19 Februari 2020 - 12:13 WIB
Pelaksanaan evakuasi korban Heli Mi-17 di pegunung